Bagi sebagian masyarakat khitan bagi anak laki-laki adalah sebuah perkara yang sangat wajar. Namun tidak demikian dengan khitan wanita, mereka masih menganggapnya tabu atau menjadi sebuah perkara yang sangat jarang dilakukan, bahkan oleh sebagian kalangan khitan wanita adalah tindakan kriminal yang harus dilarang, seperti yang diserukan oleh gerakan feminisme, LSM-LSM asing, Population Council, PBB, WHO dan lain-lainnya. Larangan khitan wanita juga diputuskan dalam Konferensi Kaum Wanita sedunia di Beijing China (1995). Di Amerika Serikat dan beberapa Negara Eropa, kaum feminis telah berhasil mendorong pemerintah membuat undang-undang larangan sunat perempuan. Di Belanda, khitan pada perempuan diancam hukuman 12 tahun. Pelarang khitan perempuan juga pernah diterapkan di Negara Mesir yang nota benenya adalah Negara Islam. ( Muhammad Sayyid as-Syanawi, Khitan al-Banat baina as-Syar’I wa at-Thibbi, hal. 92-95 ). Di Indonesia sendiri khitan wanita juga dilarang secara legal, dengan alasan bahwa Indonesia tidak akan bisa melepaskan diri dari ketentuan WHO, dan karena khitan wanita dinilai bertentangan dengan HAM. Padahal mereka orang-orang Barat sengaja melarang khitan wanita dengan tujuan agar para wanita Islam tidak terkendalikan syahwat mereka, sehingga praktek perzinaan meluas dan terjadi di mana-mana, dan ini telah terbukti.
Bagamaimana sebenarnya hukum khitan wanita di dalam Islam, berikut keterangannya :
Pengertian Khitan
Khitan secara bahasa diambil dari kata “ khotana “ yang berarti memotong. Khitan bagi laki-laki adalah memotong kulit yang menutupi ujung zakar, sehingga menjadi terbuka. Sedangkan khitan bagi perempuan adalah memotong sedikit kulit (selaput) yang menutupi ujung klitoris (preputium clitoris) atau membuang sedikit dari bagian klitoris (kelentit) atau gumpalan jaringan kecil yang terdapat pada ujung lubang vulva bagian atas kemaluan perempuan. Khitan bagi laki-laki dinamakan juga I’zar dan bagi perempuan disebut khafd.
Hukum Khitan Wanita.
Para ulama sepakat bahwa khitan wanita secara umum ada di dalam Syari’at Islam. (al-Bayan min Al Azhar as-Syarif: 2/18) Tetapi mereka berbeda pendapat tentang satatus hukumnya, apakah wajib, sunnah, ataupun hanya anjuran dan suatu kehormatan. Hal ini disebabkan dalil-dalil yang menerangkan tentang khitan wanita sangat sedikit dan tidak tegas, sehingga memberikan ruangan bagi para ulama untuk berbeda pendapat. Diantara dalil-dalil tentang khitan wanita adalah sebagai berikut :
Pertama :
Hadist Abu Hurairah ra. bahwasanya Rosulullah saw bersabda :
“Lima hal yang termasuk fitroh yaitu: mencukur bulu kemaluan, khitan, memotong kumis, mencabut bulu ketiak, dan memotong kuku.” (HR. Bukhori dan Muslim)
Bagi yang mewajibkan khitan wanita mengatakan bahwa arti “ fitrah “ dalam hadist di atas perikehidupan yang dipilih oleh para nabi dan disepakati oleh semua Syari’at, atau bisa disebut agama, sehingga menunjukkan kewajiban. Sebaliknya yang berpendapat sunnah mengatakan bahwa khitan dalam hadist tersebut disebut bersamaan dengan amalan-amalan yang status hukumnya adalah sunnah, seperti memotong kumis, memotong kuku dan seterusnya, sehingga hukumnya-pun menjadi sunnah.
Kedua :
Sabda Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi Wasallam :
“Apabila bertemu dua khitan, maka wajib mandi.” (Hadist Shohih Riwayat Tirmidzi , Ibnu Majah dan Ahmad).
Kelompok yang berpendapat wajib mengatakan bahwa hadist di atas menyebut dua khitan yang bertemu, maksudnya adalah kemaluan laki-laki yang dikhitan dan kemaluan perempuan yang dikhitan. Hal ini secara otomatis menunjukkan bahwa khitan wanita hukumnya wajib. Sedangkan bagi yang berpendapat khitan wanita adalah sunnah mengatakan bahwa hadist tersebut tidak tegas menyatakan kewajiban khitan bagi perempuan. (Asy Syaukani, Nailul Author : 1/147)
Ketiga :
Hadist Anas bin Malik ra, bahwasanya Rosulullah saw bersabda kepada kepada Ummu ‘Athiyah :
”Apabila engkau mengkhitan wanita potonglang sedikit, dan janganlah berlebihan, karena itu lebih bisa membuat ceria wajah dan lebih disenangi oleh suami.”(HR.Abu Daud dan Baihaqi ) .
“Bagi yang mewajibkan khitan wanita, menganggap bahwa hadist di atas derajatnya ‘Hasan “, sedang yang menyatakan sunnah atau kehormatan wanita menyatakan bahwa hadist tersebut lemah.
Keempat :
“ Khitan itu sunnah bagi laki-laki dan kehormatan bagi wanita. “ (HR. Ahmad dan Baihaqi)
Ini adalah dalil yang digunakan oleh pihak yang mengatakan bahwa khitan wanita bukanlah wajib dan sunnah, akan tetapi kehormatan. Hadist ini dinyatakan lemah karena di dalamnya ada rawi yang bernama Hajaj bin Arthoh.
Dari beberapa hadist di atas, sangat wajar jika para ulama berbeda pendapat tentang hukum khitan wanita. Tapi yang jelas semuanya mengatakan bahwa khitan wanita ada dasarnya di dalam Islam, walaupun harus diakui bahwa sebagian dalilnya masih samar-samar. Perbedaan para ulama di atas di dalam memandang khitan wanita harus disikapi dengan lapang dada, barangkali di dalam perbedaan pendapat tersebut ada hikmahnya, diantaranya bahwa keadaan organ wanita (klitorisnya) antara satu dengan yang lainnya berbeda-beda. Bagi yang mempunyai klitoris yang besar dan mengganggu aktivitasnya sehari-hari dan mebuatnya tidak pernah tenang karena seringnya kena rangsangan dan dikhawatirkan akan menjeremuskannya ke dalam tindakan yang keji seperti berzina, maka bagi wanita tersebut khitan adalah wajib. Sedang bagi wanita yang klitoris berukuran sedang dan tertutup dengan selaput kulit, maka khitan baginya sunnah karena akan menjadikannya lebih baik dan lebih dicintai oleh suaminya sebagaimana yang dijelaskan dalam hadist diatas, sekaligus akan membersihkan kotoran-kotoran yang berada dibalik klistorisnya. Adapun wanita yang mempunyai klitoris kecil dan tidak tertutup dengan kulit, maka khitan baginya adalah kehormatan. ( Ridho Abdul Hamid, Imta’ul Khilan bi ar-Raddi ‘ala man Ankara al-Khitan, hal. 21-22 )
Praktek Khitan di Masyarakat Dunia
Di tengah-tengah masyarakat, khitan wanita dilakukan dengan beberapa cara, diantaranya adalah :
- Memotong sedikit kulit (selaput) yang menutupi ujung klistoris (preputium clitoris). Cara ini dianjurkan dalam Islam, karena akan membersihkan kotoran-kotoran putih yang bersembunyi di balik kulit tersebut atau menempel di bagian klistorisnya atau yang sering disebut ( smegma ), sekaligus akan membuat wanita tidak frigid dan bisa mencapai orgasme ketika melakukan hubungan seks dengan suaminya, karena klistorisnya terbuka. Bahkan anehnya di sebagian Negara-negara Barat khitan perempuan semacam ini, mulai populer. Di sana klinik-klinik kesehatan seksual secara gencar mengiklankan clitoral hood removal (membuang kulit penutup klitoris).
- Menghilangkan sebagian kecil dari klistoris, jika memang klistorisnya terlalu besar dan menonjol. Ini bertujuan untuk mengurangi hasrat seks wanita yang begitu besar dan membuatnya menjadi lebih tenang dan disenangi oleh suami.
- Menghilangkan semua klitoris dan semua bagian dari bibir kemaluan dalam (labium minora). Cara ini sering disebut infibulation Ini dilarang dalam Islam, karena akan menyiksa wanita dan membuatnya tidak punya hasrat terhadap laik-laki. Cara ini sering dilakukan di Negara-negara Afrika, begitu juga dipraktekan pada zaman Fir’aun, karena mereka mengira bahwa wanita adalah penggoda laki-laki maka ada anggapan jika bagian klitoris wanita di sunat akan menurunkan kadar libido perempuan dan ini mengakibatkan wanita menjadi frigid karena berkurangnya kadar rangsangan pada klitoris.
- Menghilangkan semua klistoris, dan semua bagian dari bibir kemaluan dalam (labium minora), begitu juga sepasang bibir kemaluan luar (labium mayora). Ini sering disebut clitoridectomy (pemotongan klitoris penuh ujung pembuluh saraf) Ini juga dilarang dalam Islam, karena menyiksa wanita.
Dalam sebuah penelitian disebutkan bahwa 97,6 % khitan di Mesir merujuk kepada model kedua, dan 1,6 % merujuk pada model pertama. Sedang model ketiga/ keempat hanya 4 % saja. (DR. Maryam Ibrahim Hindi , Misteri dibalik Khitan Wanita, hal 17 dan 101)
Di Indonesia sendiri praktek khitan pada wanita sering kali salah dalam tekniknya, karena cuma dilakukan secara simbolis dengan sedikit menggores klitoris sampai berdarah, atau menyuntik klitoris, atau bahkan hanya menempelkan kapas yang berwarna kuning pada klistoris, atau sepotong kunyit diruncingkan kemudian ditorehkan pada klitoris anak, bahkan di daerah tertentu di luar Jawa, ada yang menggunakan batu permata yang digosokkan ke bagian tertentu klitoris anak. Itu semua hakekatnya tidak atau belum dikhitan.
Hikmah Pengkhitanan Wanita
Syaikhul Islam Ibnu Taimiyyah berkata, “Hikmah khitan bagi laki-laki adalah mensucikan mereka dari najis yang tertahan pada kulup kemaluan. Sedangkan hikmah khitan bagi wanita adalah untuk menyederhanakan syahwatnya, sesungguhnya kalau tidak wanita tidak dikhitan maka syahwatnya akan menggejolak.” (Fatawa Al-Kubra, I/273).
Beliau –rahimahullah- juga berkata, “Hendaknya wanita juga dikhitan, yaitu dengan cara memotong sedikit kulit bagian atas kemaluannya yang menyerupai cengger ayam (klitoris).”
(Sumber : www.ahmadzain.com, ranjangislam.wordpress.com, kaferemaja.wordpress.com)






Hayo, siapa yg belum dikhitan clitorisnya, buruan ke dokter minta dikhitan…
Apakah sunat pada wanita yg tlah dewasa wajib hukumnya ? Sya cwek umur 23 taun dan blom disunat…apakah sy harus disunat ?
karena menurut jumhur ulama, khitan bagi wanita adalah sunnah, jadi mbak ndk harus berkhitan..adapun kalau ingin berkhitan juga tidak mengapa, tentunya dengan syarat-syarat yang lainnya, seperti: yang melakukan khitan itu adalah seorang dokter/bidan wanita yang dipercaya, dan yang lainnya. Wallahu A’lam bish Shawab
Assalamualaikum,
Subhanallah.. alhamdulillah akhirnya saya pun tahu maksud dan tujuan khitan pada perempuan. .
Semoga semakin banyak hikmah dan ilmu yang dapat dishare dalam blog ini ya.. amin Ya Rabbal Alamin.
wassalamualaikum..
Teman saya yg cewek muallaf juga dikhitan oleh seorang dokter wanita di Padang, pada usia 25an gitu.
Wajib atau nggak sich banyak pandangan ya, tapi calon suaminya minta dia khitan dulu sebelum nikah.
Dengan khitan, kebersihan lebih terjaga.
Menurut pengalaman dikeluarga sy sunat wanita itu sangat baik dan bermanfaat. Salah satu yg pasti tuk menjaga kebersihan organ intim wanita sendiri yg tersembunyi dan lembab. Semua saudara, ponakan, adik wanita sy disunat dan terbukti tidak ada yg mengalami penyakit kewanitaan tuh.
Bahkan pada musim libur sekolah yg lalu seorang ponakan wanita sy baru saja disunat di usia yg sudah cukup besar(12 Tahun). Memang agak telat karena ia sangat takut disunat ditahun2 sebelumnya. Tp dgn dibujuk & diberi tahu manfaat sunat oleh saudara2 perempuannya akhirnya ia pun berani disunat.
Ia sembuh dalam waktu semingguan lah, dan terbukti tidak ada keluhan ato rasa sakit lebih spt yg dikhawatirkan banyak perempuan.
Jadi buat para wanita muda ato yg msh anak2 sy anjurkan tuk sunat lebih dini deh tuk menjaga kesehatan organ kewanitaannya.
Selamat berkhitan tuk para wanita…salam sehat!
mohon info untuk bidan untuk sunat perempuan dewasa di jakarta. Trims
ternyata khitan wanita juga ada tuntunannya dalam syariat
mohon info untuk bidan untuk sunat di yogyakarta. trimakasih
istri kakak saya, muallaf, dikhitan pada usia 23-an. prosesnya cuma sebentar. sakit sih pasti lah, namanya juga ada yang dipotong dan malu tentu karena harus membuka aurat di depan bidan. tapi sakitnya gak lama kok. kebetulan saya menemani dia saat dikhitan. gak pake dibius, kerena yang dipotong cuma ujung klitoris sedikit, dia juga cuma bergelinjang aja gak teriak keras2 saat dipotongnya. mungkin sakitnya sama dengan suntikan bius. abis dikhitan bisa langsung pake celana dan jalannya gak mengkang2 kayak cowok abis disunat. dia bilang sih beberapa hari berasa cenut2 aja. abis itu ilang.
Saya mengkhitan kan diri sendiri dng menyuntik klitoris saya. Sakit memang, dan stlh jarum suntik dicabut ada darah keluar lalu lgsg sy beri kapas dan betadine cair. Allhamdulilah sy bisa menyunat diri sy sendiri karna sy malu kalu orang lain yg menyunat saya
Ini pengalaman istri saya. Kira-2 3 bulan setelah kami menikah, istri saya kelepasan omong kepada kakak perempuan saya bahwa dia belum disunat. Oleh kakak perempuan saya, istri saya dibujuk supaya disunat saja (kakak perempuan saya disunat waktu kecil). Saya waktu itu cuma bilang, disunat lebih baik, biar lebih bersih; tidak disunat juga tidak apa-apa. Akhirnya kakak perempuan saya mengundang bidan ke rumah, dan istri saya pun disunat (saya menunggui penyunatannya). Prosesnya cepat, kira-kira cuma 5 menit. Kulit penutup kelentitnya dipotong sedikit kira-kira 0,5 cm. Dua hari sudah sembuh. Sekarang (sebagai suaminya) saya merasakan manfaatnya, karena kemaluan istri saya selalu bersih. Bekas luka sunatnya memang tetap kelihatan, dan menurut saya justru indah. Saran saya, wanita yang belum disunat sebaiknya disunat, karena baik untuk kebersihan/kesehatan juga memuaskan suami. Dulu waktu disunat, istri saya umur 28 tahun; jadi sunat dewasa terbukti tetap aman.
Buat Dara, saya tidak tahu apakah dengan menyuntik klitoris sendiri berarti Mbak Dara sudah disunat, karena ketika istri saya disunat oleh bidan, kulit penutup klitorisnya dipotong 0,5 cm sehingga kepala klitoris sekarang selalu terbuka (mirip kemaluan laki-2 yg sudah disunat) tetapi klitorisnya tidak diapa-apakan.
Saya sepaham dengan Naomi yang menyunatkan kakak iparnya di bidan, karena bidan tahu benar kulit penutup klitoris mana yg harus dipotong ketika disunat. Alasan malu kepada bidan ketika disunat menurut saya tidak perlu, karena memang prosesnya begitu (menunjukkan kemaluan untuk dipotong sebagian).
mbak dara sunat aja deh… ngga usah malu…
Liat keterangan di atas… Jadi curiga neeh… Jangan2 waktu bayi dulu cuma sunat simbolis… Musti periksa neeh… Sunat ulang kalee… Waduh… Ngeri, malu.. Tapi apa boleh buat…
kalo mbak Rita mau disunat, undang saya donk…
Saya umur 20 thn n blm di sunat,,memang sih pacar saya sering bilang klo sy perlu di sunat krn kelentit sy besar n tertu2p kulit jd menurut dy agar mudah di rangsang,tp sy takut di sunat,,gara2 blm sunat,pacar sy sering ngeledekin sy.sy hrs gimana?apakah sy hrs sunat?kadang sy jg merasa trganggu dg klentit sy yg besar,tp sy takut klo klentit sy d sunat..
(1) Buat Mbak Rita, untuk sebelum memutuskan untuk sunat, sebaiknya diperiksa dulu saja, Mbak. Kalau Mbak Rita sudah menikah, bisa minta tolong suami untuk memeriksa. Seperti pengalaman saya sendiri, istri saya setelah disunat, klitorisnya terlihat jelas (seperti pria yang disunat), tidak ada lagi kulit tipis yang menutupi klitoris. Tidak usah ragu minta suami untuk memeriksa. Kalau Mbak Rita belum menikah, bisa periksa ke Bidan terdekat. Bidan pasti tahu apakah Mbak Rita sudah disunat atau belum. Kalau belum sunat, bisa sunat sekalian. Istri saya disunat umur 28 tahun juga cepat sembuh, kok.
(2)Untuk Mbak Dara, saya sudah tanya ke bidan, menyuntik klitoris seperti yang Mbak Dara lakukan itu bukan termasuk sunat, Mbak; karena kulit yang menutupi klitoris masih ada. Sunat artinya kulit penutup klitoris ini dipotong/dibuang. Jadi, Mbak Dara masih harus disunat, sebaiknya oleh bidan.
(3)Untuk Mbak Iva, terlepas dari anjuran pacar, sebaiknya memang disunat saja, Mbak. Mbak Iva tidak usah takut, karena yang disunat bukan klitorisnya, tetapi kulit yang menutupi klitoris. Saya sudah tanya istri (yang disunat umur 28 tahun), rasanya tidak sakit; cuma 1 – 2 hari rasanya agak aneh (agak geli karena klitoris yang biasanya tertutup, sekarang terbuka). Sebelum disunat, di atas klitoris istri saya biasanya banyak kotoran warna putih (terselip di sela-sela kulit yang belum disunat); setelah disunat jadi bersih, dan kepala klitoris berubah agak menebal (menurut saya lebih bagus). Silakan sunat, Mbak. Istri saya juga bersyukur karena sudah disunat di umur 28 tahun (sekarang istri saya umur 40 tahun, jadi sudah disunat 12 tahun lalu). Banyak manfaatnya, kok.
Makasih mas budi udh ksh saran,sekarang sy enggak ragu lagi untuk sunat,,kebetulan juga sy dpt info kalo di daerah sy ada bidan yg bisa mengkhitan perempuan dewasa,.tapi yg sy tanyakan,bukankah dg di bukanya penutup klitoris akan semakin besar nafsunya?krn sy (maaf) memiliki klitoris yg besar..mohon balasannya krn sy sgt bingung,harus tetap sunat atau tidak.
Maaf mas sy lanjutkn lg,,sebelumnya sy jg mnta pendapat teman n tman sy menganjurkn lbh baik bagian kepala klitoris (ujungnya) di sunat sj agar tdk trlalu bsr nafsunya..?
ikut nimbrung ^^”
@iva jika memang klitorisnya terlalu besar, dan khawatir mempunyai libido yang besar,, silakan dipotong sebagian kecil saja. Yg memang demikian itu yang dianjurkan oleh para ulama. ( Ridho Abdul Hamid, Imta’ul Khilan bi ar-Raddi ‘ala man Ankara al-Khitan, hal. 21-22 ) atau kalau anda ragu2 kenapa tidak konsultasi langsung dengan dokter/bidan yg berkompeten?
Betul bgt tuh,mendingan u (iva) sunat ajah,gak usah ragu2 lagi dweh,,kalo memang “kelentit”nya gede ya udah buruan di sunat yar libidonya gak gede & tambah di syg suami,,w jg dulu di sunat kuq,gak sakit & bekas sunatnya ampe skrg jg msh ada,,jd enak kepala “kelentit” kliatan nongol,di bersihinnya jg gampang..hayo cewek2 yg blm di sunat,buruan sunat!
Gw pengen banget di sunat tp gw bingung mo sunat dimana,coz tempat gw gak ada tukang sunat cewek tp adanya tukang sunat cowok.bingung nih..ada gak yg bisa ksh saran?
@dina : mbak dina bisa sunat di bidan praktek terdekat dengan rumah mbak dina. btw, dimana mbak dina tinggalnya?
Sy di malang,di malang gak ada bidan yg bs nyunat perempuan
Sy di malang,di malang gak ada bidan yg bs nyunat perempuan.kalaupun dokter,mreka psti menolak sbb alasan sdh dilarang
Sy di malang,di malang gak ada bidan yg bs nyunat perempuan.kalaupun dokter,mreka psti menolak sbb alasan sdh dilarang&tdk bermanfaat.
@dina : saya sebenarnya bisa menyunat karena saya kebetulan seorang dokter. biasanya perempuan disunat waktu masih kecil (3-10 thn) tapi banyak juga yang sudah dewasa baru disunat. apabila mbak dina ingin berkonsultasi, bisa via email ke : dewi_73@yahoo.com
email saya : dewi_73 @yahoo.com (diantara ‘dewi’ dan ’73′ ada garisbawah / underscore, tapi di situ nggak muncul)
@Mbak Dr.Dewi :
Mbak, kalo cewek bisa sunat laser gak kayak cowok ?
Saya umur 27, ud kerja. kalo bisa sunat laser saya mo disunat pas wiken sabtu minggu, hari Senin sudah bisa kerja spt biasa.
Mbak tinggal di mana ?
Thanks Mbak
@ hamidah : maaf mbak, kalo sunat laser spt sunatnya cowok saya tdk punya alatnya.
jadi konvensional aja, pake gunting kecil.
mengenai waktu sembuhnya tergantung pada kondisi kulup klitoris itu sendiri.
kalau mbak hamidah tdk keberatan, konsultasinya lewat email aja ya, soalnya saya hrs menjaga rahasia pasien (kode etiknya gitu lo..)
Thx.
saat ini memang sudah jarang ada tenaga medis yg mau menyunat/mengkhitankan perempuan, baik itu anak2 maupun orang dewasa terkait dengan adanya larangan dari depkes.
tetapi di mana ada kemauan di situ ada jalan.
kalau di bandung coba hubungi yayasan as-salam di jl. sasakgantung. di sana biasanya ada sunatan massal buat perempuan.
banyak juga kok perempuan dewasa yang disunat secara massal.
@ rita & iva : gimana mbak, kapan mau disunat?
lebih cepat lebih baik karena kalau semakin tua maka sembuhnya juga semakin lama.
Saya juga seorang dokter, tapi cowok heheheh..
@Hamidah: Jangan sunat dengan laser, karena laser menggunakan panas tinggi jadi bisa merusak syaraf-syaraf yang sensitif.
Bisa-bisa ‘kacang’ kamu yg nikmat selangit itu bisa mati rasa.
Lebih baik sunat dengan gunting
@Iva: Buat bahan perbandingan aja, kalo cowok disunat, maka ‘fenulum’ ( daging kecil berukuran kira-kira 1 mm, pas di dekat lubang pipis cowok), biasanya juga ikut dipotong. Alasannya karena frenulum ini sangat sensitif terhadap gesekan dan rangsangan, maka jika kulup dipotong, mak frenulum jadi ter-ekspos dan bisa membuat pemiliknya horny terus, minimal merasa tidak nyaman.
Pada cewek, jika ujung klitoris terlalu sensitif sehingga si cewek jadi ‘on’ terus, maka saat penutup klitoris diambil, ujung klitoris bisa diiris sedikit saja ( kurang dari 1 mm pas di pucuknya ) untuk sedikit mengurangi hiper-sensitifnya.
Coba kamu konsultasi ke bidan / dokter sebelum sunat. Bidan bisa melakukan test sensitifitas dengan menggunakn cotton bud yang diberi air pada ujungnya.
Jika memang terlalu sensitif, dianjurkan untuk dipotong sedikit pucuk klitorisnya supaya setelah sunat kamu tidak jadi ‘on’ terus….
Lo begitu nanti ta liat ah ….py istri sy dah sunat pa blm???
biar istri cpt hamil gimana y ?? dah 8 bln menikah ko blm jg hamil
@Bang Tosy : Coba tes kesuburan suami istri, sekalin cek istri sudah sunat belum.
Kalo belum, bisa sekalian minta disunat hehehehe..
Kalo Allah belum kasih anak, nikamti saja dulu masa-masa indah berdua, ntar kalo uda punya nak, kebebasan agak sedikit berkurang..
Mbak dokter Dewi, kok alamat emailnya nggak bisa
dihubungi ya??
maaf saya saya salah tulis. yang benar : dewi_w73@yahoo.com (dewi ‘underscore’ w73 @yahoo.com). di postingan yang lalu nggak ada huruf ‘w’ nya.
@ mbak rita, mbak dina, mbak iva, silahkan berkonsultasi.
@ hendra : mas hendra ingin disunat?
saya ada di luar pulau jawa, tapi tiap sebulan sekali pulang ke Jkt. kalo ada pasien di Jkt, biasanya janjian dulu.
@Mbak Dewi: Kalo si hendra mo disunat, pake golok aja, dan gak usah dibius wkwkkwk
@Rita, Iva, Dina: Bikin sunatan massal aja wkwkkw
informasi yang sangat berguna untuk kesehatan dan juga menjaga kesucian diri yang lebih baik
klu klistorisx di sunat ap skt ngga sih….?
Alhamdulilah sy sudah sunat sekitar seminggu yg lalu n sekarang sudah sembuh,tadinya sulit cari bidan tp dikasih tw tmen,eh akhirnya ksampaian jg bs disunat,,kulup klitorisnya dipotong setengahnya tp klitorisnya gak diapa2in kok…sakit c, dipotong.tp sekarang klitorisnya bersih,kotoran yg nempel di kulupnya mudah bersihnya,apalagi kepala klitorisnya bs lbh terlihat n gampang dirangsangnya..
@Dina: Selamat ya..koq gak ngundang-ngundang ? Kalo ngundang saya kasih angpaw loch hehehhe..
Kulupnya dipotong cuma setengah ? Berarti masih ad sisa dunk..wah bisa disunat sekali lagi tuch..
Kalo kulupnya dibuang habis, maka kebersihan dan kenikmatan lebih terjamin, sama seperti cowok yg disunat ‘ketat’ ( ga ada sisa kulup) ada cowok juga yg sunat ‘longgar’ (masih ada sisa kulup) Yg ketat lebih bagus.
Buat Iva, Rita, Hamidah, dkk ayo segera nyusul..bulan depan ada sunatan massal perempuan di Bandung tuch..
selamat ya mbak Dina.
kontak saya ya mbak… Thx.
@Dina: wah selamat ya Mbak, jadi malu neh masih blum sunat jg.
@Dr. Joko: thanks infonya. Kalo ikut sunatan massal yg kayak di Bandung aku ndak mau ach, malu kan dilihat bnyk orang..
@Dr.Dewi:…ntar saya kumpulkan nyali dulu ya Mbak Dokter, nebayanginnya aja takut hehehehe..
Hamidah, kalo malu ikut sunatan massal, sunat private aja sama Dr.Dewi, atau mau sama saya aja ?? wkwkwk
Seorang anak perempuan berumur 7 thn memanjat pohon dan di bawah pohon lewatlah Pak Haji, yg nengok ke atas dan melihat anak itu tidak memakai celana dalam. Lalu anak itu dipanggil turun.
P. Haji: Astafirullah, kenapa kamu gak pake CD ?
Anak: Gak punya CD Pak Haji
P.Haji: Ini uang 50rb buat beli CD selusin.
Anak itu lalu bercerita kepada tetangganya, seorang cewek berumur 20 thn. Lalu esoknya, si cewek memanjat pohon tanpa menggunakan CD. Pak Haji lewat di bawah pohon.
P: Haji: Astafirullah alazim, …mbak, turun mbak..
Cewek itu segera turun, berharap dapet duit minimal 50rb dari Pak Haji, tapi Pak Haji malah menulis di secarik kertas.
P. Haji: Ini duit 3rb buat beli silet buat cukur, dan ini nomer telpon Ibu Bidan. Cepetan minta disunat, udah gede masih belum sunat…
@pak budi: berapa lama setelah istrinya dikhitan bisa berhubungan badan?
Sptnya saya senasib dg mba rita. Disunat simbolis saja waktu bayi. Padahal skrg umur sdh hampir 40. Saya sdh cari info bidan yg bisa mengkhitan saya. Biayanya sekitar 250rb. Saya perlu tahu brp lama, sbb saya mau khitan diam2 tanpa setau suami saya. Harus diatur spy dia tdk minta sblm saya sembuh. Makasih ya pak.
Salut deh buat mba niar.
…
Rita, iva, hamidah, dll… Ayo buruan khitan… masa kalah sama mba niar….
@Mbak Niar: Kenapa takut suami tahu ?? Pasti suami justru senang kalo Mbak mo khitan. Kan bisa minta hadiah sunatan. Bisa-bisa malah suami bikin hajatan hehehhe, undang saya yach..
Setelah khitan, paling tidak harus 2 mingguan ‘puasa’
@Yanti: hayoooo, sendirinya udah khitan blum ??..kalo belum ikutan juga loch
Sebetulnya banyak yg senasib dg Mbak Rita. Malah, kebanyakan wanita yg disunat waktu bayi cuma disunat secara simbolis, digores saja, yang berarti sama saja dengan tidak disunat, karena klitorisnya masih ditutup kulit kulup ( sama seperti cowok yg belum disunat)
Makanya buat para wanita yg sudah menyadari demikian, segera cari bidan minta disunat yg benar, dengan memotong kulit penutup klitoris supaya klitorisnya bersih dan terbuka.
Insya Allah kehidupan rumah tangga dg suami juga lebih nikmat
Kan belum tentu disunat lagi dok. Siapa tahu udah gak perlu krn prosedurnya udah benar.
Saya malu sama suami krn ngakunya udah disunat waktu kecil. Bukan salah saya sih, saya kan gak tahu prosedurnya spt apa. Moga2 sih bidannya bilang, udah disunat koq. Tapi klo belum, ya pasrah aja deh sunat ulang.
Klo 2 minggu, mau gak mau musti konsul dulu deh sama suami.
Makasih ya dok.
Kalo gitu konsul dulu aja sama bidan. Kalo bidan bilang harus disunat, lapor ke suami..”Mas, kata bu bidan ternyata aku belum disunat..bikin hajatan ya mas, jangan lupa kadonya”..hahhahahha
Gak perlu malu, kan sama suami sendiri
Paling suami harus tahan ‘puasa’ selama 2 minggu sampai lukanya kering betul.
Moga2 sih gak perlu sunat lagi ya mba… Aamien…
@Yanti: Hayooo Yanti periksa sekalian. Jangan-jangan Yanti juga belum disunat..
Dua hari saya baru dikhitan bidan, karna memang saya blm dikhitan dr bayi. Kmarin waktu dikhitan(d rmh bidan) seperti nya klitoris sy ditarik. Cuma setelah itu sakit karna ujung nya seperti d jepit ketat skali. Ternyata bukan d jepit tapi dipotong karna bidan langsung menutup dng kapas dan obat. Hari ini sudah berkurang sakit nya dan dah jalan kencang lagi.
@Nike: Selamat yaaa…yg dipotong kulit penutup klitorisnya kan ??? Jangan sampai klitorisnya yg kena potong loch..
Tunggu 2 minggu ya sebelum hub sex (kalo ud nikah ) atau masturbasi ( kalo blum nikah)
hayo siapa nyusul ??? Rita, Iva, Hamidah, dll
@Mbak Niar: Udah periksa ke bidan blum ??
Udah periksa sendiri dok. Kayaknya memang musti sunat ulang. Duh jadi mules.
Sdh ijin sama suami. Secepatnya sy ke bidan dok.
Perawatan abis khitan gimana dok? Klo buang air kecil dll.
Klo sy jalan agak jauh setelah khitan gpp ya dok? Takutnya suami gak bisa nganter.
Makasih ya dok.
@Mbak Niar: Gak perlu mules, anggap saja berkah
Gimana reaksi suami ? Senang kan ?? Jadi bikin hajatan ??
Sebaiknya sunat setelah kelar mens, jadi pas mens berikutnya sudah sembuh.
Sebaiknya sebelum sunat, semua bulu xxx harus dicukur bersih supaya mengurangi kelembaban.
Trus pasca-khitan, kalo habis pipis atau mandi harus dilap sampe kering bener. Sering2 dikasih obat (betadine / antiseptik gitu)
Mungkin 2-3 hari pertama jangan terlalu banyak jalan. Kalo kerja minta izin cuti aja. Setelah 3-4 hari, mestinya sudah bisa aktifitas normal.
Selama masa penyembuhan, jangan memakai celana yg ketat. Pakai rok atau sarung yg longgar. Kalo kurang nyaman, tidak perlu pakai celana dalam, atau boleh juga pakai panty-liner.
Selama proses penyembuhan, jangan makan ikan atau yg pedas atau panas ( kambing dsb)
Selamat khitan ya Mbak Niar..kalo bikin hajatan undang saya ya..
Tuch, Mbak Niar sebagai ‘Ibu RT’ udah siap mo khitanan…
Gimana dengan para anak buahnya ?? Iva, Hamidah, Rita, Yanti (maybe..) ..
Bikin sunatan massal aja bareng Mbak Niar
Mules dan takut sih, tapi tekad unt menjalankan sunnah rasul mengalahkan semuanya. Little bit worry but also excited (aneh).
Rada susah juga meyakinkan suami.
Moga semua lancar dan Allah memberi kemudahan.
Makasih buat infonya ya dok.
Mbak Niar, bilang ke suami, ntar kalo udah khitan, maka klitorisnya jadi lebih bersih dan terbuka, jadi hubungan juga lebih nikmat buat Mbak dan suami.
Yg penting suami rela ‘puasa’ selama 2 minggu saja.
Don wori Mbak, kalo Mbak pernah melahirkan, rasa sakit disunat itu nothing Mbak dibanding melahirkan..
Excited, ya wajar laaah..
Jadi kapan sunatnya Mbak ?? Ntar kalo uda sunat posting lagi ya cerita pengalaman nya, jadi mbak-mbak yg lain yg belum sunat nggak ragu untuk sunat.
Insya Allah berjalan lancar Mbak
@mba niar, memang waktu kulit klitoris digunting woo sakit mba ditambah lagi ujung klit d gunting juga. Jujur sakit mba tp stlah sembuh enak lbh bersih.
@Nike: Jangan nakut-nakutin Mbak Niar dunk, ntar kalo dia batal sunat, kamu dosa loch hehehhe…bisa-bisa kamu dicariin sama suaminya Mbak Niar buat disunat 2 x
Kamu agak ‘hipersensitif’ ya klit nya ? sampe harus digunting dikit ujung klit nya ?
Alhamdulillaah. Saya baru pulang dari bidan nih. Udah janjian dari kemarin. Prosesnya sebentar. Dibersihin pake alkohol sambil diajak ngobrol spy gak tegang. Terus tiba2 berasa krek-krek. Fiuh, sakitnya gak terlalu berasa krn sejak pagi sy kompres pake es batu.
Skrg jg gak berasa apa2.
Suami sy bilang, muka sy keliatan bercahaya sehabis sunat tadi. Subhanallah. Benar ternyata sunat itu mencerahkan wajah. Skrg baru berasa panas dan perih spt dirubung semut api.
Selamat mba niar…
Saya udah duluan loh. Udah seminggu. Dikompres pake es batu jadi kebal ya mba?. Wah, telat taunya, saya teriak2 loh mba waktu dipotongnya, suakit tenan. Abis itu, 2 hari baring2 aja sambil kipas miss v yg perih2.
Alhamdulillah, mudah-mudahan saja juga dapet pahala dari mereka yang melaksanakan sunnah khitan…amin, man dalla ila khairin falahu ajrun mitslu fa’ilihi, Allahumma Taqabbal Minna..
Aamien…
Mudah2 an yg lain semangat juga untuk periksa ke bidan dan minta dikhitan jika memang keadaannya begitu.
Saya mengucapkan selamat buat Mbak-Mbak yang baru saja menyunatkan dirinya. Terutama buat Mbak Niar yang ikhlas disunat di umur 40 tahun. Tidak ada kata terlambat, Mbak. Untuk Mbak-Mbak yang belum disunat atau yang dulu sunatnya belum memotong kulup klitoris, segera saja mengikhlaskan diri untuk disunat. Dari cerita pengalaman Mbak-Mbak yang sudah disunat kulup klitorisnya, terlihat bahwa lebih banyak manfaatnya daripada sakitnya yang cuma sedikit (pasti sakit sedikit, karena ada kulit yang dipotong). Buat Mbak Niar yang baru saja sunat, semoga lekas sembuh. Istri saya setelah disunat umur 28 tahun, dalam 1 minggu sudah bisa berhubungan badan dengan saya sebagai suaminya. Saya masih ingat, waktu itu istri saya begitu bahagia karena klitorisnya menjadi lebih terbuka dan lebih terpuaskan. Saya pun sebagai suami merasa bahagia karena kemaluan istri menjadi terlihat lebih indah dan bersih. Dulu ketika baru disunat, warna yang bekas dipotong agak kemerahan. Sekarang usia istri saya hampir 40 tahun, yang bekas disunat warnanya sudah berubah alami menjadi kecoklatan. Membaca pengalaman Mbak-Mbak yang baru disunat, istri saya tersenyum dan berkata bahwa di zaman sekarang, sunat dewasa itu biasa. Istri saya juga cerita, ada teman karyawati di kantornya yang tgl 25 Des 2009 lalu juga disunat, padahal dia dari etnis Tionghoa. Katanya, karyawati etnis Tionghoa ini disunat karena ingin dirinya bersih dan indah seperti istri saya. Ceritanya, ketika dia dan istri saya ikut pelatihan di Jakarta, kebetulan mereka tidur satu kamar di hotel. Menjelang tidur, karyawati etnis Tionghoa ini bertanya-tanya tentang sunat kepada istri saya, dan ketika dilihat oleh istri saya, memang dia tidak disunat. Atas saran istri saya, akhirnya cewek Tionghoa ini disunat oleh bidan di dekat rumahnya. Kebetulan istri saya juga yang menemani. Kata istri saya, prosesnya sangat cepat, dan dalam seminggu sudah sembuh (karyawati Tionghoa ini cuti kerja 3 hari). Yang patut dikagumi, karyawati Tionghoa ini dengan bangga bercerita kepada teman-temannya di kantor bahwa dia baru saja disunat. Nah…terbukti bahwa tidak perlu malu kalau baru saja disunat, kan ? Harusnya justru bangga seperti teman kantor istri saya ini…
@Mbak Niar: Selamat ya..kalo seminggu udah kering, sudah boleh di’test drive’ dengan suami, pasti Mbak dan suami lebih puas dan lebih saling mencintai
@Rita: Selamat ya..begitu lama menghilang, kirain udah lupa hehhe, ternyata malah sunat duluan.
@P.Budi: Memang sekarang sunat biasa dilakukan oleh etnis dan agama manapun untuk kebersihan dan kesehatan.
@Kaferemaja: Terimakasih karena website nya jadi berkah, banyak kaum wanita yg menjadi sadar dan ikhlas menjalani khitan secara benar.
Sekarang ini banyak kaum pria nonmuslim yg sunat dewasa untuk kebersihan dan kesehatan. Saya pernah jalan2 ke daerah Jakarta Utara yang mayoritas warganya etnis Tionghoa dan non muslim, dan di sana banyak sekali spanduk “SUNAT LASER’ Rp 880.000,- (angka hoki kali hahhaha)
Insya Allah bbrp thn ke depan kaum wanita pun akan banyak melakukan sunat dewasa, terlepas dari urusan etnis dan agama.
Jazakumullahu khoiron, semoga kita diberi pahala atas ittiba’ kita terhadap sunnah-sunnah Nabi-Nya…bagi yang belum berkhitan, silahkan berkhitan, semoga menjadi berkah dunia dan akhirat.
Teman kost saya waktu kuliah punya pengalaman lucu dan aneh.
Waktu sedang mencukur bulu ‘itu’nya, tiba-tiba HP nya bunyi, dia kaget dan siletnya meleset dan sedikit mengiris bagian klitorisnya.
Karena gak tahan sakitnya dan berdarah, akhirnya ke puskesmas. Kebetulan ada dokter perempuan yg berjilbab. Setelah diperiksa oleh dokter itu, dokternya malah bertanya’ Mbak Muslim bukan ?’ Teman saya menjawab ‘iya, Muslim’
Lalu dokternya bilang ‘Kalo gitu sekalian disunat aja ya Mbak. Soalnya Mbak belum disunat neh. Soalnya kulit ‘kacang’ nya juga sudah teriris silet, jadi sebaiknya sekalian disunat’
Akhirnya teman saya malah disunat…heheheh
Buat teman2 yg fasih bahasa Inggris, ini ada diskusi tetnang sunat perempuan di Singapura. Salah seorang forumernya adaah seorang wanita berusia 35 thn bernama A-Lim, yg suaminya adalah lelaki melayu. Suaminya ingin supaya anak perempuannya disunat, tapi sebelum anaknya disunat, si Mrs. A Lim malah disunat duluan hehehe
http://www.mummysg.com/forums/f40/have-you-sunat-your-girls-29826/
dear mbak semuanya,
kalo boleh tahu dokter / bidan siapa yg bisa dan biasa terima sunat wanita dewasa untuk daerah jakarta, tolong beritahu yah, saya mau juga nih thanks
Hmmm..Dr.Dewi ke mana yach ?? lagi sibuk bikin sunatan massal buat para mbak-mbak yg belum sunat kali yaa…
Dr.Dewi…ada pasien tuch….apa mau saya yg sunatin aja ??
@maya: wkwkwkkw…lucu ceritanya, jadi inget cerita anak cowok yang terpaksa harus disunat gara-gara kulupnya terjepit resleting celana…
Dulu saya pernah mikir, kalo cewek gimana yach ? Kejepit resleting gak mungkin..ternyata kecelakaan saat cukur hahhahah
@budi: kemarin jalan2 ke mall lihat seorang cewek. cantik, kulitnya putih, mata agak sipit dan….berkerudung, ingat cerita pak budi…hehehhe…saya jd mikir ‘sudah atau belum ya’ ??
@wanbong: kamu cewek atau cowok sich ? Coba hubungi si Dr.Dewi vis email…
Untuk daerah Bandung dan sekitarnya, Yayasan Assalam akan kembali mengadakan khitanan massal buat perempuan dalam rangka Maulid Nabi Muhammad SAW di Jl. Sasakgantung. Jadwal pastinya menyusul. Coba baca di Pikiran Rakyat atau hubungi Yayasan Assalam di Jl Sasakgantung 7, Bandung , Jawa Barat, 40251, Indonesia. Phone: 0.22-.426.2417
Ruang khitan wanita tertutup dan tidak ada laki-laki yang boleh masuk.
Hayo buruan para cewek yg masih belum disunat.
@Dr Joko : saya perempuan dewasa
@Neng Geulis : sunatan massal tsb kan utk anak2 perempuan, bukan utk dewasa kan?
emang yang dewasa pernah ada yang ikutan sunatan massal?
logika saya sih kayaknya ga pernah ada ce dewasa ikutan sunatan massal, malu dong
@wanbong: Iya sich yang ikut memang kebanyakan anak2 kecil, tapi kadang ada juga koq perempuan dewasa yg ikut disunat di situ. Kemungkinan alasan ekonomi yach. Dari kecil belum sunat tapi gak ada biaya untuk sunat di bidan atau dokter, terpaksa dech muka tebal dikit berjalan keluar ruangan khitan sedikit terkangkang-kangkang heheheh.
Malah temanku pernah cerita katanya bbrp thn lalu, ada bbrp cwek mahasiswi gokil yang saling menantang temannya untuk ikut sunatan massal tsb. Akhirnya ada 4 cewek mahasiswi yg ikut sunat di situ.
Kalo malu ikut sunatan massal, kamu bisa sunat diam-diam dengan panggil bidan ke rumah.
btw, kamu usianya brp, dan maaf, aku gak bermaksud menyinggung SARA, tp apakah kamu tionghoa mualaf ? soalnya namanya kayak nama tionghoa gitu.
usia sekitar kepala 2, neng tahu tdk alamat atau no tlp dokter/bidan? saya ce tionghoa tp bukan mualaf, tertarik dgn cerita pak budi, thanks
Bisa g dikirimin gambarnya yang uda sunat dengan yg belum sunat,biar ketauan perbedaannya dimana…tq…
@wanbong: Dulu keponakan ku disunat oleh bidan di Depok, nomornya 021-7773534, tapi udah lama bgt, dan keponakanku saat itu baru umur 1 thn. Coba kamu telpon.
@dhee: kirimnya ke mana bu ?
kirimnya kesini aja,dhee_peavey@yahoo.co.id.thanks a lot sebelumnya…^-^
@dhee: Ok ntar aku cari dulu yach, kayaknya di laptop aku ada. Bedain nya gampang aja sich, kayak anu cowok sebelum dan sesudah sunat. Klito cewe yg belum sunat masih tertutup kulit, kalo disunat, kulit penutupnya dibuang jadi klito nya jd terbuka githuu..hhheheh
Klito cewe yg sudah sunat jd bersih dan lebih mudah dirangsang.
Kamu mo cek sendiri yach ud sunat atau blum ??
@neng geulis : thanks atas infonya, kalo punya pic ce sebelum & sesudah disunat boleh dong kirim ke bceaco@yahoo.co.id
neng pernah tau ga prosesnya ce disunat? kalo ada videonya boljug dikirim yah thanks
@wanbong: Video kayaknya blum ada, mungkin ntar kamu aja yang di videoin pas disunat ya hehehehe.
Prosesnya kalo sama bidan, yg pasti bulu anunya dicukur habis dulu, trus dibersihkan pake alkohol dan antiseptik, terutama di sela-sela antar kulit penutup klito dan klitonya sendiri, trus kulit penutup na dipotong pake gunting.
Kalo sama dokter bisa ditambah bius tp pasti biaya juga tambah. Tapi sich kata’na suntik biusnya sama sakitnya dengan disunat tanpa bius
Kapan mo disunat ?
hehehehe…masih bingung jeunk…hehehe…kirimin aja gbrnya biar bs ngerti..klo bisa sih yg ada prosesnya juga,tp klo g ada gpp kok..tq..^-^
yup,pengen ngecek sendiri n ngasaih tau ke teman2 yang belum sunat,soalnya aq uda ngomongin ke teman2 yg lain yg katanya lum sunat,n mrk masih bingung ngebedainnya..hehehe
@dhee dan wanbong: sudah di email ya…silakan dilihat hasilnya supaya gak ragu untuk sunat.
Buat yg lain yg pingin liat jg, silakan tinggalkan emailnya di sini
thanks a lot y…^,^
tq y fotonya,tp ada versi gedenya g??hehehe
thanks NG atas kiriman fotonya, no tlp tsb sdh ga bisa terima sunat dewasa
@dhee : sama2 ^^, sori mbak, yg ada cuma itu, kalo mo versi gede nya ntar mbak bikin sendiri foto sebelum dan sesudah sunat, pas mbak disunat hahahhah
@wanbong: sama2 ^^, wah terpaksa kamu mesti ikut sunatan massal yg di Bandung dunk, wkwkkwk
wahahahaha…ada2 aja nih….overall..tq deh..^,^
@dhee: sama-sama ^^, ntar kalo bikin hajatan saya diundang ya. Kapan mo sunat ?
hehehehe…nti liat wkt yg tepat dulu..soalnya sibuk bgt nih..hehehe…
emang NG uda sunat jg yach??hehehe…wkt kecil ato pas uda gede??hehe
@dhee: udah wkt kecil. Dulu pernah was-was juga jangan-jangan wkt kcil cuma sunat simbolis. Tp pas ngecek ke dokter katanya klito nya sudah terbuka jd gak perlu sunat lagi heheheh….
(padahal dalam hati sich penasaran juga mo ngerasain sunat dewasa)
Dhee: ‘Boss, minta cuti ya 3 hari ‘
Boss: ‘Kenapa alasannya ?’
Dhee: ‘Saya mo sunatan boss, ini undangan nya’
Boss:’ ?????”
Khitanan massal Assalam di Jl.Sasakgantung, Bandung hr Minggu, tgl 14 Maret 2010
http://newspaper.pikiran-rakyat.com/prprint.php?mib=beritadetail&id=127633
Sapa mo ikutan ? Wanbong, kesempatan nich, gratis loch
Coba lihat link ini, judulnya ‘Khitan Bagi Wanita Sensasi Seksual dan Kesehatan’ adawawancara dg Julia Perez, Mona Ratuliu danTessa Mariska. Mereka ternyata sudah dikhitan loch heheheh
http://www.indonesia-monitor.com/main/index.php?option=com_content&task=view&id=4446&Itemid=43
aneh… ada2 ajah,,,yang harusnya dikhawatirkan itu cowok-cowoknya bukan ceweknya!!!
kasian cewek jaman sekarang selalu ja jadi bulan-bulanan cowok yang selalu egois… kesehatan apanya???? itu malah merusak kenikmatan buat si ceweknya tauuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuu!!!!! gw punya kenalan dokter, cewek yg disunat malah akan membuatnya kehilangan kesensitifan klitorisnya dikarenakan kulit yang menutupinya dipotong atau dihilangkan… so buat para cewek jangan mau diboongin hanya karena tujuan gag jelas yang membawa-bawa agama!!!!!!!!!! itu adalah pembodohan,,
Maria, kamu sudah disunat belum ?? Mau disunat ya ???
Bagus koq, banyak manfaatnya, jadi bersih dan sehat
Buat mbak-mbak yg dikhitan di usia dewasa, apalgi saat sudah menikah seperti Mbak Niar, boleh sharing pengalaman nya ??
Terutama manfaat yg dirasakan sesudah khitan. Lebih bersih, lebih nikmat saat berhubungan badan, dsb.. Apakah suami juga lebih puas ?
Supaya para wanita yg belum khitan jadi lebih percaya diri untuk berkhitan.
Wass
Naimah
buat yg pingin sharing atau ingin tau lebih banyak tentang sunat / khitan perempuan, silakan kirim email ke : dewi_w73@yahoo.com
Saya hanya akan menceritakan pengalaman pribadi saya. Sebagaimana telah saya ceritakan sebelumnya, istri saya dengan kesadaran sendiri bersunat 3 bulan setelah menikah dengan saya, tanpa saya bujuk, apalagi saya paksa. Saya dan istri sekarang berumur 40 tahun, dan ketika bersunat istri saya usia 28 tahun (12 tahun lalu). Intinya, saya sebagai suami merasakan perbedaan yang positif pada istri setelah dia bersunat. Mengapa istri saya bersunat setelah menikah dengan saya? Dari pengakuannya, ini disebabkan istri saya melihat bahwa sebagai pria yang disunat, alat kelamin saya terlihatrapi dan bersih; dan istri saya pundekngan kesadaran sendiri menginginkan hal yang sama pada dirinya. Selain itu, dari tukar pengalaman dengan kakak perempuan saya yang sudah bersunat, istri saya ketika itu melihat bahwa sebagai suatu tradisi inisiasi, bersunat itu merupakan budaya yang dijalani keluarga saya baik pria maupun wanita, sehingga istri saya ingin bisa diterima secara utuh (menjalani kebiasaan para wanita dalam keluarga saya) dengan cara menyunatkan dirinya. Perlu diketahui bahwa istri saya dulunya merasa bahwa dia sudah disunat ketika usia 6 tahunan, tetapi ketika diperiksa oleh kakak perempuan saya, ternyata istri saya baru menjalani sunat simbolis ketika anak-anak dulu. Karena itu, bersama dengan kakak perempuan saya, istri saya merencanakan penyunatan untuk dirinya di seorang bidan. Satu hari sebelum pelaksanaan sunat, istri saya memberitahu saya. Pada kesempatan ini saya tidak ingin berdebat dengan pihak yang ragu-ragu atau tidak setuju, namun saya menceritakan pengalaman bahwa istri saya dan saya sampai sekarang baik-baik saja, dan merasakan manfaat sunat saya maupun istri saya membuat hubungan suami-istri kami memuaskan dan bahagia.
Mas Budi, minta istrinya yg sharing langsung donk pengalamannya saat disunat dan manfaat yang dirasakan setelah disunat (dibandingkan sebelum disunat)
Sepetinya Luna Maya dan Cut Tari belum dikhitan tuch, nafsunya gede banget…
Giman Luna dan Tari, gak usah msuk penjara segala dech, ngaku aja trus bikin hajatan khitanan di TV biar nafsunya lebih terkendali wkwkkw
Kalo Ariel kayaknya mesti disunat 2x
Khitan Perempuan: Klitoris dipotong sedikit saja
http://www.pikiran-rakyat.com/node/109978
NU anjurkan khitan bagi perempuan
http://www.detiknews.com/read/2010/03/26/200443/1326459/10/nu-anjurkan-khitan-bagi-perempuan
Dulu saya pecandu berat masturbasi. Libido tinggi sekali.
Bisa saya lakukan masturbasi beberapa kali sehari, bahkan saat kuliah saya sering menyelinap ke WC hanya untuk melakukan masturbasi. Akibatnya saya saya harus mengulang beberapa mata kuliah.
Suatu hari sahabat saya memergoki saya sedang masturbasi di kamr kost. Lalu kami ngobrol dan saya curhat ke dia bahwa libido saya tinggi sekali dan saya sering bermasturbasi.
Oleh teman saya itu, saya dianjurkan untuk khitan. Bahkan teman saya itu yang membawa saya ke bidan waktu liburan semester dan saya dikhitan.
Bagian ujung klitoris dipotong sedikit saja. Sakit juga, tapi setelah dikasih obat tidak sakit lagi dan dalam seminggu sudah sembuh.
Alhamdulilah setelah itu libido saya menjadi normal dan saya tidak bermasturbasi lagi.
Sekarang saya sudah menikah dan semua kebutuhan seksual saya dapat dipuaskan oleh suami.
Saran saya, buat para wanita yg libido tinggi, segera berkhitan. Banyak manfaatnya, dalam seminggu sudah sembuh.
Untungnya saya belum sampai melakukan seks bebas yang bisa merusak masa depan.
wah ternyata benar juga kalau wanita perlu khitan. secara biologis sangat bermanfaat. eh, saya baru percaya baca koment ukhti naidah.
Mbak Jiza sudah dikhitan blum ?? Kalo belum jangan takut Mbak, sakit sekejap, banyak manfaatnya.
Kemaren sy niatnya jg mau sunat tp tkt, sy jg pecandu masturbasi, setiap hari sy masturbasi,bahkan sy sering telat msk kuliah gara2 sy masturbasian dl dirumah..
Klitoris sy peka dg rangsangan bahkan tersentuh sedikit,sy lgsung horny
Mbak Iva sebaiknya segera berkhitan, mbak. Sakit cuma sekejap, seminggu sudah sembuh dan banyak manfaatnya.
Libido yang tidak terkendali akan banyak berakibat buruk bagi kehidupan anda. Jika cuma sebatas kecanduan masturbasi, mungkin efeknya cuma sebatas kuliah terganggu.
Tapi jika anda sampai melakukan seks bebas, maka bisa berakibat kehamilan di luar nikah, atau bahkan penyakit kelamin. Yang pasti akan merusak masa depan anda.
Bayangkan jika anda sudah menikah dan libido yang terlalu tinggi membuat anda sampai selingkuh. Rusaklah rumah tangga yang anda bina dengan susah payah.
Saran saya, mbak segera berkhitan. Tidak perlu takut atau malu. Saat ini banyak koq wanita yg melakukan khitan di usia dewasa. Sakitnya hanya seperti disuntik saja.
Jika malu, bisa mengundang bidan ke rumah, dan gak perlu bikin hajatan macam-macam.
Wassalam
Jd sunat gak y? Sy takut nich,smp ngilu rasanya ngebayangin klo klitoris ikt disunat..
Waktu umur 12 tahun saya sudah disunat,krn memang dikeluarga sy yg dijogja smw menjalankan sunat baik wanita maupun prianya,tp dl bukan klitoris yg disunat tapi hanya sedikit pada ujung kulup yg menutupi bagian kepala klitoris saja,wkt itu sudah dianggap sunat oleh kluarga sy.. Apakah sy mesti menyunatkan klitoris sy? Saya takut jika klitoris sy dipotong akan hilang kepekaan pd klitoris sy..
Saya sudah dikhitan juga umur 10thn tpi cm simbolis sj seh, perlu disunat lgi gak yah?
Alhamdulillah..mudah2an melalui blog ini banyak para akhwat yang berkhitan, semoga berkah, mawadaah, rahmah, dan sakinah. Jazakumullahu khoiron atas komentarnya.
@Mbak Iva: Bukan klitorisnya yg dipotong. Kalo klitoris dipotong, itu namanya mutilasi dan pelanggaran HAM.
Untuk mengatasi libido yg berlebihan, maka yang dilakukan adalah mengiris sedikit ujung klitorisnya untuk sedikit mengurangi kesensitifannya yang berlebihan. Bagian yg diiris di ujung klitoris cuma sekitar 1 mm.
Tidak semua wanita perlu menjalani khitan seperti ini. Biasanya cukup dibuang kulit penutup klitorisnya supaya terbuka.
Tapi dalam kasus Mbak Iva, dan juga saya sendiri, perlu dilakukan tindakan ekstra berupa pengirisan sedikit ujung klitoris.
Coba Mbak Iva jujur pada diri sendiri, apakah libido anda yang berlebihan membawa manfaat atau mudharat pada diri anda. Jika melah membawa mudharat, saya anjurkan segera melakukan khitan supaya libido lebih terkendali.
Yang saya rasakan setelah khitan, dan sesudah menikah, libido saya normal-normal saja dan saya dapat menikmati hubungan badan yang memuaskan bersama suami tercinta. Klitoris saya tetap peka terhadap rangsangan, tapi jika cuma tersentuh sedikit saya tidak otomatis terngsang.
@Mbak Hani: Sunat simbolis itu cuma digores sedikit atau ditusuk jarum sampai mengeluarkan darah. Jadi sebetulnya sama saja dengan belum disunat.
Sunat yan benar adalah membuang kulit penutup klitoris, dan untuk kasus-kasus wanita yang memiliki libido tinggi, perlu dilakukan tindakan ekstra mengiris sedikit ujung klitoris.
Jadi Mbak Hani tetap harus disunat
@Kaferemaja: Alhamdulilah
Semoga bisa jadi pusat informasi khitan untuk wanita yang benar dan bermanfaat.
Sedikit selingan biar gak stress
Kalau di Jerman ada seekor gurita sakti yang bisa meramal hasil pertandingan bola, maka di Indonesia ada seekor beo sakti yang memiliki pandangan X-ray seperti Superman.
Ada dua orang cewek yang mendatangi si beo sakti, ingin menguji kesaktian si beo.
Beo: “Meraaah, Hijauuu”
Kedua cewek itu tertegun, karena itu adalah warna celana dalam mereka. Lalu mereka membuka celana dalamnya dan kembali mendatangi si beo.
Beo: “Lurussss,…Keritinggg”
Kedua cewek itu kembali heran, si beo sanggup melihat model bulu ‘itu’ mereka. Lalu mereka sepakat untuk menguji kesaktian si beo sekali lagi. Mereka mencukur bulu ‘itu’ nya sampai plontos dan kembali mendatangi si beo sakti.
Beo: ” Sunat,…Gak sunat…”
nah loooo…..wkwkkkwkkw
The proper Islamic procedure of female circumcision which involves the removal only of the piece of dirty skin covering the clitoris can lead to an improved sex life. This is because it does away with the greatest obstacle to clitoral stimulation, which is the skin covering it, thereby exposing the surface area of the clitoris and particularly its glans (glans clitoris) to greater stimulation, whether it be penile, oral or tactile.
The proper Islamic procedure is extremely beneficial health-wise as it does away with the dirty piece of skin around the clitoris which is responsible for the accumulation of a filthy substance known as smegma which allows germs to breed freely thus making the uncircumcised woman more susceptible to infections not only in this vital area, but also in the urinary tract leading to complications such as cystitis. This is because germs thriving under the skin of the clitoris could easily find their way up the urinary tract.
Besides, an uncircumcised clitoris is very smelly and gives out a foul odour which is particularly noticed by a partner who wishes to indulge in oral sex, thereby turning him off. Studies have shown that men are turned off by unpleasant smells during sex and if you wish that your husband should enjoy sex with you, it is best to have that area clean, in other words circumcised.
You would be surprised to learn that even western women are now freely choosing to undergo the procedure which is known there as hoodectomy. For research studies and personal testimonies from women who have benefited from the procedure please see http://www.hoodectomyinformation.com. Only now is the west coming to know of its benefits. And to think, Islam prescribed it over 1400 years ago.
A recent study Orgasmic Dysfunction Among Women at a Primary Care Setting in Malaysia. Hatta Sidi, and Marhani Midin, and Sharifah Ezat Wan Puteh, and Norni Abdullah, (2008) Asia Pacific Journal of Public Health, 20 (4) accessible http://myais.fsktm.um.edu.my/4480/ shows that being Non-Malay is a higher risk factor for Orgasmic Sexual Dysfunction in women, implying that Malay women experience less problems in achieving orgasm than non-Malay women. As you know almost all Malay women in Malaysia are circumcised (undergo hoodectomy) in contrast to non-Malay women who are not. This would suggest that hoodectomy does in fact contribute to a better sex life in women.
Aduuuuuhhhh….ngilu rasanya ithil gw baca yang beginiannn…
Udah sunat belum yaaa ? Wah mesti periksa dulu nich…
Minta cowok gue periksain dech…
Jangan-jangan……(hehehheheh)
Atau bisa juga minta tolong si beo sakti bantu lihat…jadi gak usah buka-bukaan hehehheeh..
@Mbak Naidah, beo nya ada di mana sich ???
Nama sy Bu Budi. Saya kaget waktu suami sy menunjukkan rangkaian tanya jwb ini, dan pengalaman sunat saya jg diceritakan di sini oleh suami sy (maklum, sy tmsk wanita telat sunat, br sunat umur 28 thn). Krn ada tlsn yg minta “istri Pak Budi sj yg lgsg cerita”,ya sy tls apa yg saya rasakan sbg wanita: (1) sy dlnya tdk tahu kalau ada ketentuan sunat; (2) ketika diajak bicara sunat oleh kakak perempuan suami sy, mula2 takut tp juga pingin; (3)ketika disunat, yg plg berat/malu adl wkt hrs membuka aurat; tp bs dihilangkan krn bidan bilang “biasa sj, Mbak..namanya jg disunat..”; (4) prosesnya cepat, cuma 10-15 menit dan cuma sdkt perih; (5) rs perih hilang dlm seminggu, selama itu sy pakai daster & tdk pakai cln dlm; bekas sunat hrs rutin dibr Betadine 3x sehari dan setiap kali hbs pipis/mandi; (6) beda dgn sunat laki2: tdk pakai bius & jahit, cm dipotong kulit penutup sdkt sj; (7) smp skrg bekas sunatnya msh trlht jls. Jd buat Mbak2 yg blm sunat, jls klhtn lho kalau blm sunat..
Spt sdh dicrtkn suami sy, sy jg sdh mengantar seorg tmn karyawati dr etnis Tionghoa utk sunat. Dia bkn mualaf, tp krn sharing dg sy di hotel, dia jd pingin sunat. Sy yg mencarikan bidan dan menemaninya sunat. Utk dia, kulit penutupnya memang kecil, sampai2 bidan bilang “ini yg dipotong sdkt banget nih..”, tp tetap ada yg disayat. Yg bikin sy terkesan, teman ini wkt ambil cuti kantor menulis alasan cuti “sunat” (jd org sekantor pd tahu). Memang sih, sempat jd guyonan, tp sekaligus sosialisasi bhw wanita jg sunat. Sy jg bilang kalau sy wanita yg sunat. Anehnya, teman Tionghoa cewek ini sembuh dlm 4 hari, pdhl sy seminggu. Jd lamanya kesembuhan beda2 tiap orang.
-Buat Mbak Hani, kalau dari ceritanya, Mbak Hani tmsk blm sunat. Lbh baik sunat sj.
-Buat Mbak Yuna, jgn cowoknya yg disuruh periksa, Mbak..Nanti tjd yg tdk-2 lho.. Diperiksa sj sendiri bis kok, yaitu pakai cermin. Bukan porno, ya: Mbak Yuna berdiri di dpn cermin, lalu buka itu lipatan kulit di atas kemaluan utk mlht ujung kepala kelentit (bulu2 kemaluan hrs dicukur bersih biar mudah klhtn). Nah, lipatan kulit itu yg disunat. Kalau sdh sunat, wkt berdiri di dpn cermin, ujung kepala kelentit pasti sdh klhtn (tdk usah di-buka2). Jd kalau nanti sdh menikah, suami lgsg tahu “wah, istriku disunat..”
-Buat Mbak Wanbong, jdnya blm sunat juga? Kalau ada kenalan dokter cewek, mungkin bs dimintai tolong menyunat..
-Buat Mbak Dhee, yg namanya sunat ya hrs “disempatkan”, Mbak..Biar msh sibuk krj, ya ambil cuti dulu..Jgn telat sunat spt sy dulu (sunat sdh umur 28 thn & sdh nikah)..
-Buat Mbak Maria, kalau yg mau sunat ya biar sunat, Mbak..kan haknya dia mau sunat atau tdk..Teman sy yg Tionghoa & bkn mualaf stl ngobrol2 ttg sunat sy, malah lgsg pingin sunat jg..(Akhirnya sy antar ke bidan). Skrg teman sy itu sdh nikah, dan dia cerita di mlm pertama suaminya “surprise” bhw istrinya sdh disunat. Kata dia, suaminya itu (Tionghoa) akhirnya sunat juga umur 25thn krn di bilang “masa’ istrinya sunat, suaminya tdk”.
-Ttg Luna Maya & Cut Tari: kayaknya sih bukan mslh mereka sdh sunat apa blm.(Kalau Ariel sih sdh sunat). Itu sih mslh pergaulan sex bebas sj. Mungkin sih kalau sunat, Luna Maya & Cut Tari bs mengendalikan nafsu sexnya, tp bkn berarti kalau sunat mereka jd insaf
Mhn maaf, stl dibrth suami ttg tanya jwb ini, sy jd semangat memotivasi Mbak2/Ibu2 biar berani sunat.
-Mbak Ullys, ayo Mbak..sunat saja..yg ptg niat & segera dilakukan..cuma sebentar,kok..stl itu selesai…
-Mbak Hamidah jdnya sdh sunat apa blm nih? Kalau buat kita di Indonesia, sunat itu sdh mjd tradisi/kebiasaan, Mbak..beda sama orang “bule” yg membhs sunat pjg lebar scr ilmiah tapi ujung2nya tdk sunat juga..
-Sunat wanita pakai laser? Sy blm pernah dengar. Kayaknya sih buat wanita cukup gunting kecil saja, ‘kan yang dipotong cuma sedikit..
-Penglmn sy: stl sunat umur 28 thn, memang kemaluan rasanya jd agak aneh/agak geli2..tapi lama2 jd kebal/biasa.. (NB: dgn suami, cerita ttg sunat bs jd “pembicaraan pembuka” kalau akan menjalankan tugas”hubungan suami istri”. Biasanya suami bilang,”Dik, dulu waktu sunat gimana sih?” Atau sy yg memulai,”Mas, dulu aku disuruh sunat sdh umur 28 ya..” Bagi sy dan Mas Budi, itu adl pertanda “kalimat ajakan”..)
@Bu Budi: Makasih penjelasannya yang sampe panjang lebar.
Emang sich saya sendiri penasaran apakah sudah disunat atau belum. Cowok saya pernah tanya, malahan katanya mau diperiksa, tapi saya gak mau. Enak aja blum dinikahin udah disuruh buka celana heheheh.
Mbak, boleh ksih tau nama dan no telp bidan yang dulu nyunat Mbak, atau boleh juga yang nyunat teman kantor mbak yang etnis cina itu.
Omong-omong mbak, di kantor jadi bahan bercandaan yang seru ya hehehhehe..”wah siapa lagi yang mau disunat ? Dapet jatah cuti seminggu dan biaya ditangguung kantor, tapi harus bikin hajatan undang teman sekantor ” hahhahaah..
Wass.
Yuna
@Yuna: Beo nya lagi tugas jd panitia sunatan massal, buat ngecek yang ngaku udah disunat padahal belum.
Labih baik periksa sendiri aja pake cermin seperti yg diajarkan Ny.Budi. Kalo masih nggak yakin periksa ke bidan.
Jangan kasih pacar kamu periksa-periksa. Itu cuma alasan buat melihat dan meraba-raba, bahkan bisa lebih jauh lagi.
@Ny.Budi: Terimakasih sebesar-besarnya atas keterbukaan Mbak sharing pengalaman disunat saat usia dewasa.
Semoga semakin banyak wanita yang menyadari pentingnya sunat, baik dari segi agama maupun kesehatan, dan tanpa ragu melakukan sunat jika memang belum.
Satu permintaan lagi Mbak jika berkenan. Mbak disunat setelah menikah. Berarti pernah merasakan hubungan suami istri sebelum dan sesudah disunat. Perbedaan apa yang Mbak rasakan ? Apakah lebih memuaskan ?
Mohon sharing pengalaman nya jika berkenan Mbak, supaya para wanita yang belum disunat tambah yakin dan semangat untuk melakukan sunat.
Terima kasih. Wassalam
Saat ini sunat laki-laki sudah sangat umum dilakukan oleh kaum non-muslim ,bahkan banyak sekali klinik yang menawarkan jasa sunat biasa maupun laser.
Ini karena sunat laki-laki sudah terbukti manfaatnya dari segi kesehatan.
Jika dunia kedokteran sudah menyadari manfaat sunat pada wanita, sama manfaatnya dengan sunat lelaki, kesehatan, kebersihan, dan kenikmatan, maka Insya Allah sunat wanita juga semakin banyak dilakukan.
Selain sunat, hal lain yang juga baik untuk dilakukan adalah mencukur bulu kelamin. Sangat baik untuk menjaga kebersihan dan mengurangi kelembaban kelamin.
Daerah yang kotor dan lembab adalah tempat bersarang kuman dan bakteri.
Saya sendiri setiap hari mencukur bulu kelamin. Suami saya juga suka dengan yang licin plontos
Kalo cukur sich sudah sejak dulu aku selalu cukur bulu itu hehehhe.
Memang sich jadi bersih. Apalagi aku rutin berenang jadi malu kalo ada bulu yang keluar dari swimsuit aku hehheh.
Berarti tinggal sunat aja yang belum nich
@Ibu Budi: wah kalo umur 28 masih belum termasuk telat Mbak, si Mbak Niar umur 40 baru disunat hehehehe.
@Ibu Budi: Mestinya Mbak jadi ‘Motivator Sunat’ buat para wanita hehehhehe, Mario Teguh nya dunia persunatan.
Buat Mbak Naidah, sy sendiri merasa kalau stl sunat lbh nikmat dibandingkan sblm sunat. Mungkin ini krn unsur kejiwaan sj, krn suami sy sering memberikan pujian stl sy sunat, jdnya sy juga merasa lbh nikmat juga stl sunat.
baca dech Kompas tgl 28 Juli 2010. Ada bbrp artikel tentang sunat perempuan. Ada yg tenatng pelaksanaan sunat yang sembarangan sehingga mengganggu kesehatan, ada juga tentang sunat simbolis sebagai alternatif yang aman secara madis.
Tapi yang menurut saya paling bagus adalah sunat yang benar, membuang kulit penutup klitoris
http://kesehatan.kompas.com/read/2010/07/28/08572945/Perempuan.Boleh.Disunat.Asal…..
InsyaAllah dengan Sunat/Khitan yang Syar’i dan sesuai Sunnah kita mendapatkan berkah yang melimpah dunia dan akhirat. Aminnn.
@Nana: Thanks sharing artikelnya.
Sangat bermanfaat dan dipublikasikan di Kompas, yang sudah pasti tidak akan sembarangan menulis berita.
Menurut artikel tsb, 50-60 persen perempuan memiliki kelebihan kulit penutup klitoris, yang artinya 50-60 persen perempuan akan merasakan manfaat sunat tsb.
Hayooo, uda mau bulan puasa nich.
Yang belum sunat cepetan sunat, biar sempurna amal ibadahnya
hehehehe
-Mbak Melanie, mungkin yg bikin perempuan tdk otomatis merasa hrs sunat krn beda dgn laki2, perempuan tu sunat apa tdk kan tdk keliatan jelas. Suami saya bilang, waktu msh SMP dulu kalau kencing / mandi bersama dan ada yg belum sunat (katanya saling melihat ‘burung’ temannya) maka langsung diolok-olok. Nah kita kakaum perempuan kan tdk ada acara mandi / kencing bersama; kalaupun ada, juga tdk jelas sdh sunat apa belum..makanya yg blm disunat juga tdk merasa malu..Maklumlah, yang disunat di perempuan kan tersembunyi dgn rapi…
@Bu Budi: Iya betul sekali mbak. Bahkan para suami belum tentu tahu apakah istrinya sudah disunat atau belum.
Ini juga karena kurangnya sosialisasi di masyarakat tentang sunat perempuan, bahkan banyak yang menganggap tabu untuk dibahas.
Bahkan hingga saat ini, MUI dan Depkes masih belum ada kata sepakat tentang sunat perempuan. Depkes melarang sedangkan MUI menganjurkan. Sebetulnya dari IDI sudah ada wacana tentang sosialisasi cara sunat perempuan yang benar, tapi masih belum kelihatan ada langkah serius dari pihak2 berwenang.
Saya berharap justru melalui internet masyarakat bisa belajar tentang sunat perempuan yang benar dan manfaat yang didapat, sehingga kaum perempuan tidak perlu ragu untuk menjalankan sunnah yang satu ini.
@Bu Budi: Iya bener Mbak…’mutiara kenikmatan’ yang tersembunyi hehehehhe…
Ini artikel tentang sunat simbolis. Walaupun secara anatomi wanita yang sunat simbolis sama saja dengan yang tidak sunat, tapi jauh lebih baik daripada yang salah memotong, atau bahkan klitorisnya dipotong.
Kan kalo sudah sunat secara simbolis, masih bisa dilakukan sunat yang benar.
http://kesehatan.kompas.com/read/2010/07/28/11250062/Sunat.Simbolis..Solusi.buat.Perempuan
Saya calon mualaf yang sedang belajar memahami Islam dari berbagai sumber termasuk internet.
Awalnya sempat kaget melihat judul topik ini. Langsung benak saya mengatakan ‘tidak’. Tapi setelah saya baca, timbul rasa kagum bahwa Islam juga mengatur hal ini. Juga salut baca sharing Mba’ Niar yg sungguh2 ingin melaksanakan sunnah Nabi.
Di bulan Ramadhan yad, saya berniat ikut puasa (mudah2an kuat) dan kalau siap mental ingin berkhitan juga. Kalo kata mba Melanie: supaya sempurna amal ibadahnya.
Terlepas dari agamanya (karena saya masih dlm tahap belajar Islam), saya setuju khitan memang baik dari segi kesehatan dan kebersihan. Tapi untuk saya hal yang sulit adalah menjelaskan ke keluarga, mrk pasti kaget klo saya khitan. Juga rasa takut krn saya ngga tahan sakit. Perlu ngumpulin keberanian dulu…
Bu Budi, Mba Niar, Mba Rita dan teman2 yg lain: boleh minta informasi tempat2 yang bisa melakukan khitan perempuan?.
nanaprasetia@yahoo.com
-Mbak Vera, kita ini kan hidup di Indonesia, masalah sunat itu kan sederhana, ya Mbak: yg mau sunat ya sunat, yg tdk mau ya biar sj. Jgnkan ttg sunat wanita, ttg sunat laki2 jg di Barat sana sampai skrg msh jd pro dan kontra, pdhl laki2 di Indonesia pd sunat jg baik2 sj. Kalau di-pikir2, debatnya memang lbh seru drpd pelaksanaan sunatnya. Heran jg sy, Mbak.
-Mbak Nana, sunat itu tdk skt, cuma seperti perih sdkt sj. Kalau sy jd Mbak Nana,keluarga tdk usah dikasih tau. Buat apa dikasih tau, kalau banyak nggak mendukungnya. Memang sih, stl sunat terpaksa seminggu tdk pakai celdam, tp kan sbnrnya orang rmh tdk tahu kita pakai celdam atau tdk (kalau kita pakai daster). Diam2 sj sunat, Mbak. Sunat perempuan itu cm kecil kok, beda sama sunat laki2. Bidan yg dulu nyunat sy kebetulan sdh pindah luar Jawa ikut suaminya yg pindah krj, sy tdk tahu almtnya skrg. Sy bc di internet ktnya ada yg bisa nyunat perempuan di Bandung. Coba sj ke sana, Mbak, diniati buat sunat, sekali seumur hidup kok. Jgn lp cukur dl bulu itunya
-Mbak Ratih, sy dl sm sekali tdk sunat, kmd stl nikah br sunat betulan (bkn simbolis). Potongan kulit hsl sunat sy ditunjukkan ke sy stl penyunatan, cuma kcl sekali sih, jauh lebih kecil drpd kulit khatan anak sy (laki2) saat disunat umur 11 thn. Yg penting nyunatnya tdk berlebihan. Sunat perempuan (yg betulan) itu sederhana,kok.
saya wanita mualaf usia 23 th , calon suami saya menyarankan saya untuj di khitan sebelum menikah dan saya sudah bersedia untuk dikhitan
mohon penjelasannya tentang maanfaat khitan bagi kesehatan wanita
thx
hi semua
saya png bagi2 cerita ni
Saya wanita non muslim 25 th , tp png bg2 cerita
waktu itu di kantor (yg karyawannya wanita semua) teman2 saya sedang bicara2 tng sunat wanita , saya kaget waktu itu karna setau saya sunat hanya utk anak laki2. dan teman saya menanyakan pada sy apakah saya sudah dikhitan , saya menjawab belum ..
lalu teman2 sy bilang bahwa mereka sudah dikhitan semua sewaktu kecil karna kewajiban agama mereka . dan mereka menjelaskan manfaat secara langsung setelah sunat. dan mereka menyarankan saya utk dsunat jga bahkan supervisor divisi sy jg berkata bgtu. setelah sy pertimbangkan masak2 ,akhirnya sy bersedia utk dhikitan tp ini semua bkn karna pengaruh org lain.
Setelah Supervisor sy mendengar itu lalu dia memberikan sya cuti 1 minggu utk dikitan dan teman2 sy ingin menemani sy ke dokter di daerah pancoran ,
sebelum dikhitan sesuai saran tmn saya sy mencukur rambut V sy.
pada saat dikhitan sya ditemani 2 tmn kantor sya
pertama disekitar bagian V sya diberi es utk menahan rasa sakit setlah itu dokter memotong bagian ujung clit sy
pada saat it rasanya sakit bgt , rasanya png teriak aj tetapi tmn sya berusaha menguatkan sy he2
dan setelah itu dokter langsung membungkus dengan kapas dan alkohol
sekarang saya baru benar2 percaya manfaat khitan bagi wanita
thx
Mba Maria: jadi pd saat dikhitan ngga dibius dulu? Klo ga salah saya pernah baca klo dilakukan di dokter biasanya dibius dulu.. Setelah khitan, cuti berapa hari? Kalo boleh, tlg e-mail ke japri dong di nanaprasetia@yahoo.com, ada hal2 yg lbh detail yg ingin saya tanyakan sblm khitan.
Thanks.
Bu Budi, boleh tau temen kantor Bu Budi yg non muslim itu khitan dimana?.
Hikzzz…jadi malu nich hehehehhe…
@Mbak nana: Senasib nich mbak, sebetulnya saya juga belum khitan, jadi ‘amal ibadahnya juga belum sempurna’
btw, dulu saya bisa dipanggil Mei Lan. Tp setelah berkerudung, rasanya aneh kalo dipanggil Mei Lan, jadi Melanie dech hehehhe..
Sama nich Mbak, masih cari-cari info sambil mengumpulkan nyali.
Tunangan saya sich selalu bilang, diniatin aja, Insya Allah nggak sakit. Kalo nanti melahirkan pasti jauh lebih sakit.
Bagi-bagi info nya ya…
@Bu Budi: Iya Mbak, minta info bidan yg dulu mengkhitan teman kantornya itu dunk.
Makacih. Wassalam
Buat yang tinggal di daerah Bandung dan sekitarnya, khitanan massal Yayasan Assalam cuma setahun sekali saat perayaan Maulid, jadi hrus tunggu tahun depan. Selain itu juga privacy kurang terjaga.
RS Al Islam Awibitung bisa mengkhitan perempuan, dari bayi sampe dewasa, dan dilakukan oleh dokter perempuan.
Alamat di Jl. Awibitung no. 29 Cicadas Bandung
Nama dokternya Dr.Delle Heliana Amali, Sp.OG, Telp.022-7563231
Dr.Delle adalalah Sp.OG ( dokter spesialis kandungan) jadi keahlian beliau tidak perlu diragukan. Privacy juga terjamin.
Buat para mojang bandung yg belum disunat, silakan hubungi Dr.Delle.
Buat yang di daerah lain ditunggu informasinya, atau…..Welcome to Bandung…selamat berkhitan….hehehhe..
Buat nana, melanie, anna veronica dan mba2 lain yg ingin khitan, dilihat dari segi kesehata, maka wanita yang dikhitan secara benar akan mendapat 2 manfaat.
manfaat hyginie/kebersihan. Klitoris yang sudah disunat menjadi terbuka, karena lipatan kulit penutupnya sudah dibuang. Lipatan kulit tsb bisa menyimpan kotoran, sisa kencing dan menjadi sarang kuman. Jika sudah disunat, kebersihan lebih terjaga.
manfaat seksual. Klioris yang terbuka lebih mudah menrima rangsangan dan..ehmm..ehmm..orgasme nya lebih dashyat..
Pakai logika aja, wanita yang puas dengan suaminya tidak akan mencari kepuasan di luar kan ?
Baca dech link ini.
http://drprima.com/ginekologi-estetik/rahasia-tingkatkan-sensasi-dan-sensitifitas-klitoris.htm
Sebetulnya tindakan clitoral hoodectomy adalah sunat yang dilakukan dengan benar.
Bisa dilakukan di Brawijaya Women and Children Hospital dan RSIA Muhammadiyah Taman Puring, kecuanya di Jakarta Selatan
bwt ba Nana: Ya dibius dlu mba, mba ad YM ato FB ga jdi mba bsa nanya banyak klo kita chat aj biat jelas
thank’s ya
Maria, ym saya di nanaprasetia@yahoo.com. Tlg diadd ya. Thanks.
@neng geulis, tolong ya krim kan pic nya,krn merasa belum sempurna di depan suami saya, terimakasih..
neng geuilis ni email sy, rclumxee@ymail.com.
bu budi gmn rasanya sakit g ya…
Hi semu lam kenal
Saya Monica saya mualaf sjak 2 bln lalu nama islam saya zara .saya mau tanya sama Bu Budi
rencananya sebelum nikah suami saya menyarankan saya utk dikhitan dlu
saya mau tanya sebelum dikhitan musti ngapain dlu trus
kalo pas dikhitan sakit ga sih jadi takut ni
Mba Maria Renata dan Bu Budi: Boleh minta email atau FB atau YM atau lainnya ??
Aku juga rencana mo khitan habis lebaran, tapi masih belum ngerti bener prosesnya.
Dan masih ada rasa takut dan ragu
Makacihhhh yaaa
Wass
Aku baru dapat info ada sebuah klinik kecantikan di Sunter, Jakarta Utara yang bisa melakukan sunat / clitoral hoodectomy
Klinik ini biasa melakukan vaginoplasti/labiaplasti buat wanita yang ingin merapikan V-nya. Tapi biasanya tindakan v-plasti juga disertai dengan membuang kulit penutup klitoris (sunat dong itu namanya)
Queen Beuty Clinic
Dr.Sri Jarwati
Jl. Agung Niaga VII Blok G-6/25 Sunter Agung, Jakarta Utara, (Belakang Sunter Mall)
Phone : (021) – 6404769, 65300418, 6411384
Fax : (021) – 6400849
by jabon :
saya masih bingung .. bagaimana ara mengkhitan perempuan he he he.. maklum soalnya di daerah saya blumm pernah ada yang di khitan
Kemarin aku sempat hubungi Rumah Sunatan, tanya apakah bisa melayani khitanan buat perempuan.
Dijawab nggk bisa, tapi diinformasikan Tugu Medical Center bisa melayani khitanan perempuan buat bayi, kalo dewasa mohon ditanyakan langsung.
No telp (021) 8713800
Saya mau tahu kalau ada gmbar perbandingan yg sebelum dan sesudah khitan.. Mohon ya.. (fara80dilla@yahoo.com.my)
Satu soalan lagi, kalau dibuang labia minora itu dikira khitan juga kah?
@Fara: Saya sudah emailkan foto2 before after nya. Buat yg lain kalo ingin foto before-after khitan dan proses khitan wanita, silakan tinggalkan emailnya di sini.
Labia minora tidak boleh dipotong. Itu namanya mutilasi, seperti yg dilakukan suku-suku primitif di Afrika. Itu bukan khitan.
Jika labia minora terlalu panjang, bisa dirapikan atau dipendekkan dengan operasi kecil, di dokter SpOG atau bedah kosmetik.
Khitan bagi perempuan adalah membuang kulit penutup klitoris, sama seprti membuang kulit penutup penis pada laki-laki.
Buat yg punya pengalaman sunat n dilakukan di jakarta, boleh tlg share ke e-mail saya? Trm ksh.
Nana_prasetia@yahoo.com
buat yg punya foto2 cewek lagi disunat,atau klitorisnya dah disunat
kirimin dong ke ditamutselalu@yahoo.com
bisa jga foto vagina yg lagi mens… pas lagi bedarah
fotonya klo bisa yg jelas…
klo bisa foto vagina sendiri buat cewek yg udah disunat…
Baru-baru ini saya ngobrol dengan seorang teman lama saya, seorang wanita keturunan chinese yang non-Muslim. Dia bercerita bahwa beberapa tahun lalu, sewaktu masih tinggal di Amerika, dia pernah menjalani suatu ‘operasi kecil/ bedah minor’ di bagian V-nya, yang bertujuan meningkatkan sensasi saat hubungan seks. (Saya langsung terpikir, mungkin ini yg disebut ‘hoodectomy’ atau ‘sunat wanita modern ala barat’)
Dia lalu menjelaskan bahwa saat operasi tsb, kulit yg menutupi klitoris dibuang. Tujuannya supaya klitoris jadi terbuka dan dengan demikian lebih bersih dan saat hub seks lebih mudah mencapai orgasme. Dia bilang sangat puas dengan hasilnya dan tidak sia-sia membayar US$ 3000 ( ya, tiga ribu dollar Amerika ! )
Saya tersenyum mendengarnya. Lalu saya ceritakan bahwa itulah yang dimaksud sunat/khitan pada wanita. Islam telah memperkenalkannya lebih dari 1000 tahun lalu, sementara ilmu kedokteran baru belakangan ini menyadari manfaatnya.
Malah akhirnya kami bercanda. Saya bilang “Sunat aja jauh-jauh ke Amerika. Di Indonesia bisa sunat dengan biaya beberapa ratus ribu rupiah saja. kalo $ 3000 bisa bikin sunatan massal sekampung dan pesta hajatannya ”
Akhirnya dia bilang ” Kalo begitu aku bisa ikut umroh bareng kamu donk ( saat itu saya sedang siap2 umroh), secara aku sudah sunat nich ” Saya jawab saja ” Insya Allah”
Saya seorang ibu dari 2 anak, usia sekarang 38 tahun. Anak pertama saya laki-laki lahir thn 2003 dan yang kedua perempuan, lahir thn 2007.
Waktu anak perempuan saya berumur sekitar hampir 1 thn, ibu mertua saya membawanya ke dokter untuk dikhitan. Saya dan suami ikut menemani. Sewaktu silaturahmi keluarga, saya ceritakan pada bunda saya soal khitan tsb. Diluar dugaan saya, ternyata bunda saya malah bilang,” Anak kamu disunat, kamu aja nggak disunat waktu kecil” dan hal itu dikatakan di depan suami dan mertua saya.
Kontan saja wajah saya langsung merah karena malu. Malamnya, suami saya, katanya,” Kalau waktu kecil belum sempat disunat, sekarang juga masih bisa.” Saya menganguk saja, walaupun sebetulnya dalam hati juga masih ragu. Rasa takut dan malu terus menyerang saya. Tapi di sisi lain saya juga ingin melaksanakan sunnah nabi yang sudah tertunda 36 tahun lamanya.
Akhirnya saya memantapkan hati untuk segera berkhitan. Seminggu setelahnya, suami saya mengantar saya ke dokter yg mengkhitan anak kedua saya.
Dokternya senyum-senyum saja saat saya menyiapkan diri untuk khitan. malah katanya, “Anaknya sunat duluan baru ibunya. Bapaknya sudah belum nich?” (Suami saya langsung menjawab”Bapaknya sudah dari dulu”)
Proses khitan nya cepat, cuma sekitar 15 menit saja. Saya tidak melihat jelas karena takut. Yang pasti sebelumnya dokter sudah pesan bulunya harus dicukur habis. Sakitnya juga hanya pas disuntik bius.
Sesudah khitan saya merasa sangat lega
seperti hutang lama yang akhirnya terlunasi.
Lukanya sembuh dalam seminggu dan nggak sampai 2 minggu kemudian sudah bisa dilakukan ‘uji coba’ dengan hasil yang luar biasa memuaskan.
Buat wanita yang sudah dewasa dan belum khitan, saya anjurkan segera berkhitan. Jangan jadikan usia sebagai alasan untuk tidak berkhitan.
Saya khitan di usia 36 tahun dan sudah punya 2 anak, dan saya dan suami sangat puas dengan hasilnya.
Wassalam,
Sandy. Bandung
Buat Mbak Sandy:
Mbak boleh minta alamat dan no telp dokter atau klinik tempat Mbak dikhitan ?
Makasih Mbak
Wassalam
QQ
Jessica Iskandar barusan mualaf tuch. Mbak Chika sudah khitan blum ? Cepetan khitan biar sempurna jadi Muslimah yaaa….
Semalam pas habis ML, suami gue tanya, gue udah disunat belum ?
Bingung gue jawabnya hehehhe…gimana ya ???
Kalo ternyata blum disunat, masa gue harus disunat jg ?? Hikzzz
Help pliissssss….
Almarhumah ibu saya adalah seorang bidan yang praktek di Bukittinggi, Sumbar. Semasa beliau menjadi bidan, saya sering membantunya. Kalo mengkhitan bayi perempuan sich hampir setiap hari ,secara rata-rata perempuan Minang pasti dikhitan.
Ibu saya juga cukup sering mendapat pasien perempuan dewasa yang ingin dikhitan. Minimal dalm sebulan pasti ada 1-2 orang, bahkan kadang lebih. Mereka biasanya mualaf yang akan segera menikah dengan calon suami Muslim. Bahkan ada juga ibu-ibu usia 30an dan 40an.
Kalo sudah begitu pasti saya kebagian tugas, biasanya mencukur dan membersihkan daerah V pasien sebelum khitan. Ternyata walaupun sudah dewasa, masih takut juga. beberapa kali ada yang mau kabur karena takut ! Tugas saya juga termasuk menenangkan mereka.
Lucunya, biasanya setelah khitan mereka justru senyum-senyum lega. Seminggu kemudian datang kembali untuk kontrol, biasanya jalannya sudah tidak terkangkang-kangkang lagi. Ada juga yg habis khitan besoknya langsung akad nikah ( Tapi malam pertamanya harus ditunda sampai sembuh dulu yaa)
Sayangnya, dari 3 anak perempuan, tidak ada yang mewarisi keahlian ibu.
Umur saya 24 tahun, sudah menikah dan sudah pernah melahirkan anak secara alami. Saya nggak tahu apakah waktu kecil udah khitan apa belum karena ibu saya sudah ga ada. Kira-kira secara visual bisa ngga dibedakan antara yang sudah disunat apa belum, apalagi jelas daerah kelamin saya sudah beda antara sebelum melahirkan dan sesudah melahirkan. Mohon di-share ya pic-nya…. emailnya : rafi.aftani@gmail.com
NB. Clitoris saya sangat kecil, sangat tersembunyi…
Mengenai clitoris saya yang kecil, tersembunyi dan kurang peka, apa jangan-jangan saya sudah dikhitan ya… coz saya pernah lihat clitoris milik teman saya sangat menonjol jelas hampir sekira 1 cm (saya lihat waktu dia sakit dan membantu perawat memasang kateter). Mohon ya bagi yang punya pic agar dishare ke email saya. Tq.
Kalo saya mah… mikir2 dulu kalo dikhitan. Kelentit saya kalo dipegang aja lama2 nyeri, apalagi dipotong hiiiiiii, mbayangin aja udah nyerinya kaya apa. Yang penting ga berdosa kan wanita yang ga dikhitan.
Saya bidan di salah satu kota di Sumbar. Saya malah ga tahu kalo cewek itu mesti disunat, gimana caranya ya…
@Asima: Masa sich ? koq rasanya sulit dipercaya bahwa anda seorang bidan, apalagi di Sumbar, gak tau kalo perempuan juga mesti disunat ? Padahal rata-rata perempuan Melayu dan Minang pasti dikhitan. Biasanya bidan yg mengkhitan.
@Sarwi: Iya, memang sich, buat perempuan, khitan itu nggak wajib, cuma sunnah aja. Tapi kan lebih baik dikhitan. Khitan nggak sesakit melahirkan anak koq mbak.
@Sarah: Klitoris besar atau kecil nggak ada hubungannya dengan khitan atau tidak khitan. Jika dikhitan, maka kulit penutup klitorisnya dibuang, jdai klitorisnya menjadi terbuka. Kayak burung cowok yg sudah disunat, sudah nggak ada kulit ujungnya. Kata suami saya, jadi model helm tentara hehehehe
Kalo kamu bilang klitoris kamu tersembunyi dan kurang peka, aku curiga kamu kemungkinan belum dikhitan. Kalo udah dikhitan, maka klitorisnya nggak tersembunti lagi coz ‘tempat bersembunyi’ nya sudah dibuang, jd gak bisa ngumpet lagi, dan lebih peka, karen sudah nggak tertutup kulit.
Coba kamu konsul ke bidan, kalo emang blum khitan, aku anjurkan segera khitan. Lebih bersih dan kehidupan seks kamu akan lebih enjoyy
Mba Herlina, maksud klitoris saya kurang peka itu (maaf) kalau sedang untuk hubungan suami isteri, tapi kalau kelentit diraba sendiri/oleh suami secara langsung ya tetep sensitif & malah lebih enjoy. Berarti kl saya disunat itu bukan tambah kecil tapi malah bisa makin tambah panjang kaya punya teman saya dan nongol lebih jelas ya mba… jadi tertarik nich..
@Sarah: kalo kamu bilang begitu aku bisa memastikan bahwa kamu memang belum disunat. Jd pas hub suami-istri, kelentit tertutup kulit dan kurang peka. Kalo diraba langsung kan bisa dibuka kulit penutupnya dengan jari tangan.
Kalo udah disunat, kelentit jd nongol dan terbuka (kyk punya temen kamu), jd sewaktu hub suami-istri bisa tersentuh atau kena gesekan juga, pastinya jadi lebih nikmat
Coba tanya teman kamu itu dia disunat gak. Kemungkinan besar dia ud disunat.
Coba kamu konsul ke bidan…heheheheh..atau sekalian minta disunat
Apakah ada yg punya pengalaman pribadi, teman or kerabat yg dikhitan setelah dewasa oleh dokter or bidan di jakarta?
Jika ada, mohon dishare nama dan alamat/ telp dokter or bidan yg melakukan khitan ke:
nana_prasetia@yahoo.com.
@Nana: Coba RS Agung di dekat Pasaraya Sarinah, daerah Manggarai. Dr.Farah Dina, SpOG.
@ mBa Herlina, maksih ya semua penjelasan dan sarannya. Saya udah dapat pic via email walau kurang jelas perbandingan antara kelentit yang sudah disunat dan yang belum. Kesimpulan sementara karena kelentit saya sangat tersembunyi berarti mungkin ga sunat. Kalau ada waktu & cukup mental Insya Allah saya mau cari bidan untuk disunat, biar tampilannya lebih indah dan menonjol seperti punya mBa Herlina yang kaya helm tentara
.
@Sarah: Oh ya, ada yang kirim pic ? Wah dapat darimana tuch ? Dulu pasien ibuku ndak ada yang mau difoto, biarpun dibilangin cuma difoto V nya aja, gak ada foto wajah.
kalo kamu nunggu-nunggu mengumpulkan keberanian, ntar malah bisa-bisa batal sunat.
Kalo yang kayak helm tentara mah punyanya cowok, kalo klito cewek sesudah disunat jadi indah kayak mutiara.
Just do it Sarah
Cari bidan, trus cari waktu. Sebetulnya akhir pekan biasa aja juga gpp. Atau ambil cuti aja 2-3 hari. Trus mantapkan hati jangan takut-takut. Cuma sekali kressss aja koq, trus seminggu udah sembuh.
Insya Allah sunnah nabi dijalankan, Sarah dan suami juga lebih puas
mbak nana bisa sunat sama mbak herlina tuh…
Mba Her, ma ksh infonya ya…
@nana: sama-sama mbak
semoga bemanfaat infonya.
Nanti kalo sudah khitan sharing pengalamannya ya, supaya yg belum khitan tidak raugu untuk segera khitan.
@sophie: Sayangnya saya nggak mewarisi keahlian ibu saya. Sekarang agak menyesal juga dulu tidak belajar dari ibu. Padahal ibu sudah sering menawarkan putri-putrinya untuk belajar mengkhitan.
Seperti yang saya pernah tulis sebelumnya, dulu kalo ada pasien khitan wanita dewasa, tugas saya mencukur dan membersihkan daerah V sebelum khitan.
Saat itu mencukur daerah V belum sepopuler sekarang, jadi rata2 V-nya msih berbulu. Kalo sekarang sich udah umum para wanita mencukur V-nya hehehhe ( termasuk saya, suami yg nyuruh
)
Selesai cukur dan dibersihkan, urusan potong memotong jadi bagian ibu.
Btw, Sophie sudah disunat belum ?
sunat jangan tak sunat… tertarik dengan cara sunat di Mesir… rasa nak buat pula mcm tu.. hanya tak mahu buang kelentit saja…
@Fara: (shocked !!) sunat cara mesir kan dipotong klitorisnya sampai habis.
Tujuannya supaya mengurangi libido si wanita tsb, dan tanpa klitoris, wanita itu tidak bisa masturbasi ( dianggap dosa) dan hanya bisa mencapai kenikmatan seksual dengan cara ML dengan suaminya.
Wah jangan dunk mbak !
Sunat yg bener aja, buang kulit yg menutupi kelentit supaya bersih dan indah
@Fara: kalo nafsunya besar, boleh potong sedikit ujung kelentis supaya nafsu agak berkurang.
Jangan potong kelentit sampai habis, itu namanya mutilasi ! Bukan sunat.
Sunat tujuannya untuk kebersihan, kesehatan dan menambah kenikmatan hubungan suami istri.
Kalo potong klitoris itu membabat hak wanita ! Islam tidak mengajarkan hal-hal begitu
Teman saya baru saja melahirkan bayi perempuan di RS Hermina Bogor, dan sudah dikhitan sebelum dibawa pulang.
Saya sempat iseng bertanya pada bidan yg mengkhitan, apakah bisa mengkhitan wanita dewasa. Saya bilang, ada teman wanita yg baru mualaf dan mau berkhitan. Dia bilang tidak masalah, persalinan aja bisa, masa cuma khitan aja gak bisa.
Semoga bermanfaat informasinya.
Boleh ga nih, ikut gabung coz aku cowok tapi dah berkeluarga… kalau ada yang punya foto aku boleh dikirim donk, cos isteriku ditanya pernah disunat apa ga jawabnya senyum2 aja, katanya ga tahu. Barangkali ada yang punya foto wanita yang disunat aku mau bandingin ma punya isteri. Please ya kirim ke email ini : fatahsidiq@yahoo.com
Hukumnya apa y lihat alat kelamin wanita lain yg bukan istrinya, walaupun cuma foto, maaf nanya
Mbak Sandy tolong infonya anda disunat dimana ?Saya tinggal di Bandung Timur. Saya dari keluarga Chinese sekarang usia sudah 58, dari umur 20 sudah disunat.
Yang jadi masalah itu istri saya (usia sekarang 48 tahun), clitorisnya agak rapat tertutup kulup sehingga sering terkumpul kotoran dan juga agak sedikit sulit untuk menerima stimulasi. Memang dulu lupa pada waktu melahirkan anak yang terakhir harusnya minta disunat sekalian (ingatnya waktu itu cuma sterilisasi doang), sekarang baru rada menyesal. Mau disunat sekarang rada malu, masak umur segini baru sunat !, jadi musti betul2 privacy tempatnya.
Waktu disunat dibius lokal tidak ? Berapa lama baru sembuh ?.
Thanks ya untuk infonya !.
@Oom Iwan: wkwkwkwk, umur 48 ya ?
Bikin sunatan massal buat anak cucu nya sekalian aja oom. Kan ada info tuch di posting2 sebelumnya di Bandung bisa sunat wanita dewasa di RS Awibitung.
Psti dibius lokal, tp gak perlu bius total. Paling semingguan juga ud sembuh
Buat para mbak yang pada telat sunat, saya mau sharing info soal sunat menyunat ini.
Áda perbedaan mendasar antara praktek sunat laki dan sunat wanita.
Sunat laki sudah jelas yaitu memotong habis kulup penis, tetapi sunat wanita ditafsirkan bermacam2. Sunat wanita yang Islami dan bisa dipertanggungjawabkan secara medis adalah membuang kulup klitoris (hoodectomy). Kalau laki2 disunat sebaiknya sewaktu masih kecil dan jaman sekarang ini dapat menggunakan teknik laser CO2 (laser betulan, bukan sunat laser bohong2an yang menggunakan teknik cauter), dalam 3-4 hari sudah sembuh. Wanita justru sebaiknya disunat setelah dewasa, karena apabila masih kecil dikuatirkan terjadi pemotongan yang tidak akurat mengingat dimensi klitoris yang cukup kecil dibandingkan penis laki2, bisa terlampau sedikit memotong sehingga tidak efektif membuka kepala klitoris atau malah kebanyakan dan klitoris ikut terpotong. Untuk sunat wanita tidak dianjurkan menggunakan laser karena dikuatirkan panas dari sinar laser ini dapat ikut merusak struktur klitoris yang akibatnya menghilangkan sensitifitas klitoris ; jadi cukup dengan gunting bedah biasa dengan 2 atau 3 kali guntingan kecil dan pembiusan lokal ; juga tidak perlu dijahit tapi cukup dibubuhi dengan betadine dan ditekan dengan kapas segera setelah kulup klitoris digunting. Tiap hari harus diberi betadine agar tidak infeksi. Insyaallah dalam waktu 2 sampai 3 minggu sudah sembuh total dan bisa digunakan kembali untuk bercinta !. Yang jadi masalah untuk sunat wanita ini cuma soal mengatasi rasa malu, sudah dewasa baru dipotong !
Benar mbak Soraya, wanita sebaiknya dikhitan setelah dewasa. Praktek khitan anak wanita seperti di Indonesia sekarang ini justru gak bener, ada yang boong2an seperti di masyarakat Jawa tapi ada juga yang overdosis seperti di Gorontalo dihabis clitnya. Aku dulu ada kawan SMA anak Gorontalo, waktu retreat bareng sekamar aku lihat itu clitnya praktis gak ada, katanya seeh waktu kecil dia dikhitan dikampungnya, samar2 dia masih ingat sakit betul katanya sesudah dipotong.
Belakangan aku juga dengar dari bahwa di masyarakat Madura dan Makassar praktek seperti itu yang dilakukan. Ngeri deeh !.
Áku sih dikhitan bener2an (dibuang kulup clit) waktu pas habis melahirkan, suamiku bilang “kamu waktu kecil gak dikhitan tuh, mau gak dikhitan sekalian?”. Cuma di kotaku gak ada dokter Ob-Gyn wanita, jadinya aku ditangani oleh dokter laki2. Yah kalo dalam hukum Islam, ini daruratlah apa boleh buat. Pas keluar rumah bersalin ya bawa pulang bayi berikut dengan “new fashion clit”!. Gak terasa kapan dipotongnya sama dokter, cuma sampai sekarang bekas lukanya masih ada, dibuang kira2 setengah senti, kalau miss V nya dikuak langsung terlihat “love button”nya ini !.
Memang benar mbak Angelina, di Gorontalo sunat wanita dilakukan dengan memotong habis kelentit. Saya dari pihak ibu berasal dari sana, dan saya pernah menyaksikan proses sunat wanita di Gorontalo sekitar 20 tahun lalu (tidak boleh ada laki2 yang ikut hadir). Si anak yang disunat dibaringkan dan kedua tangan dan kakinya dipegang, lalu bidan menaruh kain putih di atas miss V si anak. Di tengah kain putih itu sudah ada lubang kira2 sebesar kelentit. Bidan menekan kain itu sehingga kelentit si anak nongol keluar, dan setelah mengucapkan doa bidan menyayat keseluruhan kelentit itu dengan sekali sayatan saja dengan pisau yang sangat tajam (biasanya pisau cukur laki2 yang bisa dilipat itu). Karena tanpa bius, biasanya si anak akan langsung berteriak kuat2 dan mencoba meronta tapi karena kedua kaki dan tangannya dipegang kuat dia tidak bisa apa2. Bidan lalu menyingkirkan kain putih dan potongan kelentit itu dan luka ditekan kuat2 dengan kapas yang sudah diberi betadine kira2 5 menit. Selama beberapa hari si anak akan berjalan dengan kedua kaki agak dirapatkan, tapi lukanya akan sembuh sekitar 1 minggu. Menurut ibuku, boleh dibilang semua wanita Gorontalo yang beragama Islam disunat dengan cara demikian. Menurut definisi sekarang, itu boleh dibilang mutilasi alat kelamin wanita !.
@Mbak Angelina:
Setuju mbak. Buat wanita yg sudah menikah tp belum disunat, saat melahirkan adalah saat yg pas banget buat sekalian sunat secara diam-diam.
Masalahnya knp msh banyak wanita dewasa yang ragu untuk sunat kan rasa malunya itu loh.
Sebetulnya sejak masih pacaran, suami saya sudah nyuruh saya sunat, tp saya takut dan malu.
Sekarang saya lg hamil anak pertama, sudah 7 bulan. Suami ud pesan nanti habis melahirkan saya harus sekalian disunat. Sudah atur dengan dokternya. Nanti pas jahit luka episiotomi sekalian sunat clitorisnya. Pas masa nifas selesai, luka sunat jg sudah sembuh dan sudah bisa ML lagi
Tapi kalo pas nggak lagi hamil, ya kalo mau sunat diam-diam juga bisa, ga perlu tunggu saat melahirkan.
Bisa cari momen yang pas, misalnya saat libur akhir tahun, atau minimal pas long weekend.
Kalo dapet medical benefit dari tempat kerja, sebaiknya ga perlu claim buat urusan yg satu ini, kecuali jika anda mau kawan sekantor tahu anda baru disunat hehehe.
Kalo memungkinkan, undang dokternya ke rumah. Sunat di rumah aja, ga usah keluar rumah sampe sembuh dan jalannya nggak terkangkang-kangkang.
Atau, jika anda tipe wanita yang suka rame dan gak suka diam-diam, sekalian aja bikin kenduri sunatan, undang teman-teman
@mbak Tyah :
Dokternya cowok apa cewek mbak ? Udah biasa sunat wanita secara benar ?. Kalo model dr.Boyke seeh udah tahu mana yang musti dipotong, tapi dulu2 ada juga dokter yang rada2 kurang baca barangkali, pas ada pasien wanita minta sunat dia bengong sendiri dan bilang “lho cewek mana bisa disunat ?”.
Kalau di Jakarta setahu saya yang biasa sunat wanita itu dr. Ferryal Luthan yang di Kalibata, terus dr. Boyke. Lalu di Bandung ada dr. Hani Rono, dr. Delle (ini dokternya cewek). Kalau sunatan wanita di Yayasan Assalam itu kayaknya rada gak memenuhi syarat (pimpinan bu Hj. Rukasitta) karena saya pernah ikut nyaksiin ponakanku disunat disitu, kayaknya sih cuma dipotong sedikit ujung kelentit tanpa membuang kulupnya.
@Mbak Bunga:
Dokter cowok mbak, susahnya nyari dokter SpOG cewek …hiks
Di Jakarta msh ada Dr. Prima di RS Brawijaya dan Dr. Sri Jarwati di Queen Beauty Clinic di Sunter.
Aku dengar banyak wanita yg melakukan vaginoplasti dan vaginal tightening ( merapikan dan merapatkan V) setelah melahirkan, biasanya sekalian sunat klitorisnya. Jadi 1 paket gitu hehehe.
@mbak Tyah : gpp doktor cowok, ya dihitung daruratlah. Emang mbak tinggal di mana ? samasekali gak ada Sp.OG cewek ?, kalau di Bandung tu banyak betul Sp.OG cewek cuma yang biasa sunat wanita kayaknya masih jarang, masih gak bisa bedain antara hoodectomy (sunat wanita yang bisa dipertanggungjawabkan secara syariat dan medis) dan FGM (female genital mutilation) seperti model Mesir itu.
Kalau di Amrik selain hoodectomy, juga banyak labiaplasty (merapihkan bibir miss V yang rada2 glambir gitu lho).
Kalau saya beruntung walaupun ibu asal dari Gorontalo, saya gak disunat ala di sana, karena lahir di Jakarta dan dibesarkan ikut keluarga ayah asal Riau, jadi saya waktu kecil disunat secara adat Melayu, gak main mutilasi !, kalau saya lewat cermin lihat miss V langsung terlihat kepala kelentitnya yang tidak tertutup kulup, jadi memang udah disunat secara benar dan karena dari kecil udah disunat gak merasakan gimana rasanya punya kulup.
Yang jelas kalo di tempat tidur, rangsangan sedikit saja dari hubby langsung saya “turning on”.
@Bunga: aku di Surabaya mbak. Ada sich dokter SpOG cewek, tp kakak2 aku jg sama dokter ini, dan selama ini aku jg nyaman sama dokterku ini.
Memang di Jawa Timur, sunat wanita relatif agak kurang dikenal. Tp kalo di Madura biasa dilakukan, dg cara memotong sedikit ujung klitoris. Katanya buat menjaga syahwat wanita supaya tidak liar.( Kalo gitu alasannya, gimana yach menjaga syahwat para lelaki supaya tidak liar?)
Yg aku dengar lg, di Jogja dilakukan dengan cara simbolis, cuma ditoreh pake silet sampe keluar darah setitik.( Jadi bedanya apa dg yg gak sunat ?)
@Bunga: keponakannya harus disunat ulang yg bener tuch. Kalo kulup kelentitnya masih ada sama aja belum disunat.
Tunggu sampe dewasa aja, jd bentuk clitnya ud fully developed, jd motongnya juga pas.
Buat mbak2 lain yg sunat waktu kecil atau msh bayi, coba dilihat lg pake cermin. Kalo clitnya masih tertutup kulit kulup, berarti belum disunat secara benar
@mbak Tyah:kalau cewek supaya gak liar harus dipotong sedikit kelentitnya, terus kalau cowok supaya syahwatnya terkendali ya sebagian kepala penisnya juga kudu dipotong, gitu logikanya, he he he !.
Saya dulu waktu kuliah punya kawan sekamar di tempat kost yang kelentit dan kulupnya utuh tapi bentuknya terbelah. Dia anak dari Jawa Tengah dan katanya waktu sekitar umur 8 tahun disunat secara adat Jawa. Ini pasti disunat oleh bidan dengan cara ditoreh/insisi, hasilnya ya begitu.
Kalau di daerah Gorontalo, sunat dengan memotong habis kelentit itu sering dibilang orang “membuang titipan setan”, jadi kelentit itu dianggap barang yang dititipkan oleh setan !. Suatu yang benar2 menyimpang dari syariat tapi diterima begitu saja oleh masyarakat.
Istri saya berasal dari Mesir, di mana wanita Mesir biasanya dikhitan dengan cara clitoridectomy, memotong bagian clitoris. Jadi istri saya tidak memiliki clitoris.
Namun demikian, saya menyanggah pernyataan bahwa wanita yang tidak memiliki clitoris tidak bisa menikmati seks. Istri saya sangat menikmati hubungan seks dengan saya. Walaupun tidak punya clitoris, dia tetap dapat menikmati seks dengan penetrasi V.
Saya tidak mendukung praktek khitan dengan memotong clitoris. Tapi untuk para wanita yg telanjur tidak punya clitoris seperti istri saya, tidak perlu menyesali yg sudah terjadi, coba saja penetrasi yg baik.
Malah berarti satu-satunya cara mendapat orgasme adalah dengan penetrasi V, jd sang suami harus lebih ahli dalam memuaskan istrinya
http://www.perawan.us/archive/index.php/t-13978.html
Di link ini ada foto anu wanita sebelum dan sesudah khitan, dan foto clitoris wanita yg baru dikhitan, masih bengkak dan ada jahitannya
Sy ini muallaf
20 tahun lalu, sebelum menikah, sy diajak ke rumah tunangan saya di cianjur. Bersama juga dg calon mertua dan calon adik ipar. Ketika sampai di sana, sepupu pacar saya (perempuan) sdg dikhitan. Maka, serta merta mama (camer) meminta sy utk dikhitan juga. Apa boleh buat sy ikut. Dalam kamar hanya sy, camer dan tukang sunat. Sy tiduran sambil dipeluk erat mama dg posisi kaki mengangkang, lalu terasa miss v sperti dipotong sedikit, tidak terasa apa2, hanya perih sedikit, terutama saat dibeberi bubuk putih.
Setelah membaca keterangan teman2 di atas, seminggu yl, sy periksa kembali miss v, ternyata penutupnya masih ada. Rupanya dulu itu cuma sunat simbolis saja. Lalu sy datang ke bidan dekat rumah, minta dikhitan ulang. Lalu proses itu berulang, sy buka celana, mengangkang di depan lampu sorot, tapi kali ini sendiri krn mama sudah wafat. Seorang perawat menyertai bu bidan. Setelah dicukur dan dibersihkan lalu tiba2 terdengar bunyi krekk dari arah miss v, dan sy teriak krn sakiiit sekali. Kemudian miss v ditutup dg perban basah dan disarankan utk tidak membuka sebelum buang air kecil.
Tadi sy periksa kembali, ternyata penutupnya cuma digunting bagian atasnya saja dan klitorisnya masih tertutup. (Cape deh). Sy ingin khitan ulang, tapi mohon info dong utk dokter atau bidan yg bisa mengkhitan dg benar. 2 kali dikhitan simbolis, malu dan sakit, tapi belom sempurna.
Mbak Desi lokasinya di mana ??
Kalo nikahnya 20 thn lalu, skg usia brp mbak ? Tp jgn malu, lebih baik terlambat khitan daripada nggak khitan sama sekali
saya sudah disunat sebulan yang lalu,, saya memberanikan diri datang jauh2 ke bandung menemui bidan. setelah diperiksa bidan,,bidan menyarankan agar kelentit saya ikut disunat saja karena bidan khwatir setelah sunat,saya akan semakin menjadi2 melakukan masturbasi, (sbelumnya sy sudah menceritakan kebiasaan melakukan masturbasi sebelum sunat). maklum kelentit sy panjang melebihi labia mayora dan kulup kelentit sangat tebal dan menutupi ujung kelentit (lebih panjang dari kelentitnya sendiri). saya menolak, takut gak bisa lg orgasme klitoral. akhirnya bidan hanya memotong kulup kelentit saya sampai ke pangkalnya (biar lebih bersih). memang rasanya perih terus panas bgt,, tapi agak mendingan setelah seminggu,, waktu awal2 sembuh rasanya agak ngilu jika bersentuhan dg cd. jd terpaksa aku tu2p dengan kapas sebelum memakai cd.
@Iva: Selamat ya mbak
kalo kelentitnya masih terlalu peka coba untuk sementara ga usah pake CD dulu ( tp jangan pake rok mini ya, ntar ada ‘penampakan’ loch ) heheheh..
Setelah 1-2 bulan coba pakai CD, kalo kelentitnya bersentuhan dg CD coba diolesin dg baby oil supaya mengurangi gesekan.
Jika setelah 3 bulan masih terlalu peka juga, berarti kelentit kamu termasuk yg hipersensitif, dan jika dibiarkan maka yg terjadi adalah kamu nggak bisa konsentrasi ke hal-hal lain karen yg dipikirkan cuma seks aja.
Coba minta ke bidan supaya sunat sekali lg dengan diiris sedikit saja ujung kelentitnya, cuma ujungnya aja setipis kertas yg diiris, cuma buat sedikit mengurangi hypersenitifnya, buat kebaikan kamu juga
Wassalam
buat mbak Naimah, Jiza, Hani, Yuna, Nana, Melanie, Anna Veronica, Ulfa, Monica Pricilla, Ratna, Fara, Ina, Sarah, Anna, Tyah dan Desi, anda semua bisa melakukan sunat dan mungkin perbaikan bentuk / model miss V di Queen Beauty Clinic secara rombongan biar bisa sharing sesudah disunat dgn teman2 yg lagi antri, ada 2 dokternya yg bisa melakukan hal tsb, saat prosesnya ga sakit sama sekali kok, cuma saat suntik bius aja berasa sakit. selamat menjalankan niatnya utk bekal kepuasan hub suami – istri.
@Mbak Wanbong: Mbak sunat di Queen Beauty Clinic ya? Boleh sharing pengalamannya mbak? Dokternya laki-laki atau perempuan? Brp lama sembuhnya ?
Trus brp biayanya? Soalnya kalo klinik kecantikan biasnya agak mahal dan banyak wanita yg ingin disunat tapi budgetnya pas-pasan. Maklum aja, cari duit susah, kebutuhan bannyak.
mbak Tyah,
kalo diceritakan disini kayaknya bs panj-lebar, mungkin kurang pas/tepat krn sy bukan cuma sunat tp juga kosmetika miss V, kalo boleh via email mbak aja, thanks
Udah nanya di queen beauty clinic, biayanya 4,5jt… Benarkah?
mbak Desi,
kira2 segitu kalo hanya sunat dan mempercantik sedikit miss V, kalo miss V-nya perlu dirombak total (istilahnya overhaul/turun mesin) mk biayanya diatas 10 jt, katanya.
jd mbak Desi rencana mau disunat di QBC?
4.5 juta buat sunat doank ???? Cuma buat potong kulit secuil ???
Padahal gaji rata2 lulusan S1 usia 25-30an paling2 3-7 juta, itu juga di Jakarta.
Keponakanku, cowok, sunat laser biayanya sekitar 1.3 juta, itu juga di RS. Kalo sunat di puskesmas gitu paling 200-300 ribu.
Wah, kalo biaya sunat makin mahal, bisa-bisa banyak yg nggak sunat loch. Apalagi buat wanita hukumnya cuma sunnah aja.
http://www.republika.co.id/berita/dunia-islam/mualaf/11/01/05/156553-tinju-antarkan-chika-nakamura-menemukan-islam-di-benua-amerika
Subhaanalloh…
Chika Nakamura adalah seorang petinju wanita yang cantik asal Jepang dan berkarir tinju di Amerika. Dia memutuskan untuk jadi mualaf lewat bimbigan pelatihnya yg juga seorang mualaf.
Yg terlintas di otak saya, Miss Nakamura sudah dikhitan blum ya ??? xixixiixi…..:)
Kalo di Mentawai kemarin ada TSUNAMI, kalo buat Jeng Nakamura yang ada SUNAT ME…wkwkwk
Aku nemu link gambar sunat wanita, sepertinya crita kakak2 diatas yg udah sunat bilang disunat itu gak sakit sih bener ya. Cewek ini tenang2 aja disunat tanpa perlu dipegangin kya umumnya sunat anak laki2.
Aaah…tp aku tetep aja msh blm berani disunat.
http://www.kaskus.us/showthread.php?t=5033721
@Elsha: Kamu umur brp ?? Jangan takut disunat ya. Baik buat kesehatan dan kebersihan. Nanti kalo sudah menikah akan terasa manfaatnya.
Kalo masih sekolah, nanti pas liburan adalah waktu yang pas buat sunat
Ini blog tentang seorang ahli khitan wanita di Selangor, Malaysia. Beliau juga sering mengkhitan wanita dewasa.
Elsha mau jalan2 ke Malaysia pas liburan sekolah nanti ??
http://besutkito.blogspot.com/2010/12/nikmah-tukang-khatan-wanita.html?zx=6482bf3ef2f47d41
To qq, aku juga mau koleksi pic before-afternya. Dan kalo bs kasi deskripsi bagian2 dan ciri2nya. Calon aku tampaknya tertarik,dia bilg sih waktu bayi sudah khitan,tp ga yakin juga cuma simbolis apa beneran. Makasih sebelumnya. Email aku di donie.dondon@yahoo.co.id
Kelapa puan, pake ketan.
Perempuan juga harus khitan.
Makan pempek, saos tomat,
Cewek juga perlu sunat
Makan donat pake coklat
Sunat emang bikin nikmat
Hehehehe….:)
Kalau sunat perempuan itu dilaksanakan betul2, banyak manfaatnya. Jadi pingin disunat, soalnya waktu ML nggak usah lagi dibantu ditarik pakai jari, supaya klit terbuka. Tapi sekarang udah dikit terbuka, suami sering bantu buka kulup klit, sambil dibersihkan.
Aku kini mahasiswi Fakultas Kedokteran di suatu Universitas terkenal di Jakarta di mana dlm Kampusku terkadang bahas juga soal Sunat utk Pria & Wanita.Bagi anda para gadis hingga Wanita bersuami semua yang belum atau tidak pernah di Sunat silakan hubungi Aku agar Kita bisa saling Sha ring (Rahasia terjamin)via Email terus via SMS tanpa persoalkan anda ber minat Sunat atau tidak(takut atau berani sunat).Silakan juga pada para netter yg ingin sharing foto ke Aku bergambar gadis hingga Ibu2x lagi sunat karena penting bagi Aku yg kini sedang bahas soal sunat di kampus setidak nya bisa menambah pengetahuanku asal kalian jelaskan foto-foto tsb.
Bagiku no problem sebab Aku gadis netral pada topic Sunat Cewek walau di lingkunganku banyak juga gadis yg sunat.Sebaiknya tak perlu kukatakan Sunat tidaknya Aku yg penting Aku perlu bergaul dgn kalian semua agar Aku bisa sebarluaskan juga=amalkan knowledge di kampus pada siapapun yg butuhkannya termasuk bagi kalian yg belum atau tidak sunat berhobby Masturbasi(Onani).!Ini alamat emailku: fransisca_verawaty@ceweq.com.
@Mariati: sunat aja mbak, Insya Allah 2 minggu sudah bisa bertempur dengan suami, yang pasti jauh lebih nikmat dan lebih bersih karena klit jadi terbuka
@Francisca: Kamu mahasiswi kedokteran kan ? Mestinya dibuat SP ( Standard Procedure ) sunat perempuan yg benar dan dapat dipertanggung jawabkan secara medis. Supaya tidak lagi terjadi salah potong atau terpotong klitnya
Kalo yg sunat secara simbolis yg cuma digores masih bisa sunat ulang yg bener, tapi kalo terpotong klit-nya kan kacian ga bisa enjoy ML nya
@Donna : Insya’Alloh Mbak. Saya sebenarnya nggak terlalu tahu perbedaan klit yg disunat ama yg gak disunat. Tapi bilang suami saya, klit saya termasuk yg gak disunat, krn dulu mungkin cuma disunat simbolik. Bagi temen2 yg punya foto klit yg udah disunat, tlg bisa dikirim ke email mariati.1974@yahoo.co.id . Karena emang setelah kulup klit ditarik waktu “tempur” dalam waktu kira2 1 jam aja, orgasme udah gak kehitungan.
@Mariati: iya Mbak, kalo ud disunat Insya Allah kenikmatannya lebih maksimal. Hubungan dengan suami juga lebih harmonis dan tidak ada alasan buat cari perselingkuhan.
Buat para mbak/ibu yg belum disunat, bisa nyobain sensasi klit terbuka dengan cara menarik kulit penutupnya dengan jari, lalu bisa dirangsang secara oral atau masturbasi dg tangan.
Ntar kalo ud ngerasain nikmatnya sensasi klit terbuka, rame-rame ke dokter/ bidan minta disunat xixixixixixi…:D
http://motionsart.blogspot.com/2011/02/subhanallah-artis-papan-atas-paris.html
Setelah sekian lama nggak kedengaran kabarnya, ternyata artis Hollywood, yang juga pewaris keluarga Hilton, si cantik Paris Hilton, telah menjadi mualaf.
Alhamdulillah….
Paris Hilton udah disunat belum ??? hayooo
http://forum.vivanews.com/showthread.php?t=64191
Satu lagi pemain film biru yang digosipkan jadi mualaf. Miyabi, yg rencana kedatangannya ke Indonesia pernah ditolak oleh bbrp ormas Islam.
Sayangnya, gambar-gambar ini masih merupakan rekayasa Photoshop.
Miyabi kalo jadi mulaf harus disunat lho…hehehehe
Jadi bingung, di Ind byk perempuan yg disunat simbolik. Sementara, klu udah dewasa, bagaimana?
Jadi bingung, di Ind byk perempuan yg disunat simbolik. Sementara, klu udah dewasa, bagaimana? Apa hrs disunat juga?
Mbak Dwi,
Memang patut disayangkan sebagian besar wanita muslim di Indonesia hanya menjalani sunat secara simbolis swaktu kecil. Sebetulnya sunat simbolis tidak ada manfaatnya sama sekali dan sama saja dengan tidak sunat.
Sebetulnya sudah ada pembicaraan wacana antara MUI dan IDI ( Ikatan Dokter Indonesia) tentang cara khitan wanita yang benar dan dapat dipertanggungjawabkan secara medis. Tapi malah Depkes mengeluarkan larangan khitan perempuan. Jadi sampai sekarang balum ada sikap yang jelas dari pihak berwenang.
Kalo sudah dewasa dan belum disunat, atau cuma disunat simbolis alias sama aja nggak sunat, sebaiknya segera bersunat yg benar mbak.
KAng Asep : MAlu atuh Kang.
@Dwi: kenapa harus malu neng ??
Sunatnya diam2 aja, panggil bidan atau dokternya ke rumah. Trus ngumpet aja di rumah brapa hari sampe sembuh atuh.
Gak usah bikin hajatan ngundang se-RT segala macam hehehe. Tp kalo mau undang kang asep boleh aja
Peaceeee…
pengalamanku senang disunat walau udah gede,pede2 aja
siapa takut
Emang Mbak Rina disunat umur berapa sih? Sedang saya sekarang udah 18 tahun.
@Dwi: Umur 18 baru sunat gak masalah neng, liat tuch postingan di atas, Mbak Niar umur 40 baru disunat, mungkin anaknya udah segede Neng Dwi ikutan disunat bareng hahaha….
@Rina: Cerita2 dunk pengalamannya disunat, biar si Dwi gak takut disunat
Menurut saya, khitan itu baik buat laki-laki, tapi buat perempuan tidak perlu dilakukan karena tidak ada pengaruhnya baik dalam hal kebersihan maupun kenikmatan seks. Perlu diingat bahwa organ intim wanita lebih cenderung basah daripada laki-laki, sehingga kebersihannya tergantung dari kerajinan setiap wanita untuk cebok dengan bersih dan selalu menjaga organ intimnya tidak terlalu lembab. Sedangkan masalah kenikmatan seks, bukankah tergantung dari bagaimana cinta kasih yang ada di antara suami istri untuk saling memahami dan berkorban.
Segala Puji bagi Tuhan Alam Semesta Allahu Ta’ala yang mengabarkan kebaikan-kebaikan
agar aku dan kalian mengambil manfaat dari kebaikan dan berbagi untuk sesama.
Salam Kenal dari Kami GAMIS MURAH
Thx infonya
emang kalo mau khitan daerah jak sel d mana ya.
@ Putri:
Kalo di Jaksel bisa khitan di Brawijaya Women’s Hospital oleh Dr.Prima (dokternya cowok)
Kl mau dokter cewek bs ke Queen Beauty Clinic di Sunter atau di RS Islam Awibitung di Bandung.
Buat Iva, tolong krm e-mail ke aq donk. Ada yg mw aq tanyain tp pribadi. Aq tunggu ya..
ph_lover_too@yahoo.com
Here’s another interesting news item that supports the need for a hoodectomy (Islamic female circumcision):
Oral sex linked to cancer risk
US scientists said Sunday there is strong evidence linking oral sex to cancer, and urged more study of how human papillomaviruses may be to blame for a rise in oral cancer among white men.
In the United States, oral cancer due to HPV infection is now more common than oral cancer from tobacco use, which remains the leading cause of such cancers in the rest of the world.
Researchers have found a 225-percent increase in oral cancer cases in the United States from 1974 to 2007, mainly among white men, said Maura Gillison of Ohio State University. “The rise in oral cancer in the US is predominantly among young white males and we do not know the answer as to why.”
It is obvious that the only way men can acquire the HPV virus is through the oral stimulation of one’s partner’s clitoris which allows the virus to enter the mouth. The virus no doubt is harboured in the prepuce of the clitoris just as it has been found that HPV also resides in the foreskins of males, through the transmission of which cervical cancer occurs in females. Thus a hoodectomy could, by removing the part that harbours the virus, significantly reduce or eliminate the risk of women transmitting the virus to their male partners.
Wadoooohh….disuntik aja takut…apalagi disunat..
Umur udah 31 pula…maluuuuu
bener mbak mira, saya kira kalau sakit itu enggak seberapa , cuma rasa malu itu yang malah bikin tampah sakit..
bener mbak mira, saya kira kalau sakit itu enggak seberapa , cuma rasa malu itu yang malah bikin tambah sakit..
@Mbak Myra: Kita senasib nich Mbak. Saya umur 34, ibu 2 anak.
Memang selama ini saya sering dengan tentang khitan pada wanita, tapi karena lahir di keluarga Muslim, saya berasumsi pasti waktu bayi sudah khitan. Minggu lalu, pas pengajian kaum wanita, muncul topik khitan wanita. Ada yg bilang wajib, ada yg bilang cuma sunnah. Tiba-tiba bunda saya dengan lantangnya berkata “Saya punya 3 anak perempuan, gak ada yang disunat tuch”
Langsung saja muka saya merah karena malu.Bahkan ada bberapa ibu yang bercanda “Yuk, kita panggil bidan buat sunatin Mbak Ijah. Siapa lagi nich yang belum disunat ?”
Ada yang bisa kasih informasi dokter atau bidan di daerah Kelapa Gading atau sekitarnya ?
mau dong info dan gambar sebelum dan sesudah khitan
Mbak Rina emailnya apa? ntar aku kirim pic sebelum dan sesudah khitan.
Mbak blum khitan ya ? khitan aja mbak, pasti gak nyesel..banyak manfaatnya
@Mbak Elsa : Mbak saya mau dong fotonya. Penasaran nih, ini emailku dwis2821@gmail.com
xixixixi…jd penasaran nich…diriq ud disunat blum yach ????
Ntar dicek ach pake cermin di kamar mandi xixiixix…
Tp kl trnyata blum disunat gimana yach?
Terpaksa dech……..
http://www.detikhot.com/read/2011/04/12/110735/1614240/230/adrika-musilkova-tak-mau-peran-buka-bukaan
Alhamdulilah. Adrika Musilkova, presenter bule cantik asal Slovakia yg sukses berkarir di Indonesia dan sangat cinta Indonesia, sudah mualaf
Kapan mo disunat nich ??? hehehehe..
.saya juga donk kirimin pic yg sesudah n belum, ini email saya ralvindwi@ymail.com
Selain khitan, juga sangat dianjurkan untuk mencukur rambut V.
Sangat baik untuk kebersihan organ intim, dan menghindari kelembaban yg berlebihan, yg merupakan kondisi ideal untuk jamur dan bakteri.
Di samping itu juga lebih enak dilihat suami xixixiix
@Ticha: Stuju bgt sis:)
Sejak aku mulai shave miss V skitar bbrp bulan lalu, suamiku jd semakin hot bergairah. Malah sekarang, tiap kalo mau ML, harus licin plontos. kadang suamiku yg bantu cukurin, sambil foreplay sebelum ML heheheheh…
Aku juga merasakan manfaatnya missV ku jadi bersih dan nyaman.
Soal sunat, pingin juga sich, tapi kayaknya harus ngumpulin nyali dulu ><
Saya pernah baca, katanya khitan buat wanita bermanfaat untuk menstabilkan libido yg berlebihan.
Manfaat lainnya yaitu mencegah wanita menjadi lesbian. Mungkin maraknya kaum lesbian belakangan ini karena banyak yg tidak khitan.
Insya Allah kalo nanti saya menikah, saya pastikan calon istri sudah dikhitan. Kalo ternyata belum akan saya minta dia dikhitan dulu.
http://www.speroforum.com/a/39103/Indonesia—Female-genital-mutilation-persists-despite-ban
Makin banyak perempuan Indonesia yg dikhitan, bukan cuma bayi dan balita, banyak wanita dewasa yg minta dikhitan
http://www.tribunnews.com/2010/08/05/sunat-pada-perempuan-bisa-menambah-kenikmatan-seks
Satu artikel menarik lagi nich. Ternyata sunat pada perempuan bisa menambah kenikmatan seks, jika dilakukan dengan benar loch..kalo slah, wah bisa gawat tuch hehehe..
Hayo siapa yg berminat ??
Calon adik ipar saya mualaf . Minggu lalu dia khitan di
RS ananda bekasi. Bagi mba2 yg berniat khitan bsa menghubungi rs ananda bekasi
adik ipar saya mualaf . Minggu lalu dia khitan di
RS ananda bekasi. Bagi mba2 yg berniat khitan bsa menghubungi rs ananda bekasi
Makasih infonya Mba Anissa.
Boleh tanya siapa nama dokter di RS Ananda yg mengkhitan adik iparnya ? Dokter perempuan kan ?
Soalnya kalo asal datang trus tanya-tanya gitu masih malu nich mba. Kalo ud tau dokternya siapa kan lebih enak
Jeng Anissa, minta adik iparnya sharing pengalaman dikhitan dunk.
Supaya para mbak-mbak yg belum khitan nggak ragu untuk segera berkhitan.
Saya juga mau membujuk pacar saya supaya mau khitan nich hehehhe
Nama dokter nya dr.Widiyati,SpOG kalau mba Widya mau telpon dulu
hubungi aja ke telopon RS Ananda Bekasi 021-885 4338
buat anto nanti saya bilang sama adik ipar saya dulu ya setuju ga dia nya
mbak Anissa,
biayanya brp dan brp lama sembuhnya? mbak ikut nemanin ga sewaktu adik iparnya di khitan? digores atau dipotong kulitnya?
Jeng Anissa, thx infonya
Bisa dimengerti, kalo wanita dewasa berniat untuk khitan, pasti faktor rasa malu adalah yg halangan paling berat, bahkan lebih daripada rasa takut sakit.
Buat adik iparnya Jeng Anissa, kalo berkenan boleh sharing pengalaman dengan menggunakan nama samaran
Saya yakin gak akan ketahuan identitas aslinya.
Insya Allah sharingnya akan sangat bermanfaat buat para muslimah dewasa yang ingin berkhitan.
Wah berjuta terima kasih buat infonya Mbak Anissa
Nama dokternya mirip namaku pula xixixixi
Sekarang tinggal mengumpulkan keberanian dan tekad. Mungkin kalo tekad gak cukup harus ditambah sedikit nekad hihhi..
Mumpung ‘baru’ umur 37 nich ( ngaku mode on) jadi harus segera khitan.
Kalo nggak bisa-bisa smpe jadi nenek-nenek masih blum khitan
Iy mba kbetulan sy jg nemenin waktu dia khitan. Prosesnya. sm kok ky khitan wanita pd umumnya . Sbelum khitan dsuntik bius lokal dlu bru dokter memotong kulit yg melapisi klitoris .adik ipar saya g teriak lho . Cuma perih sdikit aj waktu dbius lokal .setlaj itu g ngerasain apa2 ktanya
Waktu sembuhnya sih hampir 3 hari Mba
biayanya brp mbak Anissa? dokternya praktek tiap hari? waktu pendaftaran bilangnya apa yah? kalo bilang mau khitan rasanya malu deh xi…………. apalagi kalo ada org lain yg dengar, merah deh nih muka, atau bisa telpon dulu bikin janji?
Mbak Anissa, aku blum sempat nelpon RS Ananda nich, masih bingung mo ngomong apa heheheh…
Adik iparnya Mbak Anissa waktu konsul gimana ? Langsung bilang mo khitan gitu ?? Ada orang lain ga waktu konsul ?
Adik iparnya usianya brp mbak ??
3 hari ud sembuh ya ? Cepat ya, seatuku kalo cowok bisa sampai 2 minggu.
Oh iya satu lagi nich…sebelum khitan, V nya dicukur dulu ga ?
Makasih, wassalam
http://www.tribunnews.com/2011/05/24/aku-masturbasi-47-kali-sehari
Cewek ini hiperseks nich, msti mastrubasi 47 kali sehari. Sayangnya dia tinggal di Brazil.
Kalo di di Indonesia, gampang mengatasinya. Tinggal disunat aja klito nya. Pas disunat, selain dipotong kulit penutup klitonya, ujung klito nya juga dipotong dikiiiiittt aja, sekitar 1 mm di ujungnya
Insya Allah libido nya akan jadi normal kembali
Buat cewek yg libido nya normal, kalo khitan cukup dipotong kulit penutup klito nya, supaya bersih dan lebih nikmat kalo lagi kimpoi.
@Mbak Widya, Mbak Ratna, dkk: Tanggal 3 Juni 2011 cuti bersama tuch. Libur 4 hari hehehe.
cepetan aja bikin janji ama Dr.Widiyati di RS Ananda
Pas banget buat khitan hehehe.
Gak perlu minta cuti, bingung mo bilang cuti apa
Kbetulan dokternya knal sm ibu sy mba , jd g pas konsul adik ipar sy g malu . Usia nya 23 thn mba. maaf tp adik ipar sy selalu mencukur bulu miss V nya sblum dia dkhita.
Mbak Anissa:)
Makasih banget infonya. Aku jadi merasa tua nich heheh, Umur 37 baru mau khitan. Better late than never, begitu kan kata orang Sunda
Iya, aku juga mulai biasa mencukur V. Enak banget, Bersih, kering dan nyaman
Kalo sudah khitan pasti lebih bersih lagi.
@Mbak Ratna: Usianya brp Mbak ? Biar lebih murah, khitan bareng aku yuk, siapa tau dapet paket Buy 1 get 1 free …..( Yg bener Cut 1 get 1 free …xixixixiix
@mbak Anissa : proses khitannya lama ga? dipotongnya banyak ga sih? ngebayanginnya ngeri juga yah, terutama setlh dikhitan rasanya perih bila pipis dan saat mandi.
@mbak Widya : apa sebaiknya kita saling mengkhitan, jd ga begitu malu dan free xi……………. usia sy 22 th dan blasteran, kalo mbak sendiri bgm?
@Mbak/ Miss Ratna: wah, blaster sama apa mbak ? bukan doberman atau pitbull kan ?? Hahah..just kidding
pasti Ratna cuanatikkk dunk
Tinggi, hidung mancung dan mgkin sedikit blondie hehehe.
Kalo aku sich produk lokal aja, 100% made in Indonesia heheheh. Kulit coklat, rambut hitam lurus, hidung agak pesek, tp cantik loch. Umur sich 37 tp kalo jalan di mall masih banyak cowok ABG yg melirik
Bnayak yg bilang I look like 27 heheheh.
Saling mengkhitan ? that’s a nice fantasy
Tp kalo dilakukan beneran sich No Way ! Bisa-bisa klitoris aku terpotong habis
dan hubby ga ada mainan yg buat diemut heheheh. Harus dokter yg memang tahu bener cara mengkhitan
Jadi kapan Ratna mo khitan ?
mbak Widya emailnya apa? thanks
Rumah gue kebetulan gak jauh dari RS Ananda.
Pagi itu gue mo tambal gigi di RS Ananda. Pas nunggu giliran, gue lihat ada seorang cewek cantik berjilbab jalannya kayak orang habis disunat gitu.
Saat itu gue pikir kenapa ya itu cewek jalannya ngangkang-ngankang gitu heheh…kayak orang habis disunat
Setelah mendapat info RS Ananda bisa mengkhitan wanita dewasa,…Oh, rupanya ternyata memang si Mbak cantik berjilbab itu habis disunat…selamat ya Mbak
Bwt mba ratna n mba widya . Proses nya cpet kok.dan ga skit mba krn dibius lokal dlu, adik ipar sy g ksakitan kok waktu d khitan. Sore Harinya luka nya langsung kering mba. Sy sudah blg k adik ipar sy untuk syaring mba . Semoga bermanfaat
ditunggu sharingnya mbak anissa, tq
Hallo mba2 semua , saya Sisca adik ipar mba Annisa .
duh gmna ya, sya ga tau harus mulai dari mana bwt sharing mba2 lainnya.
sebelumnya saya juga tidak tahu sih bahwa ada khitan buat perempuan ,
tp setelah dijelaskan oleh suami dan ibu mertua, saya baru mengerti ,
pada saat proses khitan saya disuntik bius lokal dlu , setelah itu dokter memotong kulit yang menutupi klitoris saya , pada saat dhikitan mmg ga
terasa sakit tetapi pd saat disuntik saja , terasa perih sedikit, dokter dan perawat mensupport saya jadi saya merasa berani , di ikhaskan saja mba
katanya .
mbak Sisca, berapa biayanya? musti janjian dulu atau langsung datang dan dilakukan operasi?
maaf, dipotongnya seberapa banyak mbak? musti “puasa” brp hari mbak?
mohon infonya buat ngumpulin keberanian dan niat, terima kasih
Mbak Sisca, jd waktu mbak disunat itu sudah menikah atau blum? Kalo ud nikah berarti bisa merasakan ML sebelum dan sesudah disunat ya? Gimana bedanya?
Apakah suaminya yg minta mbak sisca disunat? Gimana tuch ngatasi rasa malu nya pas mau disunat hehehe…
Buat mbak-mbak yg mo cari info lebih lanjut ttg RS Ananda bekasi, bisa lihat di http://www.rsananda.com
Ada jadwal praktek Dr.Widiyati di situsnya
Ini jadwal prakteknya Dr.Widiyati
http://www.rsananda.com/index.php?option=com_content&view=article&id=141&Itemid=102
Kalo khitanan jangan lupa ngundang saya ya mbak..heheheh
kalo tradisi keluarga begitu bayi perempuan lahir kira kira 7 hari langsung disunat dan di tindik.
tapi dinegara barat malah telah dijadikan undang undang pelarangan sunat bagi wanita. terlepas itu semua selagi masih diperbolehkan monggo saja.
@Uput: Biasanya kalo cewek disunat pas bayi itu cuma simbolis aja, artinya V-nya digores dikit sampe berdarah. jd bentuknya tidak berubah dan tetap sama persis dengan yg tidak disunat
Coba cek pake cermin, bagian clit-nya masih tertutup kulit ga ? Kalo masih tertutup kulit, berarti wktu bayi cuma digores doank dan sangat dianjurkan untuk disunat lagi secara benar dengan membuang kulit yg menutupi clit nya
yg di bius apanya ????
Temanku pernah cerita, katanya temannya ada yg mualaf, cewek pastinya, dikhitan di RS Zahirah di Jagakarsa, Jaksel.
Ini websitenya RS Zahirah : http://www.rszahirah.com
Alamat: Jl.Sirsak no 21 Jagakarsa Jaksel
Dr.Nadiyah melayani khitan perempuan di RSIA Anissa Jambi
http://jambi.tribunnews.com/2011/04/17/tak-paham-bisa-kebablasan
http://www.detikhealth.com/read/2011/07/01/103559/1672378/763/permenkes-sunat-perempuan-dilarang-potong-klitoris
Td iseng baca Femina baru ada artikel tentang sunat untuk wanita…..ternyata majalah sekelas Femina masih sangat minim pengetahuannya tentang sunat wanita yg sebenarnya (hoodectomy)
bisa di share ga ke saya bintang_kedjora27@rocketmail.com…foto yg sebelum dan sesudah sunat..karena saya sendiri belum yakin saya udah sunat apa blum (katanya waktu bayi)…tks
Dapat info dari Suara Hidayatullah, dokter khitan untuk wanita Dr.Tita 081234400811
http://bataviase.co.id/node/732751
Dari Koran Tempo, yg notabene nya cukup bisa dipercaya
Ternyata, mulai banyak wanita yg dikhitan di usia dewasa, malah dalam artikel itu disebutkan, banyak klinik khitan untuk perempuan dewasa yg bermunculan di Kemang dan Menteng, Jakarta. Sayang tidak disebutkan dengan jelas alamat klinik2 tsb
Klinik khitan Paramadina
http://khitananparamadina.com/contact.html
Dapat info bisa mengkhitan wanita, tp di website gak ditulis, infonya mulut ke mulut aja
Director : dr. Lukman Nurdin, MHA
Staff Medis :
dr.Enny Suhaeni
dr.Arinda
dr.Eri Jamal
Alamat
Jl. Pangadegan Timur Raya No. 5 Pancoran
(Belakang Carrefour MT. Haryono) Jakarta Selatan
Telp 021 – 797 3281
Mobile 0818 895 185
Saya seorang asisten bidan di Jakarta.
Sejak topik sunat wanita mulai ramai dibicarakan, saya diam-diam mengamati para pasien saya, kebanyakan ibu-ibu hamil atau periksa kehamilan.
Mereka itu rata-rata Muslimah, tapi setelah saya amati bentuk kemaluan mereka, terutama bagian klitorisnya, jarang sekali saya temukan klitoris yg sudah berbentuk “kacang”. Rata-rata bentuk klitorisnya masih tertutup kulit, sama seperti yg tidak disunat.
Bahkan saya pernah lihat yg tidak punya klitoris. Rupanya waktu disunat malah dipotong klitorisnya.
Saya juga pernah melihat yg bentuknya sudah seperti ‘kacang’ dan hasil sunatan nya bagus, milik seorang ibu muda. Setelah berbincang-bincang dengan ibu itu, dia megaku seorang mualaf dan disunat pada usia 25 tahun.
Kesimpulan saya, sunat pada bayi perempuan rata-rata cuma digores, dan hasilnya sama saja seperti tidak sunat.
Untuk para Muslimah dewasa, saya anjurkan untuk memeriksa bagian klitorisnya, apakah sudah disunat secara benar atau belum. Jika tidak yakin bisa minta tolong dokter atau bidan. Jika ternyata ‘kacang’nya masih tertutup kulit, segera berkhitan.
Insya Allah saya berencana membuka praktek yang melayani khitan perempuan secara benar, terutama untuk Muslimah dewasa yang belum berkhitan sempurna.
mba Prita, ini serius cewe bs disunat? Apanya yg mau dipotong ?
Jd inget abang ku waktu disunat deh. Di usia SMP aja dia msh nangis kesakitan, gmn kalo cewe yg disunat coba. Ngeliatnya aja aku takut banget ga kebayang kalo skrg aku yg hrs sunat. Tp thanks infonya mba, mungkin bs lbh diperjelas lg bgmn proses & lama sembuhnya, serta yg aku msh bingung; berubah spt apa ya fisik kelaminnya kalo cewe udh disunat ?
@Mba Intan: Sampeyan Muslimah ??
Koq udah segede gitu ndak tau kalo cewek juga disunat ? Ke mana aja ? Dunia udah heboh soal pro-kontra sunat pada cewek.
Jangan-jangan belum disunat juga tuch heheheheheh..
Soal proses sunat buat cewek, udah banyak penjelasan nya di atas, silakan dilihat. Pokoknya cewek kalo disunat ( secara benar tentunya ) bakal dapet sejuta manfaat, apalagi kalo udah menikah, nikmatnya bertambah dan Insya Allah rumah tangga lebih harmonis.
Silakan diperiksa mba. Kalo nggak tau bisa periksa ke dokter atau bidan. Kalo emang belum sunat bisa minta disunat sekalian
Adakah para wanita terutama Gadis yg mau sunat tapi malas atau takut apapun alasannya ?
Jika ada sekarang kalian semua baik Anak kecil,ABG,Remaja sampai Orangtua jangan repot-repot di sunat dgn potong Itil(ujung Kelentit)kebanggaan kalian yg indah karena sangat kebetulan sobat lakiku ahli”per mak”Itil tanpa lukai apalagi motongnya bertarif sangat murah bahkan dulu pernah ada pasien sangat miskin di tolongnya secara sukarela(bayar seikhlasnya atau Gratis).Jika kalian serius silakan minta info alamat email & No.HPnya via PM atau emailku: fransisca_verawaty@ceweq.com
sambil sebutkan data kalian: Nama,alamat,Umur,No.HP,email(rahasia terjamin). Penawaran pada calon pasien”Permak”Itil lebih di utamakan dari wilayah : Banten,Jabotabek,Bandung,Tasikmalaya,Semarang & Jogja.Berlaku bagi agama apapun.
Janganlah kalian malu apalagi curigai sobat lakiku ini karena dia cowok single baik-baik & suci jadi kujamin kalian tidak akan di
Apa-apakannya.Aku meng”iklankan”dirinya tanpa setahu dia karena aku sudah lihat banyak bukti ex pasien permaknya yg sukses
Satu lagi nich artikel menarik tentang sunat pada perempuan
http://pusatmedis.com/sunat-untuk-perempuan-apa-dan-bagaimana_827.htm
Kim Kardashian lagi nyobain burqa nich. Kayaknya doi tuch cocok banget pake burqa, secara tampang juga tampang Arab
http://forum.vivanews.com/image-only/212095-kim-kardashian-belanja-burka-untuk-memperbaiki-penampilanya.html
Insya Alloh jdi mualaf ya Kim
Ntar kalo sunatan undang ane yach jeng…wkwkwkwk
Kim K mau sunatan ??
Ane mau donk bantu pegangin ( http://www.sambil-bayangin.com), atau jdi dokter sunat nya sekalian
Bisa jadi pesta sunatan paling heboh sedunia wkwkwk
wkwkwkwkwkw
Cewek kayak Kim K emang kudu disunat supaya libido nya gak ketinggian
sangat bermanfaat, terima kasih…
Aku pernah tinggal di Malaysia selama bbrp tahun.
Di sana perempuan Melayu Islam hampir rata-rata sudah disunat. Di sana disebut ‘berkhatan’
Di KL bahkan klinik-klinik modern menawarkan jasa sunat perempuan dengan standar medis yang tinggi dengan biaya sangat terjangkau
Bahkan Pusrawi (Pusat Rawatan Islam) semacam Puskesmas berbasis syariah yg terebar seluruh penjuru Malaysia, melayani khitan perempuan dengan biaya sangat murah.
Di sana juga hal yg sangat lazim jika wanita menjadi mualaf saat dewasa, tetap dianjurkan untuk khitan.
Saya ada seorang kawan, wanita keturunan cina yg menikah dengan lelaki Melayu, dia juga mengaku dikhitan sebelum menikah
Satu hal lagi yang Indonesia harus mengejar ketinggalan
Bagus tuh kirimanannya Dewiani
@Boby: Makasih mas
Seharusnya Indonesia belajar dari Malaysia dalam hal ini, jangan malu untuk belajar dari yg lebih pandai
Usul saya, MUI dan Depkes mengirim tim dokter dan ulama untuk melakukan studi banding di Malaysia, jadi bisa menerapkan standar operasional yang baik dan benar untuk melakukan sunat pada perempuan
Sehingga sunat perempuan dapat dilaksanakan sesuai standar medis dan ajaran agama.
Saat ini yg terjadi adalah perdebatan dan pro-kontra yg tiada habisnya antara MUI, Depkes dan LSM perempuan/ HAM, dan sepertinya pihak-pihak tersebut tidak benar-benar mengerti apa yang dimaksud dengan prosedur sunat perempuan yg benar.
http://www.umsu.ac.id/index-berita/313-pw-muhammadiyah-sumut-cetak-sejarah-sunat-massal-terbesar-di-luar-pulau-jawa.html
Ada 2700-an cowok dan 1 cewek yg ikut disunat
Tuch cewek nekad juga ya wkwkwkwk
Saya pikir sunat itu untuk kesehatan dan bukan untuk hal-hal yang dibahas diluar itu. Jika rekan ingin discuss, saya punya temen dokter yang bisa kirim informasinya…jika ingin bertanya kirim saja ke boby707@yahoo.com..
Dewi, kalau ada artikel bagus posting lagi aja ya..TQ
insya Allah kami tim dokter putri di Khitan Center RS Nur Hidayah jln Imogiri Timur km 11 Bantul Jogja siap layani khitan putri dan sem
lama ini sudah berlangsung… sekitar 5 tahun terakhir…
Suatu pagi, di hari pertama libur semester, ketika baru selesai sarapan, datang seorang tamu, bunda cuma bilang nak kita siapkan meja makan ini buat tempat kamu dikhitan.. Oow.. Sy kaget luar biasa, tapi ya pasrah aja, cuma protes koq sy gak dikasih tahu dulu. Sebelum disunat, sy dimandikan dulu pake air kembang gitu, habis itu sy ganti kemben dg kaos dn kain sarung dan disunatlah di atas meja makan. Waktu dicukur dan dibersihkan sy was2 luar biasa, bunda dan bibi yg pegang kaki saya kiri kanan menenangkan dg mengajak baca shalawat. Sedikit tenang, terus sy disuruh tarik napas panjang, 3x terus tiba2 berasa ada yg dipotong di bagian kemaluan, sakit luar biasa. Pengalaman tak terlupakan.
@Dr.Mimin: Alhamdulilah (sesuatu
Semakin banyak klinik dan RS yg melayani khitan perempuan.
Apakah RS Nur Hidayah bisa mengkhitan perempuan dewasa ?
Selama 5 tahun melayani khitan perempuan, sudah berapa banyak ‘korban’ nya xixiixi? Ada perempuan dewasa juga ?
@Kaferemaja: aku punya ide nich
Gimana kalo Kaferemaja membuat semcam list atau daftar klinik, RS, dokter, dan bidan yang bisa melayani khitan untuk perempuan di berbagai wilayah di Indonesia, lengkap dengan alamat dan nomor telpon
Insya Allah akan sangat bermanfaat buat kaum muslimah dan juga mualaf perempuan yang ingin melaksanakan khitan secara aman, higenis dan sesuai ajaran Islam
@Amira :
Umurnya berapa waktu disunat ?
Sebetulnya sunat itu baik, tp aku kurang setuju dengan cara ibunya yang nggak bilang2 dulu. Seharusnya di kasih tau dulu, dan dijelaskan manfaatnya dsb.
Jadi pas disunat juga dengan perasaan ikhlas dan bukan karena terpaksa
Buat Dokter Mimin,
Dok, khitan nya digores aja atau benar-benar dipotong kulit yg menutupi klitoris ?
Nama dokternya siapa yg mengkhitan ? Apakah Dokter Mimin sendiri? soalnya dari namanya gak jelas apakah Dr. Mimin itu laki-laki atau perempuan
Kalo mau konsultasi dulu gimana ?
@Dewiani: Gak perlu jauh-jauh ke Malaysia mbak
bisa khitan di Jogja, negeri sendiri
Mau buat studi banding khitan wanita di Jogja dan di Malaysia ?? Boleh, tp gimana kalo harus disunat 2 x, secara buat perbandingan githu… wkwkwkkw
Salut buat Jogja
Bukan cuma terkenal dengan Juru Supit Bogem buat para lelaki, ternyata ada RS Nur Hidayah buat khitan wanita
Sehabis sunat, kulit sisa potongan nya bisa dibawa ke para pengrajin kulit buat bikin suvenir wkwkkwkw
Atau buat disate jadi menu baru wisata kuliner wkwkwk
Saya jadi bangga sebagai Wong nJogja
Ternyata banyak juga perempuan muslim dewasa yg belum disunat. Kemaren ada tetangga saya yg baru disunat pada umur 21 tahun (padahal selama ini dia memakai jilbab). Siapa yg akan menyusul?
@Siti: memang benar mba. Soalnya waktu bayi atau balita disunat dengan cara digores atau ditusuk jarum, jadi sama aja dengan nggak sunat.
Di era internet ini, informasi menyebar dengan sangat cepat, dan banyak muslimah dewasa yang menyadari bahwa dirinya belum disunat secara benar, lalu memutuskan untuk sunat ulang secara benar.
Tetangga nya sunat di mana ? Bisa di-share nama, alamat, dan no telp dokternya, siapa tau ada yg mau nyusul ??
Mba Siti ud sunat blum ??
@Mbak Siti: wkwkwkwk, pake jilbab tapi ternyata belum sunat…
Mendingan bini gue, pake kerudung kalo Lebaran doank, sehari-hari pake tank-top atau kaos ketat, dan rok mini atau celana pendek, tapi pastinya, sudah disunat
Mantap banget kacangnya yang tanpa kulit, bikin gue betah di rumah dan nggak mau melirik cewek lain
http://forum.vivanews.com/image-only/226537-artis-jepang-sexy-pake-jilbab.html
Menurut teman gue yang kerja di Jepang, katanya ada sekitar 1 juta warga Jepang yg muslim
Cewe-cewe nya ud pada disunat blum ya? wkwkkwkw
Dari Forum Krucil nich, keluhan seorang cewek yg merasa kulit klito nya terlalu tebal
http://www.krucil.com/showthread.php?t=173613
saya dan suami non muslim, usia 30 thn.
Sekitar setahun lalu, suami saya mengeluh gatal-gatal di lipatan kulit ujung penisnya. Oleh dokter dianjurkan untuk sunat, tapi dia ngotot tidak mau. Setelah beberpa bulan, ditambah saya yg terus membujuk, akhirnya dia mau juga disunat
Setelah disunat, bentuk itu nya jadi lebih bagus dan gagah, dan lebih mantap saat buat ML heheheh. Dia juga gak nyesel biarpun harus dibujuk-bujuk dulu.
Sekarang saya banyak mendengar tentang hoodectomy, yg membuang kulit penutup klitoris supaya klitorisnya jadi terbuka. Menurut saya akan bermanfaat pada wanita yg menjalaninya, sama seperti sunat pada laki-laki.
Setelah mengumpulkan info yang cukup, juga nyali hehehehe, saya berencana untuk menjalani tindakan hoodectomy ini dan mendapatkan manfaatnya
Ini video youtube yg ada operasi perbaikan selaput dara, disertai hoodectomy/ sunat, membuang kulit penutup klitoris:
@Mbak Anita: mantap postingnya mbak
Jadi perawan kembali, sekalian sunat heheheheh..
Jadi inget si Dewi persik yg operasi perawan. Ud disunat blum tuch si Depe ?
http://bsuhariyadi.blogspot.com/2008/11/terri-hunter-bersegama-dengan-1000-pria.html
Ini cewek yg nafsu libido nya liar gak terbendung, harusnya disunat clitorisnya supaya nafsunya lebih terjaga
mbak Vonny,
sdh melaksanakan hoodectomy apa blm? kalo boleh share dong alamat dokter beserta biaya dan pengalaman di khitannya, brp lama sembuhnya? dan brp lama puasanya? ada perbedaan kenikmatan atau ga? thanks
http://forum.vivanews.com/image-only/277157-inilah-miss-hannah-muslimah-cantik-dari-eropa.html
Yang ini sudah dikhitan blum ya ? heheheheh
Mbak ratna:
masih belum nich mbak, masih mengumpulkan nyali dan cari waktu. Long weekend aja supaya gak perlu cuti heheheh.
Sementara ini kalo lagi dioral suami atau dimainin pake tangan, kulit penutup clit ditarik ke belakang supaya kepala clit nya jd nongol dan jadi gampang diisep atau dimainin, pastinya lebih nikmat daripada diisep atai dimainin dengan kondisi tertutup kulit
Mbak ratna ud disunat ?
mbak Vonny,
aq blm disunat, krn blm tau dokter atau klinik yg bs mengkhitan ce dewasa, tunggu info dr teman2 aja deh, kemarin tgl 23 jan kan libur (long weekend), knp mbak ga sunat? ga perlu kumpulin nyali mbak yang penting niatnya aja he….
saran :
mabk Vonny & mbak Ratna sebaiknya disunat barengan aja.
kalo tanggalnya udah pasti, undang saya yah…
Mbak ratna, tgl 23 januari kerarin kan pas Imlek, kebetulan saya ikut merayakan. Malu dunk kalo absen Imlekan gara-gara sunat hahahhaha.
Btw, seperti yg aku tulis sebelumnya, saya dan suami non muslim. Suami q sunat karena ada masalah dengan kulupnya heheh, tp nggak nyesel dengan hasilnya, jadi aku juga pingin ikutan xixixixi..
Mbak ratna tinggal di mana ? Kan banyak tuch info klinik sunat cewek dewasa di atas
@Mbak Lily: sampeyan uda sunat blum ?
aq juga blm disunat (malu niihhh…).
kalo saya, kulit penutup clit nya panjang banget, sampe menjulur melebihi “bibir besar”nya. bisa sih kulit tsb ditarik kebelakang, tapi agak sulit.
kebetulan kepala clit nya juga lebih besar drpd milik teman2 saya.
@Mbak Lily: nyuruh orang lain sunat, sendirinya masih belum heheheh
Kalo kulit klit nya udah panjang gitu, terlepas dari ybs itu Muslimah atau bukan, ya sebaiknya sunat aja ya.
Bisa ditarik kulitnya dan dibersihkan nggak mbak ? kalo sampe gak bisa dibersihkan kan jadi sarang kuman mbak.
Udah nikah mbak ?
@Mbak Lily : woalah kulup clit sampai menjulur melebihi labia majora, berarti kulup clit nya itu panjang banget mbak ! Pasti susah stimulasi clit nya. Mbak sudah nikah ? kalau udah nikah apa suami ngak complaint ?. Kalau belum nikah baiknya disunat saja dulu, paling perlu istirahat semingguan, di Jakarta sini kan banyak dokter kandungan yang melayani sunat wanita secara benar (diantaranya Dr. Ferryal Luthan yang di Kalibata itu). Mbak tinggal di Jakarta mana ?.
Bner tuch. Dulu waktu suami sy blum sunat, kulupnya panjnag banget, susah kalo pas dioral trus banyak kotoran berwarna putih yg baunya kurang sedap. kata dokter itu namanya smegma. Klito cewek yg kulitnya terlalu panjang juga begitu. memang sebaiknya disunat saja.
Mbak Lien ud sunat ? kalo sama Dr.Feryal Loetan brp biayanya ?
@Mbak Vonny : aq udah sunat tahun 2006 pas lahirkan anak ke 2, sama Dr. Hani Ronosulistiyo di Bandung (ini Dr. Hani cowok bukan cewek). Kebetulan sampai tahun 2008 suami ditempatkan di Bandung pegang cabang perusahaan disitu. Kulup clitku tidak terlalu panjang tapi nutup clit jadi kalau dioral sama suami, kulupnya itu ditarik keatas. Pas hamil anak ke 2 periksa ke Dr. Hani aq sama suami konsult soal ini, dokternya bilang ‘baiknya disunat saja bu kalau kulitnya sudah dibuang lebih gampang dirangsang’. Jadi kebetulan tuh, sesudah melahirkan langsung disunat. Keluarga tidak ada yang tahu aq disunat. Aq dari keluarga Chinese non-Muslim yang tidak ada tradisi sunat, tapi suami dari sebelum nikah sudah sunat. Minggu2 pertama sesudah sunat rasanya agak aneh geli2 gitu, kan biasanya clit tertutup kulit ini jadi terbuka bisa tersentuh CD. Sekarang kalau dioral sama suami, langsung terbang deh gak pake nunggu lama lagi, pokoknya siiip abis !. Kalau di Jakarta sini yang aq tahu ahli sunat wanita itu Dr. Ferryal Luthan di Jalan Jambu T7, Kalibata Indah, Jakarta Selatan, teleponnya 7971064. Dulu katanya biaya sekitar Rp. 900 ribu.
@ mbak Lien : selamat yah sdh disunat, kalo boleh nanya clitnya terbuka sebrp? apakah hanya nongol sedikit atau cuma utk mudah ditarik ke atas? anak cewek mbak disunat juga dunk? aq sdh nanya ke bbrp RS maupun klinik, jwbannya tdk menerima khitan wanita, kalo di sunter biayanya mahal.
@ mbak Vonny & Lily : kalo anda semua sdh disunat, mhn info tempat & nama dokternya yah, tq
Oh begitu toch ceritanya Mbak, eh…Cici Lien hehehehe. Sunatnya pas habis lahiran jadi gak ada yg tau selain diri sendiri dan suami.
Suamiku juga sunatnya diam-diam, keluarga gak ada yg tau.
Aku malah pernah baca katanya selain di Amerika dan Eropa, hoodectomy mulai populer di Korea ( yg notabene nya gila operasi plastik, konon 30% wanita Korea usia 20 thn ke atas pernah operasi plastik) dan juga di Jepang, di mana sunat pria juga mulai populer.
Btw, punya info gak dokter cewek di Jakarta. Kayaknya aku lebih sreg kalo dokternya cewek sich.
Ass Wr Wb,
Dalam rangka memperingati hari Maulud Nabi, Yayasan Assalam Bandung akan mengadakan khitanan massal untuk laki-laki dan perempuan di aula SD Assalaam di Jl.Sasakgantung Bandung, terbuka untuk umum, khususnya kaum dhuafa, pada tanggal 19 Februari 2012, mulai jam 05.00
Info lebih lengkap di (022) 4201564
@ mbak Ratna : kulit clitku dibuang cukup banyak, kalo sekarang ngangkang dilihat pake cermin sudah langsung clitnya terlihat nongol seperti biji kacang. Anak cewekku belum sunat karena kata dokternya kalau cewek baiknya disunat kalau sudah dewasa supaya batas kulit yang dipotong pas tidak terlalu sedikit tapi juga clitnya tidak ikut terpotong, beda dengan cowok yang baiknya disunat dari bayi supaya hasilnya bagus tidak ada bekas jahitan.
@ Ci Vonny : Betul, kalau di Korea Selatan sunat cowok maupun sunat cewek yang bener (hoodectomy) memang trend, malah kalau sunat cowok boleh dibilang 95 % cowok Korea sekarang sudah disunat (melebihi U.S.A. yang kira2 85 %, cuma bedanya kalau di U.S.A. cowok disunat dari bayi kalau di Korea mereka disunat umur remaja 10-15 tahun). Aq belum tahu di Jakarta sini dokter cewek mana yang bisa sunat cewek secara benar, kalau di Bandung aq tahu ada Dr. Delle, di Rumah Bersalin Al Islam, Jalan Awibitung 29-31 Bandung, Tlp. 022-7208284.
Kalau klinik yang di Sunter itu sih mahal banget biayanya, seperti di U.S.A. saja (di U.S.A. hoodectomy biayanya nauzubileh bisa sampai 1500 dollar cuma untuk menggunting kulit secuil gitu!).
Keponakan ku yg perempuan juga disunat di Assalam Bandung pas acara khitanan massal Bandung.
Menurut si ibu yg mengkhitan, setiap kali ada acara khitanan massal perempuan, pasti ada aj perempuan dewasa yg minta dikhitan.
Malah dia bilang, belakangan ini semakin banyak wanita yg melakukan khitan di usia dewasa.
Buat para muslimah dewasa yg belum khitan, jgn ragu-ragu untuk segera berkhitan
Saya kebetulan membuka kembali diskusi ini. Dulu saya pernah menceritakan pengalaman saya disunat setelah menikah atas arahan keluarga suami saya. Saya juga pernah memberikan penjelasan (dengan peragaan /menunjukkan hasil sunat yang saya jalani) kepada teman karyawati di kantor (kebetulan kami ada tugas mengikuti pelatihandi luar kota dan menginap satu kamar), sehingga teman karyawati itu akhirnya bersunat. Baru-baru ini juga ada satu karyawati teman kantor yang sunat (awal Februari 2012). Ternyata teman saya ini cukup berani untuk membuka / memotong sedikiiiit saja kulit tipis yang menutupi kepala kelentitnya menggunakan gunting kecil yang direndam dalam alkohol (katanya dibantu suaminya), kemudian lukanya langsung diberi Betadine dan dia minum penghilang rasa sakit. (Sebelum sunat, bulu kemaluannya dicukur bersih dan daerah kemaluan terutama kulit penutup kelentit yang akan disunat dicuci dengan cairan Betadine). Sekarang dia sudah sembuh, dan saya sempat diperlihatkan hasil sunatnya. Saya lihat kepada kelentitnya terlihat / terbuka (sama seperti punya saya). Dari pengalaman ini, mungkin untuk Mbak-Mbak yang kulit penutup kelentitnya pendek, sunat bisa dilakukan sendiri (dibantu suami), karena tidak banyak yang dipotong. Tetapi kalau yang kulit penutupnya panjang, memang harus dengan bantuan dokter, karena yang dipotong banyak. Semoga cerita ini bermanfaat, dan jangan lupa gunting harus baru, tajam, dan steril. NB : sampai 2 hari setelah disunat, teman saya selalu memakai daster tanpa celana dalam. Hubungan sex dengan suami sudah bisa dilakukan setelah seminggu bersunat.
Mbak Naira, thanks infonya. Mbak dulu disunat di situ ya ? hehehehe
Mbak Ratna, Mbak Lily, jalan2 ke Bandung tuch mbak pas tgl 19 Feb nanti, sekalian sunat di Assallam. Malu atuh sama Cici Lien yg non-muslim tp udah sunat.
Bu Budi, buka praktek sunat khusus cewek dewasa aja bu
@ mbak Vonny : sekalian aja kita bertiga, jadi ga begitu malu saat datang dan minta disunat.
@ mbak Imah : apakah di yayasan assalam saat sunatan massal tsb pasien dewasa ada kamar atau ruang tersendiri?
@mbak Lien : dapat info dr mana kalo di korea lg trend ce sunat? kalo ce jepang bgm? lagi trend juga ga?
@mbak Ratna : orang Korea Selatan itu kiblatnya ke U.S.A., dulu sebelum banyaknya tentara Amerika masuk Korea (sebelum Perang Korea tahun 1950), cowok Korea yang disunat boleh dibilang 0 %, sekarang 95 %. Hoodectomy juga begitu, mereka ikutin trend U.S.A., tapi jumlahnya belum terlalu banyak dan lebih bersifat individual, tidak seperti sunat cowok yang sudah jadi kebiasaan umum di Korea sekarang, masalahnya kalau cowok Korea itu kan semuanya pernah masuk militer dan di barak militer mereka pasti mandi bareng2, yang tidak sunat pasti jadi bahan tertawaan !.
@Mbak Ratna: Aduh ekeh malu nich heheheh
Secara wajahku agak-agak oriental, ntar pasti ditanya macam-macam kalo ikut sunatan massal di situ.
Mbak Ratna aja sunat duluan dech, ntar aku nyusul heheheh.
@ Ci Vonny : anda tinggal di mana ? Jakarta ?. Coba saja ke Dokter Ferryal Luthan, dengan diantar suami dong, gpp kan, itu dokter obgyn kok memang profesinya memeriksa daerah sensitif cewek kok. Mau coba seperti ajuran Bu Budi ; suami yang nyunat pakai gunting tajam ? boleh dicoba juga asal kulitnya tidak terlalu panjang, asal dibantu juga dengan semprotan spray anestesi supaya tidak sakit waktu digunting. Aq waktu belum nikah sempat kerja sales farmasi, ini spray anestesi bisa dibeli di toko alat2 medis, dokter kalau operasi ringan seperti bedah bisul atau mengeluarkan benda asing yang tertancap di bawah kulit biasa pakai spray anestesi begitu, tidak pakai anestesi suntik.
@Ci Lien: gak berani dech kalo main potong sendiri, salah-salah bisa infeksi bisa gawat.
Aku lagi nyari2 info di weddingku.com buat bantu-bantu pernikahan adik saya, eh malah ada artikel soal hoodectomy
http://www.weddingku.com/article-gallery.asp?articleID=1005870
Semoga bermanfaat infonya
Kutipan yang cukup menarik:
“Meskipun tidak terjadi pada seluruh wanita, tetapi tak jarang pula yang memiliki jaringan lebih pada penutup klitoris. Kelebihan penutup tersebut bukan pada kulup primer melainkan kulup sekunder di bagian atas dan samping (lateral). Operasi Clitoral Hoodectomy selain dapat dapat memberikan nilai estetika lebih pada organ intim wanita, sensasi kenikmatan seksual pun semakin meningkat. ”
“Fact In The World
- Operasi clitoral hoodectomy sangat berbeda dengan tindakan sunat wanita”
baca FGM
“Dr. Prima Progestian, SpOG yang berpraktek di Brawijaya Women and Children Hospital menuturkan bahwa dalam pembedahan kosmetik organ intim, sering kali setiap jenis tindakan seperti clitoral hoodectomy dapat dilakukan berbarengan dengan Labiaplasty atau Vaginoplasty untuk meningkatkan respon seksualitas wanita.”
clitoral hoodectomy sekalian dengan Labiaplaasty atau Vaginoplasty
Uniknya, operasi hoodectomy ini, dan juga operasi vaginoplasti dan labiaplasti, justru pertama kali dipopulerkan oleh industri film porno di Amerika.
Para bintang dilm porno menjalani operasi-operasi tersebut supaya V mereka terlihat rapi dan cantik di depan kamera.
Malahan pada tahun 1999, seorang bintang porno asal Amerika bernama Houston, melakukan operasi untuk memotong bagian labia minora nya yang terlalu panjang. Operasi itu divideokan dan video nya dijual.
Bahkan sisa potongan labia nya diawetkan dan dilelang secara online dan terjual seharga USD 50,000,-
http://en.wikipedia.org/wiki/Houston_(pornographic_actress)
Beberapa bulan lalu, abis ujian tengah semester kami cewek2 liburan ke pulau Tidung. Didepan penginapan kami liat anak laki2 kecil jalan memegangi sarung yg digulung keperut bagian bawahnya. Karena aneh kami meratiin seksama, rupanya anak tsb blm lama habis disunat. Raut wajahnya masih kesakitan kalo berjalan. Yang bikin bikin kami kaget, lukanya tidak diperban dan kulitnya yg dipotong kliatan berantakan gitu. Gak tau juga sih yg benar seharusnya bgmn. Tapi kulit ujung ‘burungnya’ masih tersisa dan lukanya gak dijahit gitu, terbuka menganga terlihat jelas. Beda banget seingat ku dulu nemenin adek cowok ku disunat hasilnya dijahit & diperban rapih deh.
Malamnya setelah mandi kami cewe2 ngebahas sunat dikamar. Dua orang temen ku enteng banget ngomentarin sahut2an. Ujung2nya mereka cerita kalo mereka juga disunat. Hah…?!?? Kaget aku dengernya.
Gimana mungkin & caranya cewe disunat langsung kutanyain mereka. Mereka nerangin bagaimana sambil nunjukin Miss V masing2. Eh, ternyata yg dipotong itu kulit yg menutupi clit nya. Giliran ku ditanya aku gak tau dong disunat apa gak. Akhirnya aku disuruh ngeliatin Miss V aku. Udah malu dibuka2 & susah2 diliatin mereka pake cermin segala, eh taunya mereka bilang aku belum disunat. Duh rasanya malu banget krn aku sendiri gak pernah tau sebelumnya cewe disunat. Baru kali itu juga aku pertama kali liat clit ku dari cermin. Kulit yang nutupin clit ku sambil iseng ditarik kedepan & belakang lagi. Aaaaarrghh…bikin tambah malu aja.
Bagus sih hasilnya ya, clit nya jadi kliatan banget(menonjol) & mudah jaga kebersihannya. Prinsipnya seperti sunat pria memotong kulit yg nutupin penis kayaknya. Hanya kalo di cewe kulit yang menutupi clit. Kepikiran sih pingin sunat.
Tapi pas inget anak cowok siang sebelumnya aku jadi takut. Gimana kalo hasilnya gak rapih. Belum lagi sembuhnya brp lama & ngebayangin jalan ngangkang2 gitu. Hiiiii….!!!
Buat temen2 cewe disini yg sudah sunat aku pingin tanya ya. Kalo sunat cewe itu proses sunatnya berapa lama? Apakah disuntik bius di Miss V nya gitu spt sunat pria yg disuntik di penisnya? Terakir apa pake dijahit2 juga ?
@Mba Resli:
Begitulah kondisi memprihatinkan di daerah terpencil, apalagi di pulau terpencil. Tenaga medis sangat terbatas, para dokter memilih praktek di kota yang pastinya lebih menguntungkan secara ekonomi.
Mbak kalo mau sunat coba tanya aja sama kawan mbak yg sudah disunat dan hasil sunatan nya bagus, dulu sunat di mana ?
Ntar kalo udah ada info nya, bisa di share di sini, pasti bermanfaat buat cewek-cewek lain juga yang pingin sunat.
Jangan lupa ngundang teman2 di sini, aku janji pasti datang…
Peace
Ass,,maf saya seorang mualaf dan blm sunat,,sebenernya yg disunat itu yg mananya yaa yg besar kaya ceger ayam ato kecil yg smbunyi didlm V nya,,mohan keterangannya yaa,,mksi
@NOVA : Wa’alaikum salam, mbak. Klu perempuan yg dipotong kulit klitorisnya, biar terbuka. Jadi mudah dibersihkan.
@Mbak Nova: Yg kayak ceger ayam itu yg dibuang, kalo yg kecil di dalam itu, yg kayak kacang itu klitorisnya, sumber kenikmatan buat perempuan.
Setelah sunat, kacangnya jadi terbuka, selain mudah dibersihkan, juga lebih nikmat karena sudah tidak terbungkus ‘ceger ayam’
http://brawijayahospital.com/?show=whatsnew&news_id=8
RS Brawijaya juga melayani tindakan sunat klitoral yang membuang kelebihan kulit penutup klitoris
Untuk lebih jelasnya silakan berkonsultasi dengan Dr. Prima
@Mba Resli:
Aq mau manambahkan pernyataan Mba Resli,
sunat pada penis pria bukan masalah rapi atau tidaknya, karena keduanya sudah terlihat rapi
tetapi maaf, untuk wanita karena biasanya permukaan kulit kelamin wanita, tau sendiri ya..
Jadi sunat pada penis pria supaya terlihat gagah seperti kata bu Vonny,
sedangkan pada wanita
sunat pada vagina wanita supaya terlihat rapi.
Sehingga pria dan wanita sebaiknya perlu disunat biar terlihat lebih gagah dan lebih rapi.
Sunat pada dasarnya untuk mengubah penampilan bentuk terlihat lebih menarik dan memudahkan dibersihkan baik pria maupun wanita sehingga lebih mantap dioral dan lebih nikmat dirasakan.
mba Resli malu atuh memainkan kulit clit, tempat kuman atau smegma menempel apalagi kalo mba nikah sama suami yg udah disunat akan bikin suami menjadi seleranya menurun, bisa complaint, “wah istriku belum disunat, istriku jorok kurang terasa asik !”
Sunat itu terlepas dari ketentuan agama Islam atau Yahudi, jadi hal itu bisa dilakukan di agama manapun.
Konon, ada juga sepasang remaja pria dan wanita yg tidak punya agama sama sekali, awalnya tidak tahu bahwa barang onderdilnya bisa dimodifikasi dengan lebih mantap yaitu dengan cara sunat, karena mereka mengenal manfaat sunat dari ajaran Islam, akhirnya mereka kepingin dan mau ikut disunat, dan mereka hidup bahagia selamanya … ~ HAPPY ENDING ~
Sunat untuk cewe dan cowo, ini bukan masalah mana yg lebih perlu untuk cewe atau cowo,
keduanya sama baiknya dan sama perlunya,itu juga demi kebaikan bersama
karena itulah, cewe dan cowo sebaiknya juga perlu disunat.
Terkadang aq juga heran dengan cowo dan cewe yg sampai suka berlebihan mengaitkan sunat dengan harga diri, sama sama cuma potong kulit, udah itu aja.
@NOVA : Kalau berkenan bisa saya kirim GAMBAR ANATOMI, biar paham. Ini alamat saya dwis2821@gmail.com.
saya baru pulang dari tempat kerja,tadi sewaktu di t4 kerja gk sengaja ngelantur ke masalah khitan perempuan saya kaget krna saya belum pernah mendengar khitan perempuan sebelumnya.. temen saya jadi pada nanya saya sudah di khitan apa belum? saya juga g tau sudah dkhitan apa belum. mau nanya ibu tappi malu… bisa di kasi tau g gmna bedanya yang sudah di khitan ama yg belum?
@Mbak vivi (dan juga para cewek yang nggak tau dirinya sudah disunat atau belum):
Caranya mudah koq. Pertama-tama sebaiknya V dicukur bersih supaya gampang terlihat. Terus jongkok atau tiduran dengan posisi mengangkang, pake cermin di depan V, kalo ada pake cermin pembesar.
Atau bisa juga difoto pake kamera HP atau digicam (tp jangan disebar ya hihihi)
Trus lihat bagian klitoris yg kayak kacang, apakah masih tertutup kulit atau sudah terbuka.
Kalo masih tertutup kulit berarti belum disunat.
Kalo sudah nongol tanpa ada kulit yg menutupi berarti sudah disunat,
Kalo gag yakin bisa konsul ke bidan atau dokter
ya ntu dy mbk aq bener2 g tw yg di mksud mnutupi ntu yg mnax?
mnurutq rapi2 aj, aq malu sekali mbk klo musti sunat umur dah tua gini (20 th)
tapi aku dah tanyakn ma kkq katax di t4 kita lahir gk mengenal/ngerti khitan wanita.
@Vivi:
Gini aja gampangnya jeng, kalo dengan posisi jongkok atau ngankang dan dilihat pake cermin atau kamera, kami ndak bisa kelihatan ‘kacang’ kamu, itu artinya kamu blum disunat heheheh.
Kalo ud sunat pasti kelihatan ‘kacang’nya, sam spt cowok yg sudah sunat pasti kelihatan ‘helm tentara’ nya walaupun P nya sedang tidur
Apalagi ortu km juga bilang ga mengenal tradisi sunat buat wanita, jadi rasanya hampir 100% pasti kamu blum disunat.
Gpp koq sunat umur 20 thn. Wanita yg sunat umur 30 atau malahan 40 thn juga ada hehehe.
Makacih lho,buat infonya.
Saya di sunat dari bayi, tapi yg nyunatnya mungkin bego sampe2 kacang saya sisi dikit. N sampai skrg saya jd menderita seumur hidup karena tidak pernah orgasme saat berhubungan intim. belajar dari pengalaman anak perempuan saya tidak ada yang di sunat. Rasanya pengen saya cari bidan yg nyunat dulu itu supaya bertgng jawab.
Wadooh, gak seru dunk kalo makan ‘donat’ gak ada ‘kacang’nya
kayaknya ada yg kurang gitu.
Untung bini gw punya ‘kacang’ yang siap dinikmati tiap malam hehehe…peace bro n sis
Nemu di FB nich, lucu jadi aku share hehehe…
Tanya: Apa bedanya MARTABAK dan MBAK MARTA ?
Jawab: MARTABAK itu kacangnya banyak, kalo MBAK MARTA kacangnya cuma satu…wkwkkwkw
(Udah cuma satu jangan dipotong dunk, cukup dikupas aja biar nikmat hihihi)
Semoga menghibur
Ada udang di balik batu
Main ke Padang beli sepatu
Ada kacang di balik donat
Ada mojang blum sunat
hahahha
Setuju bgt klw cewek tuh di khitan,secara klw cewek suka kontol bersih,pria pun minta memek yg bersih pula,, ga usah bawa atas nama HAM,dulu khitan pria cuma sekedar adat n tradisi agama tertentu,tapi suatu saat nanti,mereka akan terbuka lahirbatin thdp manfaat yg di peroleh dr khitan perempuan,tunggu saja kodrat manusia tuh ga pernah bohong
ini adalah link yg menunjukkan foto sebelum dan sesudah sunat pada klitoris wanita, dari sebuah klinik di Texas, Amerika serikat. Di sana operasi ‘clitoral hood reduction’ atau’clitoral unhooding’ sudah menjadi trend dan banyak wanita dewasa yg melakukannya karena setelah diangkat kulit penutup klitorisnya ( yg sebtulnya sama saja dengan disunat), klitorisnya menjadi lebih mudah dirangsang dan hubungan seks menjadin lebih nikmat.
Lucunya, di negara yg mayotitas muslim spt Indonesia, hal ini masih dianggap tabu untuk dibicarakan, akibatnya banyak wanita yg ‘salah sunat’, cuma digores atau malah sampai terpotong klitorisnya
http://www.perfectimagegyn.com/gallery/gallery-chr.html
Gambar sketsa sebelum dan sesudah sunat. Perhatikan sebelum sunat klitoris tidak tampak karena tersembunyi di balik kulit penutupnya. Setelah sunat klitoris menjadi terlihat jelas dan menonjol
http://www.aznewage.com/female_circumcision.htm
Buku menarik tentang khitan pada wanita, harga sangat terjangkau
http://www.petromedia.co.id/product/2/29/Misteri-di-Balik-Khitanan-Wanita/?o=termahal
kereeen
Istriku sudah disunat blum ya….?
Nanti malam diperiksa achhh, pas mo ML heheheh…
Hmmmm, kalo blum sunat gmana ya ? Siap-siap cari bidan dech heheheh…
klo di surabaya, dimana ya RS ato bidang yg bisa khitan wanita ?
Untuk khitan wanita di Surabaya bs hub Ultimo Clinic Surabaya
Komp Ruko Rich Palace Blok R-18
Jl.Mayjend Sungkono, Surabaya
T: (031) 5621028/ 75 – F: (031) 5621070
HP: 08155045567 – Pin 213A31A – E: ultimoclinic_sby@yahoo.com
Untuk Jakarta, Ultimo Clinic ada di alamat berikut:
Plaza Asia Lt 18
Jl.Jendral Sudirman kav 59, Jakarta Selatan
T: (021) 51401119/ 20 – F: (021) 51401123
HP: 08999112622 – Pin 21873F74 – E:ultimoclinic@yahoo.com
Selain hoodectomy, Ultimo Clinic juga menawarkan jasa vaginoplasti, labiaplasti dan hymenoplasti
Semoga bermanfaat informasinya
Ada disukusi sunat wanita nih di bintangmawar.net
http://m.bintangmawar.net/forum/showthread.php?t=64485
Pemerintah tidak akan mencabut PP tentang sunat perempuan
http://www.kbr68h.com/saga/81/20668–pemerintah-tidak-akan-cabut-pp-soal-sunat-perempuan
http://www.kbr68h.com/saga/77-saga/10182-sunat-perempuan-kontroversi-permenkes
http://www.tribunnews.com/2010/08/05/sunat-pada-perempuan-bisa-menambah-kenikmatan-seks
Info penting niech, bagian yg dipotong pada khitan wanita adalah KULIT yg menutupi klitoris, bukan klitorisnya.
http://moslemsunnah.wordpress.com/2012/04/29/bagian-apa-yang-disunat-pada-khitan-wanita/
Informasi ilmiah tentang clitoral hood removal ( sunat wanita ), vaginoplasti, labiaplasti dsb :
http://kolomkita.detik.com/baca/artikel/27/1015/perawatan_peremajaan_dan_reparasi_ms_v
http://runtah.com/rahasia-tingkatkan-sensasi-dan-sensitifitas-klitoris/
http://palingseru.com/9666/pria-ini-lumpuh-setelah-dipaksa-ngeseks-selama-36-jam
Kayaknya wanita ini harus disunat dengan cara dipotong sedikit ujung clitorisnya, soalnya libido nya bener-bener hypersex
http://www.memobee.com/index.php?do=c.news&idn=6412
Lagi, Ibu Guru Ditangkap Setelah Berhubungan Seks Dengan Murid 16 Tahun di Toilet
Ibu Guru nya perlu disunat nich !
saya nggak mengerti, bukannya dengan tidak disunat = libido wanita tinggi = kehidupan rumah tangga terus romantis?
@starlite: Inilah akibatnya informasi yg simpang siur tentang sunat wanita.
Bahkan banyak bidan yg tidak mengerti benar bagaimana melakukan sunat wanita yg benar, alhasil banyak yg ‘cuma digores’ atau ‘dipotong ujung clitorisnya’ dan yg paling parah adalah dipotong clitorisnya seperti yg terjadi di Afrika.
Seharusnya yg dilakukan adalah tindakan ‘clitoral hoodectomy’ dengan membuang kulit yg menutup clitoris, sama seperti sunat pada laki-laki yang membuang kulit penutup kepala Mr.P
Manfaatnya juga sama dengan sunat pada laki-laki, lebih bersih dan justru menambah kenikmatan bercinta, karena clitoris nya sudah terbuka jadi tidak perlu dibuka lagi dengan tangan.
Kalo dipotong sedikit ujung clitorisnya dengan alasan mengurangi libido wanita, sekarang kita tanya kepada para laki-laki, mau gak kalo ujung kepala mr.P nya dipotong sedikit supaya libido nya terkendali ??
Dengan bertambahnya kenikmatan bercinta baik bagi pihak laki-laki dan juga perempuan nya, justru menambah keharmonisan rumah tangga dan menjauhkan perselingkuhan ( Kalo sama-sama puas, ngapain selingkuh ? iya kan ?)