INILAH DEMOKRASI YANG BELUM PERNAH ANDA KETAHUI (Dari rakyat miskin, oleh rakyat miskin, untuk rakyat kaya)

Photo Rapat Paripurna Anggota DPR tanggal 18 Desember 2008

paripurna1

Photo Pertama

paripurna2

Photo Kedua

paripurna3

Photo Ketiga

COBA BANDINGKAN DENGAN YANG SATU INI

kuli1

Photo pertama

09miskin20rahil_pikiranrakyat

Photo Kedua

petani

Photo Ketiga

8 responses to “INILAH DEMOKRASI YANG BELUM PERNAH ANDA KETAHUI (Dari rakyat miskin, oleh rakyat miskin, untuk rakyat kaya)

  1. grrrrrrrr…………………

  2. Memang susah jadi manusia saat ini. Karena sekarang ini katanya zaman edan, kalo nggak ikut edan nggak keduman. Makanya banyak anggota dewan yang makan dana siluman. Bahkan ketika ada anggota dewan yang terkenal ‘putih’ diingatkan agar jangan ikut-ikutan, tapi katanya dana itu sayang jika tidak dimanfaatkan, untuk modal bergerak dalam perjuangan. Maka sudah dike manakankah sosok iman, yang seharusnya Qur’an dan Sunnah jadi pedoman, yang bukan hanya semangat dan indah saat diucapkan, dalam kajian – kajian rutin pekanan.
    Katanya zaman kiwari, kalo nggak jual diri nggak makan nasi. Makanya sekarang banyak anak – anak gadis jual diri. Isteri – isteri buka ‘lapak’ dengan alasan bantu suami. Bahkan ada yang lebih parah sang ibu kandung jadi mucikari. Karena langganannya adalah para anggota Dewan yang baik hati. Dengan alasan membantu pemerintah mengentaskan kemiskinan di negeri ini. Apakah mereka sudah tidak punya harga diri, umbar aurat hanya demi sesuap nasi, seolah sudah tidak ada jalan keluar lagi, seolah jika tidak melakukan itu mereka akan mati. Bukankah rezeki sudah ditetapkan oleh Sang Robbul Izzati. Tinggal bagaimana langkah kita untuk menjemput rezeki. InsyaAllah rezeki yang halal itu telah menanti.
    Katanya zaman gila, kalo nggak gila nggak bahagia. Makanya keluarlah prinsip jika ada kesempatan kita sikat saja. Halal haram sudah dilupa. Uang korupsi dibilang untuk bisnis jualan permata. Yang penting rumah megah ada dua, mobil mewah ada lima serta banyak tanam modal dalam reksadana. Lupakah mereka bahwa dunia ini hanya sementara, dunia yang sifatnya fana, hanya menunggu saat berakhirnya. Bukankah kabar gembira telah datang kepada mereka, akan adanya syurga yang siapapun akan kekal didalamnya. Maka mengapa mereka tidak tergoda untuk masuk kedalamnya.
    Katanya zaman gendeng, kalo nggak sableng nggak dianggap gayeng. Makanya ada motto buat apa hidup dibikin puyeng. Buat apa harus terikat dengan aturan agama untuk hidup yang nggak langgeng. Ngegele di kamar kost dan pergaulan bebas barulah greng. Apakah mereka tidak mudeng? Bahwa perbuatan mereka hanya memuaskan para pemilik modal yang berotak gendeng.
    Katanya zaman mbeling, kalo nggak clubbing nggak dianggap orang penting. Makanya banyak orang yang hobi minum topi miring. Ada ayah yang menggauli anaknya sampai bunting. Berbuat amanah bukan lagi hal yang penting. Akibatnya banyak Anggaran Negara dan Anggaran Daerah yang digunting. Yang penting keluarga dan rekan kerja puas main banking, tak peduli banyak rakyat yang bunuh diri karena pusing. Lupakah mereka dengan hari yang genting. Di Yaumul Hisab kala amal mereka ditimbang ternyata banyak yang garing, dengan hadiah azab neraka yang mendengarnya saja bikin bulu kuduk merinding.
    Katanya zaman sedeng, kalo nggak sedeng nggak digandeng. Makanya banyak pemimpin yang tutup mata kala banyak pengusaha membangun bedeng. Bedeng untuk jual miras dan lokalisasi berbuat sedeng. Karena merekalah yang mensuplai dana kampanye Pilkada dan Pemilu untuk para Kanjeng. Sehingga setelah terpilih seolah mata mereka tertutup hordeng. Harusnya mereka tahu bahwa jabatan sebenarnya bagaikan kaleng, yang ketika diinjak kaki pastilah gepeng. Maka ketika menjabat seharunya mereka menutup bedeng – bedeng, yang membuat masyarakat berbuat sedeng.
    Katanya zaman kalabendu, orang yang berbuat lurus dianggap lucu. Makanya KKN adalah motto hidupku. Sekolah dan guru jualan buku, yang wajib dibeli oleh para wali murid yang pasrah mati kutu, padahal mereka lagi pusing untuk bayar SPP bulan lalu. Sedangkan mereka sudah digaji dari pajak rakyat jenis ini itu. Seharusnya mereka bahu membahu, untuk menghilangkan kebodohan yang sudah membeku, yang dirintis oleh para penjajah sejak ratusan tahun lalu. Sehingga ketika ditanya oleh Allah Yang Maha Tahu, sudahkah menunaikan kewajiban atas jabatanmu itu. Maka senyum merekah akan hadir dari bibirmu, lantas berikan bukti jutaan anak didik yang sekarang tunduk menyembah kepada Allah Yang Satu.
    Katanya zaman burik, jadi orang baik malah dihardik. Maka ketika nasehat diucapkan yang terjadi adalah polemik. Guru tak mau mendengarkan kebenaran dari anak didik. Tetangga tak mau diingatkan bahkan yang menasehati dibilang udik. Anak mengingatkan orang tua malah dibawaan badik. Bukankah Rosulullah datang untuk meningkatkan akhlak manusia menjadi baik. Buahnya adalah hubungan antara sesama adalah ibarat kilauan pelangi yang menarik. Sehingga ketika nasehat datang seharusnya yang terucap adalah labbaik.

    By: Tedi Setiadi (Permata Intan Garut UIN SGD)

  3. di majalah SUARA ISLAM.. edisi kemaren (kalo ga salah) itupun dibahas masalah partai yang satu ini (PKS) salah satu yang sangat saya garis bawahi adalah…. sekarang PKS sudah tidak pakai Nasyid lagi ketika ada peresmia atau ada musyawarah… tapi lebih senang dengan musik rock atau band yang sedang terkenal…. salah satu dewan tertinggi partai berkomentar “PKS ingin membaur dengan semua kalangan, baik itu dari musisi”…..

    sehingga para Nasyid… yang ketika dulu… ada kumpul2 di PKS masih bisa menggetarkan hati para kader2 PKS.. tapi sekarang malah di isi dengan musik2 yang engga’ karuan….

    Ya Alloh tunjukkanlah kepada kami mana yang HAQ & BATHIL… Amieen

    http://dhawi1986.wordpress.com

  4. Demokrasi itu sistem yang bobrok. Setuju?

  5. demokrasi bukan sistem yang bobrok tapi orangnya yg bobrok…tentunya kita semua memiliki relasi yang duduk di pemerintahan baik pejabat tinggi ataupun PNS biasa…..mari kita tanyakan pada diri kita sendiri apakah kita membiarkannya atau menegurnya atau ikut menikmati ketika relasi kita berbuat yang kotor?
    perlu kita akui korupsi sudah menjalar sampai level terendah…dan mungkin relasi kita tadi juga melakukan yang sebelumnya kita sebut kotor…
    mari kita jujur!

  6. assalamualaikum,tentunya dgn di muali dari diri sendiri…dan betindak jujur,dan sellau ingat Allah maha TAHU dan MELIHAT ap yg kita lakukan scra terang”an ataupun sembunyi”…,so…jadilah pribadi yg jujur…ssh ga kok?insya Allah mudah yg jwab ssh berarti lbh mntingin nikmat sesaat pembawa dosa donk?iya ga sih? IYA BGT!!

    dan cb liat saudara kita yg lemah dan tertindas…apakah semua org kaya dpt melihat mekreka dgn kaca mata ketulusan mereka?JARANG!malah hampir ga ad,sayang sekali..cb kita renungkan ap arti sebuah kekayaan jika kita tak bs berbagi…
    semoga Allah memberikan kita hati yg penuh kasih trhadap saudara sesama…amin…
    wassalamualaikum

  7. salam kenal mohon maaf gambar saya copy mas

  8. surat buat presiden

    Sekitar ratusan rakyat miskin kota mendemo Balaikota DKI Jakarta pada Rabu kemarin (4/7) menuntut agar dipermudah dalam membuat Surat Keterangan tidak mampu (SKTM) serta kartu Gakin dan ASKIN. Selama ini, birokrat dituding melakukan diskriminatif terhadap warga miskin. AMA/RAKYAT MERDEKA
    miskinnya negara kami…

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s