Daily Archives: 24 Desember, 2008

Onani dan Masturbasi yang Halal dan Islami (adakah?)

Dalam tinjauan Fiqh Islam, Onani bagi laki-laki atau Mastubasi bagi wanita berasal dari istilah Al-Istimna’ (onani/masturbasi), Nikahul Yad (menyetubuhi tangan), Al-‘Adah As-Sirriyah (kebiasaan yang dilakukan dengan sembunyi dan rahasia), dan Jaldu ‘Amiroh (kulit ketemu kulit).

Hukum Onani dan Masturbasi

Di dalam Islam hukum asli onani dan masturbasi adalah haram. Allah Subhanhu wa Ta’ala berfirman : “Dan orang-orang yang menjaga kemaluannya, kecuali terhadap istri-istri mereka atau budak-budak yang mereka miliki; maka sesungguhnya mereka dalam hal ini tiada tercela. Barangsiapa mencari yang dibalik itu maka mereka itulah orang-orang yang melampaui batas.” [QS. Al-Mu’minun : 5-7]

Di dalam ayat di atas Allah memberitakan bahwa barangsiapa yang tidak bersetubuh dengan istrinya dan melakukan onani, maka berarti ia telah melampaui batas ; dan tidak syak lagi bahwa onani itu melanggar batasan Allah.

Maka dari itu, para ulama mengambil kesimpulan dari ayat di atas, bahwa kebiasaan tersembunyi (onani) itu haram hukumnya. Kebiasaan rahasia itu adalah mengeluarkan sperma dengan tangan di saat syahwat bergejolak. Perbuatan ini tidak boleh ia lakukan, karena mengandung banyak bahaya sebagaimana dijelaskan oleh para dokter kesehatan.

Onani dan Masturbasi yang Halal dan Islami

Onani dan Masturbasi yang halal dan Islami adalah Onani dan Masturbasi yang dilakukan oleh suami kepada istrinya, dan istrinya kepada suaminya. Karena suami-istri boleh mendapatkan kenikmatan dari pasangannya, dengan apapun juga, tidak terkecuali dengan Onani dan Masturbasi.

Jadi yang diharamkan adalah Onani dan Masturbasi yang dilakukan oleh seseorang dengan tangannya sendiri, adapun dengan tangan suami atau istrinya maka itu adalah halal, tidak berdosa, bahkan mendapatkan pahala. Tidak mau Anda????

Wallahu A’lamu bish Shawab.