Arab Saudi ‘Senang’ Palestina diperangi (Ulama pro-Kaum Muslimin Palestina Ditangkap)

Seorang ulama terkemuka Arab Saudi ditangkap. Dia ditangkap karena menyerukan untuk menyerang warga Israel di seluruh dunia sebagai balasan terhadap serangan Israel ke Gaza.

DPA yang mengutip media Saudi, Rabu (31/12), melaporkan bahwa Sheikh Awad al-Qarni mengeluarkan fatwa Senin lalu yang menyebut darah orang Israel halal selama mereka menumpahkan darah saudara kita di Palestina.

Koran Al-Rasad melaporkan bahwa al-Qarni ditangkap di Saudi Selatan dan telah dibawa ke Riyadh. Polisi tidak mau berkomentar atas penangkapan itu. Dalam beberapa hari terakhir, fatwa al-Qarni banyak dibicarakan di situs-situs Internet, tulis koran tersebut.

10 responses to “Arab Saudi ‘Senang’ Palestina diperangi (Ulama pro-Kaum Muslimin Palestina Ditangkap)

  1. Pemimpin arab banci semua, bisanya cuma mengutuk aksi israel tapi gax bertindak. yang penting karya nyata bukan karya kata !

  2. zionist dan antek2nya tuh kan emang sodara2nya kera dan babi.. nah, kalo pemerintahan negara2 arab dan pemerintahan negara2 mayoritas islam di sekitar Falestin tuh tidak lebih dari sekedar [maaf] taik ayam..
    trus kalo PBB mah ga usah ditanya..emang [maaf, lagi] taik-nya amerika sama israel..cih!

    BANTAI ZIONIST dan antek2nya di seluruh dunia!!!

  3. Iya berita semacam ini hanya sekedar fitnah dari oarang-orang yang benci dengan Salafy. Silakan baca fatwa ulama berkaitan dengan kasus Gaza dan kasus2 palestina lainnya yang dikeluarkan secara resmi oleh Lajnah Daimah (dewan fatwa resmi). Wallahu a’lam

  4. Berapa banyak lagi nyawa, dari semua pihak, yang harus dikorbankan untuk keserakahan, kesombongan, keegoisan, dan kedengkian manusia?
    Hanya ada satu cara yang paling efektif untuk mengatasi semua permasalahan yang ada saat ini dengan damai, adil, dan bijaksana!
    Tegakkan Khilafah!
    Satukan seluruh umat manusia untuk meraih kedamaian, kesejahteraan, dan keadilan di muka bumi ini!
    Semoga Allah menjadikan tahun yang baru ini sebagai tahun yang lebih baik bagi kita semua.

  5. Arab Palestina Bukanlah Bangsa Palestina Tapi Bangsa Arab !!!

    Palestina berasal dari sebutan orang2 yang menyembah patung dewa2 Filistine. Yahudi/Jew berasal dari sebutan orang2 yang menyembah patung dewa Yahweh. Keduanya berasa dari etnicity race yang sama yang juga lokasi geografis yang sama yaitu sama2 bukan Arab. Keduanya berbahasa sama yaitu bahasa Hebrew yang sudah berkembang jauh sebelum munculnya bahasa Arab. Bahasa Arab sendiri adalah bahasa baru yang berasal dari transformasi bahasa Phoenicia.

    Setelah masuknya Arab Islam patung2 Filistine dihancurkan dimusnahkan dan penyembahnya yaitu bangsa Filistin musnah digenocide Arab Islam dan sebagian melarikan diri ke Yunani. Arab Islam adalah orang2 Arab dari luar jazirah Palestina yang beragama Islam dan menyembah Allah dan berbahasa Arab bukan berbahasa Hebrew.

    Arab Palestina bukanlah orang Palestina aseli, sama halnya dengan Cina Indonesia bukanlah orang Indonesia aseli. Arab Palestina adalah orang2 Arab dari Mesir yang kerja cari nafkah di Palestina dulunya. Sama dengan orang2 Cina Indonesia asalnya dari Cina dan cari nafkah di Indonesia. Bedanya, orang2 Cina ini tidak mengusir orang Indonesia, sebaliknya orang2 Arab ini membunuhi dan mengusir orang Palestina asli.

    Yahudi dan Palestina adalah orang yang sama yang membedakannya hanyalah agamanya. Yang menyembah dewa yahweh disebut orang Yahudi, dan yang menyembah dewa Filistine disebut orang Palestina. Kerajaan Palestina adalah jajahan Inggris sebelum perang dunia kedua, dan Wilayah kerajaan Palestina dulunya meliputi Israel, Syria, Libanon, dan Yordania, namun setelah perang dunia usai, kerajaan Palestina ini diberi kemerdekaan melalui Referendum dibawah pengawasan PBB, Inggris, dan Amerika dan hasil referendum ini kemudian muncul 4 negara yaitu Israel, Yordania, Syria, dan Libanon. Jadi kalo mau menuntut kembali kerajaan Palestina kenapa cuma Israel saja, kenapa bukan Yordania, Syria dan Libanon ???

    Arab itulah penjajahnya bukan Israel. Begitulah pemahaman dunia sehingga Hamas tidak mungkin bisa menang, tidak mungkin bisa memutar balik kenyataan. Betul umat Islam di Indonesia sudah diracuni dengan kebohongan2 Islam sehingga menganggap Israel mencaplok dan menjajah padahal merekalah yang dulunya jadi korban penjajahan jangan dibalik!!

    Jadi kenyataannya lah demikian sehingga Israel lah yang diakui bukan Palestina dan Palestina sekarang itu bisa eksist hanyalah sikap mengalah dari Israel atas tekanan Amerika sehingga mendapatkan kesempatan dari perjanjian Camp David. Bahkan Yasser Arafat sendiri lahir dan akte kelahirannya adalah Cairo Mesir.

    Yordania, Syria, Israel dan Libanon Itulah Dulunya Palestina! Itulah sebabnya, Yordania, Syria, dan Libanon membantu PLO dulunya karena kuatir tanah mereka juga digugat sebagai wilayah Palestina kalo perjuangan Yasser Arafat dalam mendirikan negara Palestina ini berhasil.

    Memang, PLO melandasi perjuangannya mula2 dengan ideology Islam agar Syria, Libanon dan Yordania mau membantu perjuangan mereka dalam mendirikan negara Palestina diatas tanah Israel. Namun karena secara Historisnya negara Palestina itu mencakup juga Syria, Yordania, dan Libanon, maka tidak perlu diragukan bahwa apabila PLO berhasil mendirikan negara Palestina diatas tanah Israel yang sekarang, maka mereka juga akan menggugat negara2 Yordania, Syria, dan Libanon sebagai wilayahnya dulu.

    Oleh karena itulah, meskipun negara2 ini se-olah2 membantu PLO namun sesungguhnya mereka tak suka negara mereka dijadikan benteng perlawanan untuk memerangi Israel. Akhirnya PLO yang mula2 menggunakan Syria sebagai basis bentengnya berhasil di evakuasi ke Yordania dan kemudian diusir lagi ke Lebanon dan yang terakhir inilah akhirnya mereka dievakuasi ke Gaza dan West Bank. Dan di kedua posisi inilah mereka berhasil dijepit tidak bisa bergerak lagi.

    Israel itu hanyalah sebagian kecil saja dari wilayah Palestina yang sebelumnya menjadi jajahan Inggris.Jadi kalo mau mempersoalkan keserakahan, jelas yang serakah itu justru orang2 Arab Islam ini karena wilayah Palestina cuma dipecah menjadi 3 negara Islam dan satu negara Yahudi. Kalo mau adil seharusnya dijadikan 2 negara Yahudi dan 2 negara Arab Islam.

    Hafsah

  6. Bagaimanapun Arab Palestina Harus Ngaku Salah

    Sama2 Islam bukan berarti harus saling bela meskipun salah. Kita membela yang benar bukan yang seiman. Ajaran Islam yang paling biadab itu mengajarkan agar kita sesama umat harus saling membela meskipun salah !!! Enggak bisa begitu dizaman sekarang !!!

    Arab Palestina, jelas mereka bukan orang Palestina aseli tapi orang2 Arab Mesir. Orang Palestina aseli (bangsa Filistin) sudah sebagian besar musnah terkena operasi genocide Arab Islam. Bukan maunya mereka untuk tinggal di Gaza atau West Bank, karena rencananya mau merebut Israel dan memusnahkan bangsa Yahudi dibantu semua negara2 Arab di seluruh dunia. Itulah sebabnya, niatnya udah jelek, niatnya udah busuk, mereka pikir yang penting dekat2 dengan Israel bisa nyusup kemudian ngebomb secara sembunyi2.

    Namun niat busuknya enggak kesampean, ternyata Israel juga tahu cara2 mengatasinya, didirikanlah tembok sebagai benteng, hasilnya sekarang terbukti, kalo dulunya setiap minggu pasti ada pasar yang dibomb, sekarang dalam dua tahun pun belum ada bomb2 yang meledak di pasar2.

    Gagal menyusup untuk meledakkan bomb2 ditengah pasar di Israel akhirnya mereka menembakkan roket2 saja diperbatasan, hasilnya minim karena wilayah perbatasan sejarak kira2 10 km dijadikan daerah bebas sehingga roket2nya banyak yang enggak nyampe kedalam wilayah Israel.

    Ini kenyataan kebusukan orang2 Arab mau mengusir sebuah bangsa dari tanah airnya dengan bermodalkan keimanan kepada Allah.

    Sekali lagi saya minta semua pembaca untuk bersikap netral, jangan mengumbar kebencian se-mata2 karena Yahudi dicaci maki dan dibenci oleh Quran. Memang kita beragama Islam, bukan berarti kita harus percaya saja semua kebohongan2 yang ada di dalamnya, karena ke Islaman kita se-mata2 hanyalah budaya yang mengikat sesama sebatas tolong menolong bukan untuk kerja sama merampas tanah air orang lain, bukan untuk berpihak kepada rampok yang jelas2 salah meskipun mereka seagama dan seiman dengan kita. Berjalanlah di jalan yang benar, jangan memutar balik yang salah agar kelihatan se-olah2 benar dan menggunakan agama dan nama Allah agar tidak ada yang berani mengkritik kesalahan kita2 ini.

    Sekali lagi, Arab dengan Islamnya itu penuh dengan kebathilan sepanjang sejarahnya, tetapi bukan berarti kita yang sekarang juga beragama Islam harus ikut2an berpihak kepada kebathilam meskipun atas nama ajaran Islam dan Quran-nya. Jangan sekali2 menggunakan agama sebagai sumber sejarah, jangan sekali2 mengadili dengan menggunakan Islam sebagai patokannya. Islam itu cuma sebatas kepercayaan kepada adanya sorga dan neraka dalam rangka membatasi kejahatan saja, jangan justru digunakan dan dimanfaatkan untuk bertindak atau membebaskan atau melindungi kejahatan.

    Demikianlah, dalam menimbang urusan konflik Timur Tengah ini kunci penyelesaiannya hanya berada pada kesadaran umat Islam itu sendiri, kalo masih tetap mau bela2an karena sama2 Islam akhirnya mati konyol karena biar gimanapun kebenaran yang menang bukan Islam yang menang. Artinya kalo anda Islam, bersikaplah yang benar pasti menang. Tetapi meskipun anda Islam kalo salah tetap kalah. Biarpun bukan Islam tapi kalo benar pasti menang. Demikianlah kuncinya memecahkan masalah di Timur Tengah yaitu kita harus mau menerima kenyataan, Israel itu memang tanah air mereka orang2 Yahudi bukan orang2 Arab dan tak usah catut2 nama Palestina karena orang2 Yahudi itu lah sebenarnya bangsa Palestina yang aseli bukan orang Arab. Orang2 Arab itu cuma pendatang sehingga dinamakan Arab Palestina, sama halnya dengan Cina Indonesia yang juga cuma pendatang.

    Dimana adilnya kita bisa antipati kepada Cina Indonesia malah bersimpati kepada Arab Palestina. Padahal Cina Indonesia enggak minta negara sendiri, enggak niat mengusir orang Indonesia.

    Kita pribumi Indonesia itu sama kedudukannya dengan orang Yahudi di Israel. Cina Indonesia itu posisinya sama dengan Arab Palestina yang kurang ajar dan biadab. Bedanya Cina Indonesia enggak ngebomb bunuh diri. Naaah…. gimana enggak biadab itu Arab2 Palestina malah ngebomb mau memusnahkan penduduk pribuminya.

    Ini kenyataan yang harus anda lihat. Untuk bahan renungan justru pikirlah dengan hati nurani, orang2 Indonesia sesama Islam dari Jemaah Ahmadiah malah kita usir dari negeri kita, kita halalkan darah mereka untuk dibunuh….. biadab enggak tuh ajaran Islam kayak gitu….. dan seperti itulah yang berlaku dikalangan Arab2 Palestina di Gaza dan West Bank dan hal inilah yang harus anda renungkan dengan hati nurani yang suci dan bersih.

    Hafsah

  7. sok tau tuh si hafsah. yaa,ketauanlah pemikirannya kayak JIL. baca sejarah dari mana ya dia???walah2…

  8. Hafsah.. hafsah… pinter juga ya lo nulis sejarah.. (sejarah perspektif dari mana nih?)
    rekans, hati-hati dalam menyikapi tulisan sdr hafsah.. yang salah jadi benar, yang benar jadi tampak bersalah.
    Alloh Azza Wa Jalla maha mengetahui mana yang benar mana yang salah. semoga kita semua dilindungi dari fitnah dajjal..amin Ya Rabbal Alamin.

  9. sebagai sesama sodara saya bantu dengan doa dan qunut,,semoga umat islam di seluruh dunia,,tdk hanya di palestina saja pada sejahtera semuanya!..ga usah jauh2..byk sodara2 muslim indonesia kita yg masi tersiksa,terteror oleh susahnya mencari sesuap nasi..untuk muslim palestina,terus berjuang mendapatkan keadilan!bersatulah!maka kau akan kuat!

  10. hafsah…hafsah….. JIL banget!!!

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s