“Goyang Artis” Pada Kampanye ‘Partai Islam’?

pksPagi hari ini ketika saya bangun tidur, saya lihat hp saya ternyata ada sebuah sms yang masuk, setelah saya baca ternyata temen saya memberi tahukan sesuatu yang intinya, “Sebuah ‘partai Islam’ ketika kampanye di sebuah daerah dimeriahkan dengan seorang artis yang menggoyang aksi kampanye itu.” Kalau anda ingin lebih tahu persis baca koran hari kemarin tulisnya. Weleh..weleh..apa pula nich pikir saya.

Namun, bagi saya berita itu tidak mengagetkan saya. Karena saya dah pernah membaca di blog, koran, dan juga pernah melihat langsung  sekilas di TV ketika  ada sebuah ‘partai islam’ kampanye pada pilkada , dengan antusias mereka mendengarkan dan bernyanyi dengan para artis yang memeriahkan dan menggoyang suasana kampanye tersebut. Ndak tahu persis, apakah itu simpatisannya ataukah kadernya, hehehe. Kalau pun itu simpatisan tentunya pada kader menasihati dan melarang, jangan sampai meridhai, dan berikan penjelasan kepada umat Islam, agar mereka tidak su-uzhan dengan partai-partai Islam. Bukankah kita dilarang untuk melakukan sesuatu yang akan menimbulkan su-uzhan dari orang lain dan diperintahkan untuk memberikan pernjelasan? Dalam sebuah hadits yang shahih disebutkan bahwa Rasulullah pernah berjalan dengan dua orang istrinya pada malam hari, ketika beliau melewati para shahabatnya, cepat-cepat para shahabat masuk ke dalam rumah mereka, maka Rasulullah dengan lantang berkata, “Wahai para shahabatku ini adalah dua orang istriku.” Para shahabat menjawab, “Iya wahai Rasulullah. Kami tidak su-uzhan dengan Anda.” Rasulullah menimpali, “Tetapi bisa saja setan merusak hati kalian.” Kira-kira demikianlah bunyi hadits tersebut.

Aneh tapi nyata. Inginnya untung eh..malah buntung. Inginnya memperbaiki, eh..sepertinya harus diperbaiki jika ada partai islam yang melakukan hal demikian. Karena saya ndak tahu, kira-kira dalil apa yang mendasari perbuatan tersebut, baik dari Al-Qur’an, As-Sunnah, Ijma’ dan Qiyas untuk melegalkan ‘acara’ seperti itu.

Kalaulah, ada ulama yang berpendapat bahwa nasyid Islami diperbolehkan dengan syarat-syarat tertentu, tapi saya belum pernah mendapatkan seorang ulama yang menghalalkan tarian dan jogetan artis wanita yang diiringi alat-alat musik yang diharamkan apalagi dilakukan di hadapan kaum muslimin dan muslimah. Terus, apalagi jika artis tersebut dalam keadaan ‘tabarruj’. Inilah demokrasi bung! Kita hidup di negeri demokrasi bung! Yang penting hatinya bung! Mungkin itulah komentar mereka.

Karenanya kepada partai-partai Islam jangan kita meniru-niru kebiasaan orang-orang kafir, kemaksiatan tidak akan menjadikan kita menang di dunia ini maupun di akhirat. Kalau memang benar ada partai Islam yang kampanye dengan dimeriahkan para artis yang menggoyang kampanye tersebut sekalipun itu dengan dalil bahwa mereka adalah simpatisan, sudah sebaiknya kita intropeksi bersama, jangan karena itu simpatisan kita, kita tidak menegakkan amar makruf nahi mungkar, karena akan membawa kepada bencana dan kekalahan. Tidak percaya? Tunggu aja! Wallahu Ta’ala ‘Alamu bish Shawab.

Wallahu Ta’ala A’lamu bish Shawab.

125 responses to ““Goyang Artis” Pada Kampanye ‘Partai Islam’?

  1. partai apa tu?
    yang jelas donk!

  2. Saya ndk perlu menyebutkan nama partainya apa? nanti anda katakan blog ini su-uzhan melulu, dan bila saya sebutkan, saya khawatir nanti Anda akan kebakaran jenggot. Tapi kalo Anda memaksa saya insyaAllah akan saya sebutkan. Tapi jangan tudh blog ini su-uzhan lagi. Tapi lebih baik Anda cari aja di google, hehe. Mari kita intropeksi diri!

  3. ahsan emg tidak disebutkan apapun partai itu. kita sudah tau sama tau. cukup liat disekeliling kita ajah. ahsan kita sama-sama membuka mata. apa yg sebenarnya terjadi….

  4. jadi partainya apa?
    waktu nya kapan?
    sebutin aja…
    ma buktinya sekalin

  5. bung @roel : baca di sini ya!
    http://mohammadihsan.multiply.com/journal/item/66
    Biar mata hati Anda terbuka sedikit dech…🙂

  6. Banggalah kepada Islam, jangan bangga kepada “Partai” atau “Kelompok”…buat kaferemaja teruskan dakwahmu, BEST FOR YOU!

  7. jadi yang goyang artis nya tu pada kampanye PKS?
    hahaha…
    anda posting ini pada tanggal 19 maret…
    itu pas PKS kampanye pertama
    Pada hari itu PKS tidak ada dalam kampanye nya artis brgoyang.
    sedangkan kalau di web itu pas pilkada…uda lama bung
    terus yang berjoget tu cuma simpatisan PKS bukan kader2 PKS….

    anda terlalu melebih2kan…..
    anda telah memfitnah PKS..!!!

    ANDA TELAH MEMFITNAH PKS….PADA TANGGAL 19 MARET DENGAN MENYEBUTKAN :
    “Goyang Artis” Pada Kampanye PKS
    pada itu tidak ada sama sekali

    fitnah bung….
    istigfar………..

  8. mas @roel :
    Siapa yang fitnah PKS, apa ada ndk baca postingannya, “Goyang Artis” Pada Kampanye Partai Islam, dan saya belum prnh mengatakan partai islam itu adalah PKS, tanya aja tuch sama pesona PKS. Jadi anda jangan menuduh saya dengan nafsu anda. Apa anda tidak bisa baca ya??? hehehe

  9. Lagian juga mas @roel : yang ana posting “Goyang Artis” Pada Kampanye Partai Islam, bukan partai nasionalis, sebagaimana yang anda katakan bahwa PKS adalah partai nasionalis, jadi tidak ada hubungannya partai islam dengan partai nasionalis? hehehe. Koq anda merasa PKS partai islam, bukankah anda mengatakan PKS bukan partai islam tapi partai nasionalis, kasiaaaan dech lhoooo.

  10. apa bedanya bung @roel : simpatisan sama kader PKS? tentunya simpatisan ndk berani buat spt itu klo kadernya ndk ridho, seharusnya amar makruf nahi mungkar, bukan dibiarin..hahahaha. Komentar saya tdk ada hubungannya dengan postingan kaferemaja..jangan disalahkan kaferemaja bung, istighfarlah anda!!!kenalilah aib sendiri ya!thanks atas tanggapan U.

  11. owh….maaf saya kira pesona PKS yang postingnya kaferemaja….

    kalau gitu partainya apa?
    anda posting ini bisa menimbulkan fitnah…

    kata saya juga anda iri kepada PKS…
    cuma berani nya mojokin PKS doank….
    coba andaposting ini yang jelas partai apa?
    ini bisa membuat fitnah bung….
    soal nya pas hari itu PKS kampanye…
    ayo yang gentle jadi orang…

  12. bung @roel :
    1. knp U ndk jawab pertanyaan saya tuch?
    2. nich cuba U buka lagi link berikut : http://asle090880.wordpress.com/2008/07/19/goyang-erotis-pada-kampanye-cagub-pks-di-jatim/
    Apa tanggapan Anda? masihkah Anda juga taklid, dan merasa tidak pernah salah? sdh saatnya kita menegakkan Islam dengan cara yang benar, kalo itu memang kesalahan knp kita tidak mengakui itu sbh kesalahan, bukankah kesuksesan seseorang itu bljar dari kesalahannya??
    buat kaferemaja ndk usah disebutin partainya apa, agar partai-partai Islam belajar yang bener, kalo kampanye ndk usah pake artis2 segala dech! siapapun partainya, hehehe.

  13. @Pesona PKS
    kader PKS yang saya tau terbagi beberapa tingkatan :
    1. Pemula
    2. Terbina
    3. Tngkat madya
    4. Dewasa
    5. Ahli

    pemula : tingkatan ini masih umum, jadi masih ada yang merokok dan liqo nya masih belang betong.

    Dewasa sampai ahli : disebut kader inti, terbina ketat, diseleksi selektip dengan beberapa kriteria khusus dalam pemilihannya.

    tentu beda bung…
    kalau simpatisan tu yang simpati aja jadi gak aktif dalam kegiatan PKS jadi belum terbina…
    jadi cuma baru tertarik aja.
    kalau kader tu suka ikut kegiatan PKS.
    kaya liqoan (pengajian2).

    maaf saya kira pesona PKS tu masih kaferemaja yang posting.

  14. buat bung @roel : anda jang su-uzhan sama kaferemaja. Kaferemaja bukan satu2nya blog yang mengkritisi PKS, puluhan bahkan mungkin ratusan blog mengkritisi PKS, tujuannya agar PKS berhati-hati, bukan su-uzhan apalg iri dan memojokkan PKS. PKS juga manusia, bisa salah dan bisa benar, termasuk saya, kaferemaja, dan Anda. Jati, perbaikilah sikap Anda bung, kalo Anda ingin dihormati oleh orang lain.

  15. kan tadi saya minta maaf…..
    saya tidak suudzon….
    makanya kalo posting dengan nama sendiri dong…..
    itu bisa membuat suudzon orang lain……

  16. suasana disini diblog ini udah makin panas…. yg merasa panas adalah org yg ketika disebut kesalahannya tidak menerima kesalahannya itu… afwan akhi aroel, apapun yg terjadi diblog ini adlh Insya Allah suatu kebenaran. janganlah saling menyalahkan org lain. akhi aroel… klu seandainya anda tidak suka dengan isi blog ini, itu adalah hak antum. tp ketika anda hendak mengomentari isi didalamnya dan didalmnya terdapat hal2 yg tidak anda sukai, silahkan kita diskusikan. diskusi disini bukanlah soal ngomong doang. haruslah berdasarkan alqur’an dan sunnah. sekali lagi afwan….

  17. terus….
    Dalam pilgub jatim PKS tidak mencalonkan kader pemula apalagi inti, PKS cuma memberikan dukungan suara kepada pasangan KARSA, jadi tu bukan orang2 PKS, karena yang menjadi ketua panitia kampanye bukan PKS.

    jadi anda harus tau dulu donk…….bagaimana kegiatan itu,,,siapa panitia nya….
    jangan asal percaya aja….
    justru anda bisa taklid…..hanya tau dari seseorang tanpa tau kebenarannya

    hahahaha,,,,hati2 lo justru bisa anda yang taqlid.

    PKS TIDAK PERNAH mengundang artis dangdut dalam kampanye …….

    jadi anda jangan langsung percaya kepada postingan2 yang anda baca tanpa tau dulu bagaimana seluk beluknya,,,,
    OK….

  18. @shafiah
    beuh kalo masalah yang ini…
    dalil apa yang harus saya keluarkan?
    hahahahahha,,,,,,,,aneh

  19. akhi aroel… perasaan dikafe ini telah disebutkan 50 dosa ttg berkampanye dan berpolitik. dan itu bukanlah suatu omong doang. tp disbutkan ttg dalil2 yg menyebutkan ttg berpolitik. ahsan antum baca lagi yah…. jgn sekedar omong ajah… kan ana udah bilang, kalau antum tidak suka dengan isi blog ini itu hak antum. seseorg ketika diungkap suatu kebenaran emg susah tuk menerimanya. dan apabila anda tidak setuju dengan isi blog ini, antum silahkan beragument. tp… beragumentnya antum ttg ketidaksukaan antum diblog ini haruslah dengan dalil2 yg shahih. yang sesuai dengan al-qur’an dan sunnah. bwt semuanya… ahsan tidak usah diteruskan diskusi dengan org yg hanya menurutkan hawa nafsunya saja.
    buat kaferemaja…. teruslah berkreasi, memberikan informasi2 yg terbaru. mengungkap suatu kebenaran yg sesuai dengan alqur’an dan sunnah… keep smile buat semuanya…:)

  20. liat tu judulnya……
    “Goyang Artis” Pada Kampanye Partai Islam

    lagi pula saya coment disini tu saya pengen jelas yang seenarnya,
    gak pake dalil juga gak papa donk…
    liat dulu apa yang yang dibahasnya…
    perlu dalil gak?
    aneh …
    hahahah,,,
    masa setiap bahasan perlu ada dalil…..:-P

  21. @Pesona PKS
    PKSDalam pilgub jatim PKS tidak mencalonkan kader pemula apalagi inti, PKS cuma memberikan dukungan suara kepada pasangan KARSA, jadi tu bukan orang2 PKS, karena yang menjadi ketua panitia kampanye bukan PKS.

    jadi anda harus tau dulu donk…….bagaimana kegiatan itu,,,siapa panitia nya….
    jangan asal percaya aja….
    justru anda bisa taklid…..hanya tau dari seseorang tanpa tau kebenarannya

    hahahaha,,,,hati2 lo justru bisa anda yang taqlid.

    PKS TIDAK PERNAH mengundang artis dangdut dalam kampanye …….

    jadi anda jangan langsung percaya kepada postingan2 yang anda baca tanpa tau dulu bagaimana seluk beluknya,,,,
    OK….

    @ kaferemaja
    kalau gitu partainya apa?
    anda posting ini bisa menimbulkan fitnah…

    anda cuma berani nya mojokin PKS doank….
    coba anda posting ini yang jelas partai apa?
    ini bisa membuat fitnah bung….
    soal nya pas hari itu PKS kampanye…
    ayo yang gentle jadi orang…

  22. AROEL: “PKS TIDAK PERNAH mengundang artis dangdut dalam kampanye …….”

    http://pemilu.okezone.com/read/2009/03/20/267/203333/kampanye-pks-contek-lagu-the-changcuters

    Kampanye, PKS Contek Lagu The Changcuters
    Jum’at, 20 Maret 2009 – 16:04 wib
    Taufik Hidayat – Okezone
    JAKARTA – Kampanye bukan hanya erat dengan orasi tapi juga dengan lagu atau nyanyian. Tak ketinggalan Partai Keadilan Sejahtera (PKS), yang mengadaptasi lagu The Changcuters dalam aksi kampanyenya.

    Di tengah acara kampanye PKS di Gelanggang Olahraga Jakarta Utara, Jumat (20/3/2009), salah satu pendukung acara yakni penyanyi Trie Utami menyanyikan lagu “I Love You Bibeh” milik The Changcuters.

    Namun di pertengahan lagu, Ii, sapaan Trie Utami, mengajak semua yang hadir ikut bernyanyi dan mengganti lirik menjadi “I Love You PKS”. Sontak, hadirin ikut bernyanyi dengan penuh antusiasme.

    Trus klo berita yang ini bagaimana mas Aroel? Apakah yang ini panitianya juga bukan dari kader PKS? Hanya simpatisan semuanya???

  23. didalam dunia pragmatis bernama demokrasi tidak ada halal-haram yang ada hanya kepentingan atau manfaat dan dijustifikasi dengan kata orang banyak..maka siapapun dia ketika akan berkecimpung dalam dunia demokrasi pasti akan menderita penyakit Split Personality (kepribadian ganda), antara keimanan dengan kepentingan…

  24. PKS tu Partai Kita Semua,
    termasuk kalangan artis, banyak artis yang gabung selain tri yang bergabung menjadi simpatisan

  25. @Pesona PKS
    PKSDalam pilgub jatim PKS tidak mencalonkan kader pemula apalagi inti, PKS cuma memberikan dukungan suara kepada pasangan KARSA, jadi tu bukan orang2 PKS, karena yang menjadi ketua panitia kampanye bukan PKS.

    jadi anda harus tau dulu donk…….bagaimana kegiatan itu,,,siapa panitia nya….
    jangan asal percaya aja….
    justru anda bisa taklid…..hanya tau dari seseorang tanpa tau kebenarannya

    hahahaha,,,,hati2 lo justru bisa anda yang taqlid.

    PKS TIDAK PERNAH mengundang artis dangdut dalam kampanye …….

    jadi anda jangan langsung percaya kepada postingan2 yang anda baca tanpa tau dulu bagaimana seluk beluknya,,,,
    OK….

    @ kaferemaja
    kalau gitu partainya apa?
    anda posting ini bisa menimbulkan fitnah…

    anda cuma berani nya mojokin PKS doank….
    coba anda posting ini yang jelas partai apa?
    ini bisa membuat fitnah bung….
    soal nya pas hari itu PKS kampanye…
    ayo yang gentle jadi orang…

  26. Bung arul knp Anda marah2 pada kaferemaja?
    bukankah udah jelas yg dimaksud partai islam diatas bukan pks (sebab anda pernah bilang pks bukan partai islam).
    atau anda lupa dg kata2 anda sendiri ?

  27. beuh capa yang marah ke kaferamaja….
    saya cuma pengen tau partainya partai apa?
    mang salah ya….
    judul postingnya gak jelas….
    ini bisa menimbulkan fitnah……

  28. Untuk : @Pesona PKS
    PKSDalam pilgub jatim PKS tidak mencalonkan kader pemula apalagi inti, PKS cuma memberikan dukungan suara kepada pasangan KARSA, jadi tu bukan orang2 PKS, karena yang menjadi ketua panitia kampanye bukan PKS.

    jadi anda harus tau dulu donk…….bagaimana kegiatan itu,,,siapa panitia nya….
    jangan asal percaya aja….
    justru anda bisa taklid…..hanya tau dari seseorang tanpa tau kebenarannya

    hahahaha,,,,hati2 lo justru bisa anda yang taqlid.

    PKS TIDAK PERNAH mengundang artis dangdut dalam kampanye …….

    jadi anda jangan langsung percaya kepada postingan2 yang anda baca tanpa tau dulu bagaimana seluk beluknya,,,,
    OK….

    @ kaferemaja
    kalau gitu partainya apa?
    anda posting ini bisa menimbulkan fitnah…

    anda cuma berani nya mojokin PKS doank….
    coba anda posting ini yang jelas partai apa?
    ini bisa membuat fitnah bung….
    soal nya pas hari itu PKS kampanye…
    ayo yang gentle jadi orang…

  29. PKS : Partai Kita Semua, hahahahahaha, berarti pks partainya pelacur, pemabuk, penjudi, penjoget, sekuler, liberal????????
    Yupz PKS (Pasti Kita Semua) tidak pilih PKS, hehehe. Bung @roel bilang sama kader2 PKS dan pimpinannya, kalo mendukung jangan yang maksiat, dh tahu maksiat koq di dukung, wataawanu alal birri wattaqwa walaa taawanuu alal itsmi wal udwan.
    Apa bedanya, ngundang artis dengan tidak ngundang artis, tp jika ada artis simpatisan PKS goyang dan joget juga dinikmatin oleh keder PKS dan simpatisannya, mana partai dakwahnya?? oh iya PKS partai kita semua ya, hehehe

  30. kenapa Anda selalu mengatakan pada kafe remaja :
    “coba anda posting ini yang jelas partai apa?”
    “soal nya pas hari itu PKS kampanye…”

    bukankah itu gak ada hubungannya, sebab yang kaferemaja sebutkan adalah “goyang artis” kampanye partai islam. Sedangkan Anda mengatakan pks bukan partai Islam.

  31. @Pesona PKS…
    PKS partai kita semua…
    siapa aja bleh pilih PKS,,,
    kalo pelacur pemabuk dll, mau plih PKS mengapa tidak?
    itu hak2 mereka….
    justru bisa dengan mereka tertarik, bisa aja dengan mereka tertarik, mereka mau likoan, akhirnya mereka bisa bertaubat….
    pahalaya kan gede…
    beginilah dakwah PKS…
    Allahu akbar……

  32. @sayep…
    Iya,,,,memang…
    tapi saya pengen tau partai islam itu apa?
    kaferemaja tidak jelas mempostingnya,,,,
    yang jelas donk……

  33. Untuk@ kaferemaja
    kalau gitu partainya apa? partai islam kan banyak?
    anda posting ini bisa menimbulkan fitnah…

    anda cuma berani nya mojokin PKS doank….
    coba anda posting ini yang jelas partai apa?
    waktunya kapan?
    buktinya mana?
    jadi jangan asal posting ya,,,,
    mikir dulu sebelum posting….
    OK
    anda bisa masuk kategori fitnah…
    anda telah memfitnah PARTAI ISLAM….

  34. mas @roel : anda koq kayak orang kebakaran jenggot sich, kebingungan, nuduk kaferemaja mojokin PKS segala..kalo anda dan partai anda tidak melakukannya kenapa anda seperti orang kerasukan JIL ehhh kerasukan JIN, postingan ini mengingatkan aja, kalo ada partai islam yang kampanye jangan niru2 partai nasionalis, kampanye dengan cara Islam, dan PKS bukan partai Islam toch? ngapain anda ngurus2in segala partai Islam segala, urus aja tuch partai nasionalis anda..

  35. @Pesona PKS
    ko anda yang sewot? saya kan nanya ke kaferemaja bukan anda!
    biasa aja lagi..
    saya kan cuma pengen tau aja partai apa…

    emang kaferemaja suka mojokin PKS ko…
    liat jelas ada tag nya juga PKS…
    terus judulnya juga banyak PKS, yang isinya memojokan,,,
    terus mengapa PKS doank yang di pojokin?
    mengapa partai lain gak?
    apakah kaferemaja iri dengan keberhasilan PKS?

    suka2 saya donk mau ngurusin partai islam atau nasionalis..
    yang saya pengen adalah KEBENARAN….

    SATU LAGI,,,,,MOHON PESONA PKS PAKAI NAMA SENDIRI..
    OK….

  36. KEPAD@ kaferemaja
    kalau gitu partainya apa? partai islam kan banyak?
    anda posting ini bisa menimbulkan fitnah…

    anda cuma berani nya mojokin PKS doank….
    coba anda posting ini yang jelas partai apa?
    waktunya kapan?
    buktinya mana?
    jadi jangan asal posting ya,,,,
    mikir dulu sebelum posting….
    OK
    anda bisa masuk kategori fitnah…
    anda telah memfitnah PARTAI ISLAM….

  37. setahu yang saya baca diblog ini judul yang menggunakan PKS hanya ada dua : Surat Terbuka Kepada PDIP dan PKS, dan ‘PKS’ Mengkhianati umat Islam, benarkah? apakah itu mojokin?? toch yang diposting oleh kaferemaja ada sumbernya?? adapun tag itu biasa bung, dalam rangka untuk memudahkan pembaca mencari kata kunci, koq aneh ya?? saya ndk sewot, cuma saya ingin membuka mata kepala anda, apa anda berani jamin 100 % PKS tidak punya kesalahan?? Semuanya benar?? Semuanya diridhai oleh Allah?? Semuanya sesuai Al-Qur’an dan As-Sunnah??

  38. satu lagi bung @roel : apa Anda sdh baca seluruh postingan yang ada dalam blog ini? dari awal sampe sekarang, kalo belum anda jangan terlalu banyak komentar sampah yang membuat blog ini tidak sehat, berilah komentar yang sehat bung, kalo tidk anda akan ditertawakan oleh orang lain, hikz..hikzz😀

  39. saya ndak bilang PKS tu ndak pernah salah, dan PKS semuanya benar…..
    saya aneh ajah ma kaferemaja, pas PKS aja, di gembor-gemborin….
    terus pad parpol lain ndak…
    terus saya nanyain parpol nya apa ke kaferemaja tu saya pengen tau aja,,,,,mang slah ya kalau saya pengen tau partai nya apa?
    terserah mau di ketawain atau gimana,,,,

  40. HMZ….kaferemaja kemana ya? kok gak jawab2 mulu…..atau kaferemaja cuma asal posting aja ya? gak ada bukti nya…..
    atau ganti nama menjadi pesona PKS?
    hahahaha….

    posting lagi ah……..
    KEPAD@ kaferemaja
    kalau gitu partainya apa? partai islam kan banyak?
    anda posting ini bisa menimbulkan fitnah…

    anda cuma berani nya mojokin PKS doank….
    coba anda posting ini yang jelas partai apa?
    waktunya kapan?
    buktinya mana?
    jadi jangan asal posting ya,,,,
    mikir dulu sebelum posting….
    OK
    anda bisa masuk kategori fitnah…
    anda telah memfitnah PARTAI ISLAM….

  41. ngapain nanggapin komentar yang ndk mutu..hehe..siapa bilang saya ndk punya bukti bung??? belum saatnya saya mengeluarkan bukti itu, hehehe🙂 kalo anda menganggap blog ini ndk mutu..ndk usah komentar aja..mash banyak koq yang mau komentar tp komentarnya mutu..siapa tuch pesonaPKS, saya ndk tahu! Jangan asal comot aja bung.

  42. Kalau gitu mana buktinya?
    kok beyum saatnya? kenapa? anda masih cari-cari ya……
    hahahaha…..
    saya tidak menganggap blog ini tidak mutu, jujur blog ni memang bagus, saya juga suka:-D

    Kafe remaja:
    Saya ndk perlu menyebutkan nama partainya apa? nanti anda katakan blog ini su-uzhan melulu, dan bila saya sebutkan, saya khawatir nanti Anda akan kebakaran jenggot. Tapi kalo Anda memaksa saya insyaAllah akan saya sebutkan. Tapi jangan tudh blog ini su-uzhan lagi.

    kalau gak mau di tuduh sebutin dong partainya partai apa?

  43. ya anda tunggu aja…

  44. bwat kaferemaja :
    Kok belum saatnya?
    justru itu kaferemaja bisa disangka fitnah,,,,karena postingnya tidak menyertakan bukti,
    posting aja yang jelas agar semuanya jelas dan tidak membuat penasaran.

    bwat bung aroel :
    kalau emang kaferemaja gak mau, ya biarin aja…
    berarti kaferemaja postingnya asal2an, tanpa bukti,

  45. beuh,,,
    tukan kaferemaja bingung cari buktinya,,,,
    hahahahahahaha……:-P
    makanya kalau mau posting tu pikir dulu….
    hehehe…..

  46. @ Uphit
    iya….ya…..
    berarti emang gada bukti,…
    mungkin kaferemaja mostingnya cuma berdasarkan benci aja, benci terhadap demokrasi atau parpol…..
    hahahaha…..

  47. Kalo saya benci demokrasi kenapa? Bukankah anda juga benci kepada mereka yang tidak berdemokrasi??? tidak akan pernah ketemu antara yang hak dan yang batil..bung!!!! Dan kebencian saya kepada demokrasi, bukan cuma sekedar omong kosong, semuanya ada dalil..sedangkan anda benci kepada mereka yang tidak berdemokrasi ndk pake dalil, ndak pake perkataan ulama, cuma pake akal saja..tunjukkan dunk dalil yang mengharamkan golput?? kalo anda tidak bisa menunjukkannya berarti sama aja nol (0). Adapun fatwa, itu bisa benar dan bisa salah, bisa diikutin dan bisa tidak. Tidak semua orang PKS setuju dengan fatwa tersebut, dan saya pnh bertanya kepada dosen saya yang beliau adalah salah satu anggota dewan syariah PKS, beliau bernama DR. Muinudinillah Basri, MA. Beliau termasuk yang tidak setuju, tp kita tdk usah membenci MUI, dan saya setuju dengan pendapat beliau. Jadi, belajarlah bung..

  48. Saya tidak membenci orang yang tidak bermokrasi..

    hmz, kalu gitu partai islam yang diatas tu partai apa bung? saya jadi penasaran ni,,,,
    apakah kafe remaja emang gada bukti?
    atau gimana?

  49. siapa sih aroel tuch?? dia kader PKS atau jangan2 cuma numpang nama PKS aja?
    kunjungi blog ini ya :
    http://www.teumilu.blogspot.com

  50. hahaha,,,
    capa tuh cari kebenaran?
    ni simpatisan PKS bung…
    mang naapa?

  51. Saya tidak membenci orang yang tidak bermokrasi..
    saya juga gak berani menyatakan kufur kepada seseorang….

    hmz, kalu gitu partai islam yang diatas tu partai apa bung? saya jadi penasaran ni,,,,
    apakah kafe remaja emang gada bukti?
    atau gimana?

  52. @Bung Arul…bung Arul….

    saya kan sudah ngasih salah satu bukti ke Anda kan????Apa itu masih belum cukup?

    http://pemilu.okezone.com/read/2009/03/20/267/203333/kampanye-pks-contek-lagu-the-changcuters

    Mungkin tidak hanya PKS saja yang menundang artis untuk bergoyang ria dalam kampanye-kampanye mereka.
    seperti ini:

    http://news.okezone.com/play/2009/03/19/235/8342/rhoma-irama-ramaikan-kampanye-ppp

    Itu berarti yang dimaksud di atas bukan hanya PKS, namun partai-partai lainya selama masa kampanye…

    Tapi saya juga ngga tau apakah seperti yang dimaksud KafeRemaja ato bukan…

  53. para pembaca semua, inilah photo dokumentasi yang dikirimkan oleh temen saya tentang adanya ‘partai islam’ yang kampanye dengan ‘goyang artis’, Wallahu Ta’ala A’lamu bish Shawab.

  54. hahhhahaha….
    jadi pengen ketawa…
    kliatan hasil editannya….
    koran apa tuh? mana tanggal dan waktunya?
    ko anda jadi pasang photo PKS?
    kan PKS bukan partai islam?
    kan kata anda juga partainya bukan PKS…
    kacian ni orang…
    keliatan banget rasa benci nya terhadap PKS……….

  55. @ Miftah…
    PKS tu Partai Kita Semua,
    termasuk kalangan artis, banyak artis yang gabung selain tri yang bergabung menjadi simpatisan

    lagian yang di okezone lagu nya juga lagu thecangcuter jadi bukan lagu dangdut:-P

  56. hahhhahaha….
    lucu…lucu…..
    jadi pengen ketawa…

    kliatan hasil editannya….

    koran apa tuh? mana tanggal dan waktunya?

    ko anda jadi pasang photo PKS?
    kata anda juga partainya bukan PKS kan?
    hahahha….lucu banget ci..
    keliatan banget rasa benci nya terhadap PKS……….
    atau anda bingung ya cari2 buktinya……terus benci ma aroel yang suka nanyain bukti2nya,…
    jadi anda pasang poto PKS disana….
    hahahahahhaha…
    sumpah jadi pengen ketawa…
    kaferemaja kaya ana kecil aja….
    hahahahha,,,

  57. Apa mata Anda ndk bisa liat dengan jelas ya? mana editan mana asli?? Tuch koran “RADAR SOLO Tanggal 19 Maret 2009” Saat kampanye PKS di Klaten..msh juga anda belum percaya..anda bisa aja datang ke kantor radar solo..semoga Allah membukakan mata hati Anda..saya sama sekali tidak iri sama PKS, cuma saya ingin menjungkirkan perkataan Anda bahwa PKS tidak pernah dan tidak akan pernah kampanye dengan namanya artis dan ‘goyangannya’. Itu mustahil dilakukan oleh sebuah partai dakwah..(mustahil menurut anda, tapi belum tentu mustahil dalam pandangan Allah Subhanahu wa Ta’ala).
    Tertawalah Anda sepuas2nya…🙂

  58. mungkin taklim dan liqa’ sdh bosan dan nasyid dh ndk kondang..sekali2 artis Yati Pesek..juga ndk apa2 dech..hehehe..semoga para ustadz dan kader PKS tidak mengulangi kesalahan serupa..(Seorang mukmin tidak boleh masuk ke dalam lubang dua kali).

  59. hahahah…
    keliatan aja hasil editannya?
    masa ada nama koran ketutup ma photo…
    liat tangan hdayat nurwagid yang diatas, masa sampai menutup nama koran?
    terus pas emailnya tertutup ma Opick…
    saya gak bilang mustahil….

    hmz…..tapi kata anda juga partai nya bukan PKS…
    masih inget gak ma perkataan anda sendiri?

  60. anda suudzon…..
    anda belum tau kan yang sebenarnya kaya gimana?

  61. siapa yang bilang bukan PKS? bukankah saya sdh bilang dari awal, kalo saya sebutkan jangan2 anda kebakaran jenggot…bung itu kora saya scan sebagai bukti untuk anda..kalo Anda mau koran aslinya juga silahkan anda datang ke radar solo..
    Bukankah Anda bilang bahwa PKS tidak akan pernah kampanye sama artis?? Apa Anda juga ndak ingat?? Sebenarnya saya ndk mau menamplikan photo di atas bung, karena itu ndk baik..tp Anda ngotot..ya sudh..toch sdh banyak yang tahu juga di Solo dan sekitarnya.
    Bedakan bung mana yang editan dan mana aslinya? belum baca korannya aja dh sok tahu blg editan? hehehe..tuch Yati Pesek ‘joget’ apa juga di edit?? hikzz

  62. apanya kayak gimana? Apa Anda mash juga belum ngakui kalo PKS kampanye ‘bawa’ artis..astaghfirullah..siapa yang su-uzhan..kalo berita ini bohong dan 100 % adalah rekayasa kenapa PKS tidak mensomasi Koran Radar Solo, sebagai bentuk bahwa itu palsu dan pembohongan kepada publik? Berapa ratus ribu orang yang sdh baca koran itu, bahkan mgkin anggota dan kader PKS jg membacanya, tp mereka diam aja, sebagai bentuk mereka mengakui bung..masak maksiat didiamkan..duch Anda belajar dari Islam mana??

  63. Lagian juga mas @roel : yang ana posting “Goyang Artis” Pada Kampanye Partai Islam, bukan partai nasionalis, sebagaimana yang anda katakan bahwa PKS adalah partai nasionalis, jadi tidak ada hubungannya partai islam dengan partai nasionalis? hehehe. Koq anda merasa PKS partai islam, bukankah anda mengatakan PKS bukan partai islam tapi partai nasionalis, kasiaaaan dech lhoooo.

    masih ingat posting itu ndak?

  64. itu ‘PKS’ menurut Anda bung? Tapi ‘PKS’ menurut kebanyakan umat Islam dan kader2 PKS, bahwa PKS adalah partai Islam, coba Anda tanya sama ustadz HNW PKS itu partai islam atau nasionalis, insyaAllah dia akan menjawab partai islam..saya juga dah tanya sama DR.DAUD RASYID, DR.SAMI’UN ZAJULI, DAN DR. MUINUDINILLAH bahwa PKS adalah partai Islam bukan partai nasionalis, sebagaimana yang Anda Sangkakan, makanya kalo ndak tahu ttg PKS, jangan bicara PKS bung, Anda bisa menyesatkan orang lain tentang PKS..Pemikiran dan pemahaman Anda tentang PKS sangat berbahaya bagi PKS..jangan asal bicara PKS bung..ustadz2 PKS mengatakan bahwa PKS adalah partai Islam justru anda mengatakan nasionalis..saiapa yang bilang tuch??

  65. Sekarang apa tanggapan Anda tentang ‘goyang artis yati pesek di atas’, apa argumen anda untuk membolehkan ‘perbuatan’ itu, berdasarkan dalil Al-Qur’an dan As-Sunnah??

  66. buat kaferemaja..Anda ndk usah melayani komentar si aroel itu, biarkan aja dia, begitlh fanatisme itu, dan ana setuju dengan apa yg dikatakan akhi ferza : #

    didalam dunia pragmatis bernama demokrasi tidak ada halal-haram yang ada hanya kepentingan atau manfaat dan dijustifikasi dengan kata orang banyak..maka siapapun dia ketika akan berkecimpung dalam dunia demokrasi pasti akan menderita penyakit Split Personality (kepribadian ganda), antara keimanan dengan kepentingan…

  67. memang saya bukan kader PKS, dan masih minim pengetahuan saya, tapi saya tau dikit-demi sedikit tentang PKS,
    daripada anda yang tidak tau tentang PKS, tapi anda terus memojokannya.

    tapi yang saya pernah dengar PKS adalah partai Nasionalis, tapi berazaskan islam, mungkin karena PKS islami,bersih dan profesional banyak orang yang beranggapan bahwa PKS partai islam.
    tp emang saya setuju dengan itu. PKS mau partai islam atau nasionalis sama aja, karena yang terpenting adalah kinerjanya. percuma kalau menyebut nama Partai Islam tapi islamisasinya kurang . lebih baik menamai partai Nasionalis tapi bisa menjalankan islamisasi.

    PKS merupakan Partai yang berasas islam, tapi berarti bukan hanya untuk orang islam, islam rahmatanlilalamin.

    terus kultur masyarakat berbeda-beda, jadi untuk menarik masa bila harus dengan artis terpaksa memakai artis, tapi itu juga memakai perjanjian ke artis.
    tu tahapan rekrutmen sebelum dibina. itu hanya sebagai trik saja.

    saya kasih saran kepada kaferemaja:
    jangan cuma menyudutkan orang lain, sementara kaferemaja gak punya solusi mensikafi permasalahan bangsa, mendingan sama2 berjuang daripada memojokan orang yang sedang berjuang untuk membuat perubahan.

  68. saya sama sekali tdk menyudutkan PKS bung, cuma hanya ingin memberikan sedikit ‘nasihat’ buat PKS dan kader2nya, bahwa umat Islam bingung melihat dan menyaksikan gaya PKS di lapangan, cuma itu aja. Dan terus terang bung aroel saya juga berjuang menegakkan islam di indonesia ini, tp mgkin jalan tempuhnya berbeda..saya hanya ingin PKS betul2 beazaskan Islam, berhati2 terhadap rival kuffar dan munafikin..itu saya. jazakumullahu khoiron

  69. @Mas Arul: anda suudzon…..
    anda belum tau kan yang sebenarnya kaya gimana?

    Memangnya Anda tau yang sebenarnya ya bung?
    Klo Anda tau yang sebenarnya boleh dong diceritakan disini…
    jadi kita semua bisa tau…

    Apakah goyang itu identik dengan dangdut??saya rasa tidak bung. Lagu apapun itu namanya juga goyang.
    Tapi klo itu bukan goyang trus namanya apa???

  70. assalamu’alaikumwrahmatullah
    Dalam Shahih Bukhori dan Muslim dari sahabat Abu Ruqoyah Tamim bin Aus Ad Daary, Rosulullah shollallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, “Agama itu nasehat.” Kami bertanya, “Untuk siapa wahai Rosulullah?” Beliau menjawab, “Bagi Allah, kitabNya, dan rosulNya, dan bagi para pemimpin Islam, dan bagi muslimin umumnya.” Indahnya Islam Dimana Kita Di perintahkan Saling Nasihat MEnasihati sesama saudara seiman,dimana ada saudara kita yang tergelincir masuk ke dalam kesalahan saudara lainnya mengingatkan Subahanallan sebuah hadist yang agung, Cuma Sekedar Mengingatkan kita semua “Agama Itu NAsihat” wassalamu’alaikumwarahmatullah

  71. mungkin kalau menasihati bukan cara seperti ini,
    dari cra anda judul posting, dan gambar2 posting dan cara anda mengomentari seperti yang dibawah.

    1. mungkin taklim dan liqa’ sdh bosan dan nasyid dh ndk kondang..sekali2 artis Yati Pesek..juga ndk apa2 dech..hehehe..
    2. para pembaca semua, inilah photo dokumentasi yang dikirimkan oleh temen saya tentang adanya ‘partai islam’ yang kampanye dengan ‘goyang artis’,

    dari segi itu aja keiatan kalau anda memojokan PKS.
    Wallahu Ta’ala A’lamu bish Shawab.
    saya husnudzon aja deh….:-D

  72. dari awal saya sdh menasihati sama anda, bahwa saya ndk mau memposting bukti itu, tp anda menuntut saya untuk mempostingnya..ya udh saya terpaksa..aja.
    itu sbg bntuk komntar saya aja..knp ada kader PKS atau simpatisannya yg mash jg pingin ‘artis’, mgkin karena selama ini hanya dikasih taklim dan liqa’ saja.
    jd perlu ada pembenahan dari dalam..

  73. alhamdulillah akh aroel..kalo antum dh husnuzhzhan..saya bersykur kepada Allah, semoga Allah memberikan kita hidayah dan rahmat-Nya kepada kita semua, dan senantiasa bermuhasabah (intropeksi diri). Jazakumullahu khoiron..

  74. Kenapa saya minta buktinya, karena kata anda yang judul postingnya itu bukan PKS.
    jadi saya pengen tau aja.
    terus kata anda partainya bukan PKS:
    Lagian juga mas @roel : yang ana posting “Goyang Artis” Pada Kampanye Partai Islam, bukan partai nasionalis, sebagaimana yang anda katakan bahwa PKS adalah partai nasionalis, jadi tidak ada hubungannya partai islam dengan partai nasionalis? hehehe. Koq anda merasa PKS partai islam, bukankah anda mengatakan PKS bukan partai islam tapi partai nasionalis, kasiaaaan dech lhoooo.”

    “knp ada kader PKS atau simpatisannya yg mash jg pingin ‘artis’, mgkin karena selama ini hanya dikasih taklim dan liqa’ saja”

    kader PKS gak mungkin pingin artis coz sudah mendapatpembinaan…
    terus kalau simpatisan tu wajar coz blum ada bimbingan dari PKS.

    dari sini kita rubah sedikit demi sedikit ….
    jadi jangan dulu suudzon ya…
    possitive thinking aja….

    ohya kalau boleh tau jalan anda untuk menegakan sariat islam di indonesia dengan apa?

  75. akh @roel :
    1. kalo itu dilakukan didepan publik sulit umat islam bisa husnuzhzhan, apalg juga dihadiri para kader, tentunya mereka juga meridhai itu mgkin anggapan umat islam termasuk saya. kalo ingin itu dilakukan jangn didpn publik, krn akan mengurangi kredibilitas dan pamor partai itu sendiri. karena itu sangat rentan. banyak musuh2 islam yg tdk suka..sdikit aja kesalahan akan dijadikan senjata pamungkas. semoga Allah memperbaiki amalan-amalan kita
    2. jika anda tanya kepada saya apa jalan yang saya tempuh untuk menegakkan islam di indonesia ini, saya tdk bisa menyebutnya secara tuntas di sini, tp akan saya sebutkan sekilas aja :
    1. Dakwah (untuk orang awam)
    2. Amar makruf nahi mungkar (untuk kaum muslimin yg melakukan kesalahan, termasuk dalam hal ini adalah pemerintah)
    3. Jihad dengan lisan, pikiran dan tangan/pedang/senjata (untuk menghadapi mush2 Islam dari kalangan kuffar dan munafiqin).
    Wallahu Ta’ala A’lamu bish Shawab

  76. assalamu’alaikumwarahmatullah
    Ketahuilah bahwa tujuan pada kehidupan kita adalah untuk beribadah kepada Allah saja berdasarkan ilmu, kemudian menyelamatkan orang lain, bukan sebaliknya.
    Ketahuilah bahwa hakikat dakwah kepada Allah adalah:
    – Ilmu yang benar, dan ini adalah dengan Kitab dan Sunnah yang shahih serta dengan pemahaman para sahabat dan mengikuti mereke dengan baik
    – Beramal dengan ilmu tersebut tanpa adanya ifrath (melalaikan) dan tafrith (berlebihan/ghuluw)
    – Berdakwah kepadanya, dan itu dengan cara hikmah dan nasehat yang baik dan mengingatkan orang yang menyelisihinya. Contoh: Aroel tahu bahwa tuma’ninah (tenang) adalah salah satu rukun dari rukun-rukun shalat. Maka engkau mengamalkannya, kemudian mengajak orang lain kepadanya dengan cara yang baik dan memperingatkan dia jika menyelisihinya.
    Hati-hatilah untuk menyebarkan setiap apa yang kita dengar dari berita-berita dan perkataan-perkataan tanpa meneliti dan tatsabbut (meratifikasikan berita tersebut), karena pendusta banyak di zaman ini.
    membawanya.Yang Semuanya Itu Tentunya akan di minta pertanggung jawabkan di yaumul hisab nantinya. wallhu’alam wassalamu’alaikumwarahmatullah

  77. ya akh Ahmad : jazakumullahu khoiron atas nasihatnya..semoga Allah melindungi kita semua dari makar2 setan.
    dan mengampuni dosa2 kita semua..amin.

  78. iya sih emang…
    tapi kita selaku orang yang sudah tau, seharusnya jangan kaya musuh islam itu, sedikit saja kesalahan langsung di gembor-gembor dan dilebih-lebihkan.
    tanpa tidak sadar kita telah membantu musuh islam itu.

    hmz, menurut saya jalan yang anda tempuh itu, akan lebih ampuh kalau dijalankannya lewat demokrasi.

    Wallahu Ta’ala A’lamu bish Shawab

  79. afwan akhi aroel menurut antum pengertian demokrasi itu apa?

  80. @Ahmad
    terima kasih….
    memang kita harus berhati-hati, jangan asal dalam membicarakan sesuatu, kita harus meneliti dulu apa yang sebenarnya terjadi.

    semoga kita selalu diberi hidayah oleh Allah SWT amien.

  81. jumlah kita sangat sekit akh @roel..adapun demokrasi kemenangan akan dinilai dari yang kwantitasnya banyak, jd ndk mungkin kita akan menang lewat demokrasi. kita akan berjuang di luar demokrasi aja justru itu lbh ampuh, karena kita tidak masuk ke dalam sistem. wallahu a’lamu bish shawab.

  82. @Ahmad
    Demokrasi secara hrfiah (yunani) berasal dari kata DEMOS=rakyat, CRATEIN=memerintah
    menurut abraham lincoln demokrasi adalah pemerintah dari rakyat oleh rakyat untuk rkyat, jadi demokrasi itu kekuasaaan ditangan rakyat dan segala tindakan negara adalah kehendak rakyat. secara umum ada titik kesamaan dengan islam yakni pada pengambilan keputusan musyawarah, tapi ada juga jalan pertentangannya=> suara mayoritas rakyat adalah suara tuhan, bahayanya ketika mayoritas rakyat brkendak judi, zina dll.
    maka negara harus melegalkan dan melindungunya.
    yang harus kita lakukan merubah semua itu dengan sariat islam, tugas kita menegakannya dengan sistem pemerintahan yang ada.

    Demokrasi adalah sebuah tema yang banyak dibahas oleh para ulama dan intelektual Islam. Untuk menjawab dan memosisikan demokrasi secara tepat kita harus terlebih dahulu mengetahui prinsip demokrasi berikut pandangan para ulama tentangnya.

    Prinsip Demokrasi
    Menurut Sadek, J. Sulaymân, dalam demokrasi terdapat sejumlah prinsip yang menjadi standar baku. Di antaranya:
    • Kebebasan berbicara setiap warga negara.
    • Pelaksanaan pemilu untuk menilai apakah pemerintah yang berkuasa layak didukung kembali atau harus diganti.
    • Kekuasaan dipegang oleh suara mayoritas tanpa mengabaikan kontrol minoritas
    • Peranan partai politik yang sangat penting sebagai wadah aspirasi politik rakyat.
    • Pemisahan kekuasaan legislatif, eksekutif, dan yudikatif.
    • Supremasi hukum (semua harus tunduk pada hukum).
    • Semua individu bebas melakukan apa saja tanpa boleh dibelenggu.Pandangan Ulama tentang Demokrasi
    Al-Maududi
    Dalam hal ini al-Maududi secara tegas menolak demokrasi. Menurutnya, Islam tidak mengenal paham demokrasi yang memberikan kekuasaan besar kepada rakyat untuk menetapkan segala hal. Demokrasi adalah buatan manusia sekaligus produk dari pertentangan Barat terhadap agama sehingga cenderung sekuler. Karenanya, al-Maududi menganggap demokrasi modern (Barat) merupakan sesuatu yang berssifat syirik. Menurutnya, Islam menganut paham teokrasi (berdasarkan hukum Tuhan). Tentu saja bukan teokrasi yang diterapkan di Barat pada abad pertengahan yang telah memberikan kekuasaan tak terbatas pada para pendeta.Mohammad Iqbal
    Kritikan terhadap demokrasi yang berkembang juga dikatakan oleh intelektual

    Pakistan ternama M. Iqbal. Menurut Iqbal, sejalan dengan kemenangan sekularisme atas agama, demokrasi modern menjadi kehilangan sisi spiritualnya sehingga jauh dari etika. Demokrasi yang merupakan kekuasaan dari rakyat, oleh rakyat, dan untuk rakyat telah mengabaikan keberadaan agama. Parlemen sebagai salah satu pilar demokrasi dapat saja menetapkan hukum yang bertentangan dengan nilai agama kalau anggotanya menghendaki. Karenanya, menurut Iqbal Islam tidak dapat menerima model demokrasi Barat yang telah kehilangan basis moral dan spiritual. Atas dasar itu, Iqbal menawarkan sebuah konsep demokrasi spiritual yang dilandasi oleh etik dan moral ketuhanan. Jadi yang ditolak oleh Iqbal bukan demokrasi an sich. Melainkan, prakteknya yang berkembang di Barat. Lalu, Iqbal menawarkan sebuah model demokrasi sebagai berikut:
    – Tauhid sebagai landasan asasi.
    – Kepatuhan pada hukum.
    – Toleransi sesama warga.
    – Tidak dibatasi wilayah, ras, dan warna kulit.
    – Penafsiran hukum Tuhan melalui ijtihad.Muhammad Imarah
    Menurut beliau Islam tidak menerima demokrasi secara mutlak dan juga tidak menolaknya secara mutlak. Dalam demokrasi, kekuasaan legislatif (membuat dan menetapkan hukum) secara mutlak berada di tangan rakyat. Sementara, dalam sistem syura (Islam) kekuasaan tersebut merupakan wewenang Allah. Dialah pemegang kekuasaan hukum tertinggi. Wewenang manusia hanyalah menjabarkan dan merumuskan hukum sesuai dengan prinsip yang digariskan Tuhan serta berijtihad untuk sesuatu yang tidak diatur oleh ketentuan Allah.
    Jadi, Allah berposisi sebagai al-Syâri’ (legislator) sementara manusia berposisi sebagai faqîh (yang memahami dan menjabarkan) hukum-Nya.
    Demokrasi Barat berpulang pada pandangan mereka tentang batas kewenangan Tuhan. Menurut Aristoteles, setelah Tuhan menciptakan alam, Diia membiarkannya. Dalam filsafat Barat, manusia memiliki kewenangan legislatif dan eksekutif. Sementara, dalam pandangan Islam, Allah-lah pemegang otoritas tersebut. Allah befirman
    Ingatlah, menciptakan dan memerintah hanyalah hak Allah. Maha Suci Allah, Tuhan semesta alam. (al-A’râf: 54).
    Inilah batas yang membedakan antara sistem syariah Islam dan Demokrasi Barat. Adapun hal lainnya seperti membangun hukum atas persetujuan umat, pandangan mayoritas, serta orientasi pandangan umum, dan sebagainya adalah sejalan dengan Islam.

    Yusuf al-Qardhawi
    Menurut beliau, substasi demokrasi sejalan dengan Islam. Hal ini bisa dilihat dari beberapa hal. Misalnya:
    – Dalam demokrasi proses pemilihan melibatkkan banyak orang untuk mengangkat seorang kandidat yang berhak memimpin dan mengurus keadaan mereka. Tentu saja, mereka tidak boleh akan memilih sesuatu yang tidak mereka sukai. Demikian juga dengan Islam. Islam menolak seseorang menjadi imam shalat yang tidak disukai oleh makmum di belakangnya.
    – Usaha setiap rakyat untuk meluruskan penguasa yang tiran juga sejalan dengan Islam. Bahkan amar makruf dan nahi mungkar serta memberikan nasihat kepada pemimpin adalah bagian dari ajaran Islam.
    – Pemilihan umum termasuk jenis pemberian saksi. Karena itu, barangsiapa yang tidak menggunakan hak pilihnya sehingga kandidat yang mestinya layak dipilih menjadi kalah dan suara mayoritas jatuh kepada kandidat yang sebenarnya tidak layak, berarti ia telah menyalahi perintah Allah untuk memberikan kesaksian pada saat dibutuhkan.
    – Penetapan hukum yang berdasarkan suara mayoritas juga tidak bertentangan dengan prinsip Islam. Contohnya dalam sikap Umar yang tergabung dalam syura. Mereka ditunjuk Umar sebagai kandidat khalifah dan sekaligus memilih salah seorang di antara mereka untuk menjadi khalifah berdasarkan suara terbanyak. Sementara, lainnya yang tidak terpilih harus tunduk dan patuh. Jika suara yang keluar tiga lawan tiga, mereka harus memilih seseorang yang diunggulkan dari luar mereka. Yaitu Abdullah ibn Umar. Contoh lain adalah penggunaan pendapat jumhur ulama dalam masalah khilafiyah. Tentu saja, suara mayoritas yang diambil ini adalah selama tidak bertentangan dengan nash syariat secara tegas.
    – Juga kebebasan pers dan kebebasan mengeluarkan pendapat, serta otoritas pengadilan merupakan sejumlah hal dalam demokrasi yang sejalan dengan Islam.

    Salim Ali al-Bahnasawi
    Menurutnya, demokrasi mengandung sisi yang baik yang tidak bertentangan dengan islam dan memuat sisi negatif yang bertentangan dengan Islam.
    Sisi baik demokrasi adalah adanya kedaulatan rakyat selama tidak bertentangan dengan Islam. Sementara, sisi buruknya adalah penggunaan hak legislatif secara bebas yang bisa mengarah pada sikap menghalalkan yang haram dan menghalalkan yang haram. Karena itu, ia menawarkan adanya islamisasi demokrasi sebagai berikut:
    – menetapkan tanggung jawab setiap individu di hadapan Allah.
    – Wakil rakyat harus berakhlak Islam dalam musyawarah dan tugas-tugas lainnya.
    – Mayoritas bukan ukuran mutlak dalam kasus yang hukumnya tidak ditemukan dalam Alquran dan Sunnah (al-Nisa 59) dan (al-Ahzab: 36).
    – Komitmen terhadap islam terkait dengan persyaratan jabatan sehingga hanya yang bermoral yang duduk di parlemen.

    Kesimpulan
    Dari uraian di atas dapat disimpulkan bahwa konsep demokrasi tidak sepenuhnya bertentangan dan tidak sepenuhnya sejalan dengan Islam.
    Prinsip dan konsep demokrasi yang sejalan dengan islam adalah keikutsertaan rakyat dalam mengontrol, mengangkat, dan menurunkan pemerintah, serta dalam menentukan sejumlah kebijakan lewat wakilnya.
    Adapun yang tidak sejalan adalah ketika suara rakyat diberikan kebebasan secara mutlak sehingga bisa mengarah kepada sikap, tindakan, dan kebijakan yang keluar dari rambu-rambu ilahi.
    Karena itu, maka perlu dirumuskan sebuah sistem demokrasi yang sesuai dengan ajaran Islam. Yaitu di antaranya:
    1. Demokrasi tersebut harus berada di bawah payung agama.
    2. Rakyat diberi kebebasan untuk menyuarakan aspirasinya
    3. Pengambilan keputusan senantiasa dilakukan dengan musyawarah.
    4. Suara mayoritas tidaklah bersifat mutlak meskipun tetap menjadi pertimbangan utama dalam musyawarah. Contohnya kasus Abu Bakr ketika mengambil suara minoritas yang menghendaki untuk memerangi kaum yang tidak mau membayar zakat. Juga ketika Umar tidak mau membagi-bagikan tanah hasil rampasan perang dengan mengambil pendapat minoritas agar tanah itu dibiarkan kepada pemiliknya dengan cukup mengambil pajaknya.
    5. Musyawarah atau voting hanya berlaku pada persoalan ijtihadi; bukan pada persoalan yang sudah ditetapkan secara jelas oleh Alquran dan Sunah.
    6. Produk hukum dan kebijakan yang diambil tidak boleh keluar dari nilai-nilai agama.
    7. Hukum dan kebijakan tersebut harus dipatuhi oleh semua warga

    Akhirnya, agar sistem atau konsep demokrasi yang islami di atas terwujud, langkah yang harus dilakukan:
    – Seluruh warga atau sebagian besarnya harus diberi pemahaman yang benar tentang Islam sehingga aspirasi yang mereka sampaikan tidak keluar dari ajarannya.
    – Parlemen atau lembaga perwakilan rakyat harus diisi dan didominasi oleh orang-orang Islam yang memahami dan mengamalkan Islam secara baik.
    maka ndak ada salahnya kalau kita di tanggal 9 april nanti memilih. pilihlah orang yang keliatan keislamnnya.

    Wallahu a’lam bi al-shawab

  83. sukron akh….. intinya menegakan islam kembali jaya melalui demokrasi di perbolehkan menurut pandangan akhi aroel hmmmm.. ana tanya lagi akhi aroel bagaimana manurut akhi aroel orang yang mengulur waktu shalat hanya demi memperjuangkan demokrasi yang berasal dari barat seperti penjelasan akhi aroel tadi dari yunani lebih utama dari pada mengerjakan shalat tepat pada waktunya yang berasal dari Allah dan Rasulnya? akhi aroel menyarankan juga pilihlah orang yang keliatan keislamannya, hmmmm……. negara indonesia mayoritaas berpenduduk islam,, bisa di jelasakan keisalammnya gimana akhi aroel.. mohon pejelasannya akhi.. sukron

  84. sukron akh….. intinya menegakan islam kembali jaya melalui demokrasi di perbolehkan menurut pandangan akhi aroel hmmmm.. ana tanya lagi akhi aroel bagaimana manurut akhi aroel orang yang mengulur waktu shalat hanya demi memperjuangkan demokrasi yang berasal dari barat seperti penjelasan akhi aroel tadi dari yunani lebih utama dari pada mengerjakan shalat tepat pada waktunya yang berasal dari Allah dan Rasulnya? akhi aroel menyarankan juga pilihlah orang yang keliatan keislamannya, hmmmm……. negara indonesia mayoritaas berpenduduk islam dan mayoritas caleg caleg beragama islam, bisa di jelasakan keisalammnya gimana akhi aroel.. mohon pejelasannya akhi.. sukron

  85. Hmz contohnya yang kaya gimana?

    hmz….pilihlah dengan hati nurani anda, ya…yang menurut anda paling baik. kira2 capa…
    yang belum pernah dapet rapot merah, yang belum pernah korupsi dsb.

  86. sukron akh….. intinya menegakan islam kembali jaya melalui demokrasi di perbolehkan menurut pandangan akhi aroel hmmmm.. ana tanya lagi akhi aroel bagaimana manurut akhi aroel orang yang mengulur waktu shalat hanya demi memperjuangkan demokrasi yang berasal dari barat seperti penjelasan akhi aroel tadi dari yunani lebih utama dari pada mengerjakan shalat tepat pada waktunya yang berasal dari Allah dan Rasulnya? <<< ini kok belom dijawab akhiii

  87. Menggugat Demokrasi dan Pemilu, Menyingkap Borok-borok Pemilu dan Membantah Syubhat Para Pemujanya
    Syaikh Abu Nashr Muhammad bin Abdillah Al Imam
    Definisi Demokrasi
    Abdul Ghani Ar Rahhal di dalam bukunya, Al Islamiyyun wa Sarah Ad Dimuqrathiyyah mendefinisikan demokrasi sebagai “kekuasaan rakyat oleh rakyat”. Rakyat adalah sumber kekuasaan.
    Ia juga menyebutkan bahwa orang yang pertama kali mengungkap teori demokrasi adalah Plato. Menurut Plato, sumber kekuasaan adalah keinginan yang satu bukan majemuk. Definisi ini juga yang dikatakan oleh Muhammad Quthb dalam bukunya Madzahib Fikriyyah Mu’ashirah. Dan juga oleh penulis buku Ad Dimuqrathiyyah fi Al Islam serta yang lainnya.

    Perkembangan Demokrasi
    Revolusi Prancis tercetus dengan semboyannya yang terkenal “kebebasan, persaudaraan, dan persamaan .” Prancis memasukkan demokrasi ke dalam undang- undang dasarnya di bawah judul Hak-Hak Asasi Manusia pada pasal ketiga :
    “Rakyat adalah sumber dan gudang kekuasaan. Setiap lembaga atau individu yang memegang kekuasaan tidak lain mengambil kekuasaan dari rakyat.”
    Pasal ini dimasukkan kembali pada undang-undang dasar tahun 1791 M. Di situ disebutkan bahwa tahta kepemimpinan adalah milik rakyat. Sistem ini tidak mengakui model pembagian kekuasaan, pengunduran diri ataupun meraih kekuasaan dengan cara kudeta.

    Kemudian paham demokrasi inipun dicantumkan di dalam undang-undang dasar sebagian negara Arab dan Islam. Sebagai contoh di Mesir ditetapkan di dalam undang-undang kesatu tahun 1923 serta 1956. Dan pada tahun 1971 di dalam undang-undang tersebut terdapat teks yang menyebutkan antara lain bahwa :
    “Kepemimpinan adalah milik rakyat dan rakyat adalah sumber kekuasaan menurut cara yang dijelaskan di dalam undang-undang
    Demokrasi sendiri memiliki tiga unsur yaitu :

    1. At Tasyri’ (Legislatif)
    Tidak ada yang berhak menetapkan peraturan kecuali demokrasi. Padahal Allah-lah Ahkamul Hakimin (Hakim Yang Seadil-adilnya) dan Arhamur Rahimin (Yang Maha Penyayang) yang bagi-Nya seluruh kekuasaan dan Dia Maha Kuasa atas segala sesuatu.
    Dalam demokrasi, hukum-hukum-Nya tidak lagi berlaku. Dia tidak boleh membuat peraturan bagi hamba-hamba-Nya. Membuat peraturan adalah ujung tombak dari undang-undang. Karena itulah dibuat peraturan demi melestarikan demokrasi.
    2. Al Qadha’ (Yudikatif)
    Tidak diperkenankan bagi seorang penguasa pun untuk memutuskan sesuatu kecuali berdasarkan undang-undang. Kalau tidak maka dia akan terkena hukuman. Sebagaimana tertera pada pasal 147 undang-undang dasar negeri Yaman :
    “Memberi keputusan adalah kekuasaan tersendiri baik di dalam masalah hukum, harta kekayaan maupun administrasi. Dan pengadilan diberi kemerdekaan untuk memberi keputusan hukum dalam seluruh perkara perdata dan pidana. Para hakim adalah independen, tidak ada atasan bagi mereka dalam menjatuhkan vonis kecuali undang-undang.”
    Renungkanlah kata-kata “tidak ada atasan bagi mereka dalam menjatuhkan vonis kecuali undang-undang”.
    3. At Tanfidz (Eksekutif)
    Tidak boleh melaksanakan satu keputusan pun kecuali yang berasal dari undang- undang. Itu berarti membekukan seluruh aturan-aturan syari’ah dan kepada Allah- lah tempat mengadukan segala urusan. Lihatlah pada pasal 104 yang berbunyi :
    “Yang menjadi pelaksana kekuasaan sebagai ganti dari rakyat adalah presiden dan kementrian sesuai garis-garis yang telah ditentukan di dalam undangundang.”
    Apabila kita telah mengetahui bahwa demokrasi merupakan sistem hidup menurut kacamata pembuat dan pembelanya maka yakinlah kita bahwa ia tidak hendak lengser dan berubah. Demokrasi adalah sistem sosial politik internasional yang disokong dan disepakati oleh negara-negara besar. Demokrasi adalah sistem dan pandangan hidup global. Tidak ada halangan bagi kelompok pro-demokrasi untuk mengubah satu bagian atau satu kata saja dari pasal tersebut demi kepentingan demokrasi itu sendiri. Namun itu dilakukan bukan untuk meruntuhkannya seperti kenyataan yang kita saksikan sekarang.

    “Dan Allah berkuasa terhadap urusan-Nya tetapi kebanyakan manusia tiada mengetahuinya.” (QS. Yusuf : 21)

    PANDANGAN ISLAM TERHADAP ORANG YANG MENERIMA PAHAM DEMOKRASI
    Di sini ada persoalan penting yakni bagaimana pandangan hukum Islam terhadap orang yang menerima paham demokrasi tanpa adanya alasan syar’i?
    Jawab :
    Allah Azza wa Jalla berfirman :
    “Barangsiapa mencari agama selain agama Islam maka sekali-kali tidaklah akan diterima (agama itu) dan di akhirat dia termasuk orang-orang yang rugi.” (QS. Ali Imran : 85)
    Allah menjadikan orang yang menginginkan selain Islam termasuk golongan “orang- orang yang merugi pada hari kiamat” kecuali orang tersebut belum sampai pada apa yang dia inginkan dan belum mengerjakan apa yang dia maukan.

    Allah berfirman mengisahkan kerugian orang ini :
    Dan barangsiapa yang ringan timbangannya maka mereka itulah orang-orang yang merugikan dirinya sendiri, mereka kekal di dalam neraka Jahannam. Muka mereka dibakar api neraka dan mereka di dalam neraka itu dalam keadaan cacat. Bukankah ayat-ayat-Ku telah dibacakan kepadamu sekalian tetapi kamu selalu mendustakannya? Mereka berkata : “Ya Rabb kami, kami telah dikuasai oleh kejahatan kami dan adalah kami orang-orang yang sesat.” (QS. Al Mukminun : 103- 106)

    Allah Azza wa Jalla berfirman :
    “Apakah hukum jahiliyah yang mereka kehendaki dan (hukum) siapakah yang lebih baik daripada (hukum) Allah bagi orang-orang yang yakin?” (QS. Al Maidah : 50)
    Allah menjelaskan bahwa sesungguhnya hanya ada dua hukum, hukum Allah Azza wa Jalla dan hukum makhluk-Nya. Dan Allah menjelaskan bahwa hukum selain-Nya adalah hukum jahiliyah walaupun manusia memandangnya sebagai lambang kemajuan dan “lebih demokratis”. Dan demokrasi adalah hukum jahiliyah.

    Allah Azza wa Jalla berfirman :
    “Barangsiapa yang tidak memutuskan menurut apa yang diturunkan Allah maka mereka itu adalah orang-orang yang kafir.” (QS. Al Maidah : 44)
    Allah Azza wa Jalla berfirman :
    “Barangsiapa yang tidak memutuskan menurut apa yang diturunkan Allah maka mereka itu adalah orang-orang yang zalim.” (QS. Al Maidah : 45)

    Allah Azza wa Jalla berfirman :
    “Barangsiapa yang tidak memutuskan menurut apa yang diturunkan Allah maka mereka itu adalah orang-orang yang fasiq.” (QS. Al Maidah : 47)

    Sebab turunnya ayat ini adalah ketika ahlul kitab mengingkari hukuman terhadap seorang pezina yang Allah syariatkan di dalam kitab mereka dan lebih ridha dengan hukum yang mereka buat. Allah memvonis mereka dengan kekufuran, kezaliman, dan kefasikan. Lalu, bagaimana dengan orang yang menentang semua hukum Allah, mengingkari dan memperolok-oloknya? Bukankah kekufuran, kezaliman, serta kefasikannya lebih keras dan lebih besar? Sungguh Allah telah berfirman :
    “Sesungguhnya orang-orang yang kafir dan melakukan kezaliman, Allah sekali-kali tidak akan mengampuni (dosa) mereka dan tidak (pula) akan menunjukkan jalan kepada mereka kecuali jalan ke neraka Jahannam mereka kekal di dalamnya selama-lamanya. Dan yang demikian itu adalah mudah bagi Allah.” (QS. An Nisa : 168-169)
    Allah Azza wa Jalla berfirman :
    “Apakah mereka mempunyai sembahan-sembahan selain Allah yang mensyariatkan untuk mereka agama yang tidak diizinkan Allah? Sekiranya tak ada ketetapan yang menentukan (dari Allah) tentulah mereka telah dibinasakan. Dan sesungguhnya orang-orang yang zalim itu akan memperoleh azab yang amat pedih.” (QS. Asy Syura : 21-22)
    Allah Azza wa Jalla berfirman :
    “Apakah kamu tidak memperhatikan orang-orang yang mengaku dirinya telah beriman kepada apa yang diturunkan kepadamu dan kepada apa yang diturunkan sebelum kamu? Mereka hendak berhakim kepada thaghut padahal mereka telah diperintah mengingkari thaghut itu. Dan setan bermaksud menyesatkan mereka (dengan) penyesatan yang sejauh-jauhnya.” (QS. An Nisa’ : 60)

    Persoalan lainnya adalah mungkinkah mendekatkan ajaran Islam dan demokrasi?
    Jawabnya : Tidak! Sebabnya adalah beberapa hal berikut :

    1. Bahwa yang berhak membikin syariat (peraturan) dalam Islam hanyalah Allah semata, tidak ada sekutu bagi-Nya.

    Allah Azza wa Jalla berfirman :
    “Dia tidak mengambil seorang pun menjadi sekutu-Nya dalam menetapkan keputusan.” (QS. Al Kahfi : 26)

    “Sesungguhnya hukum hanya milik Allah saja.” (QS. Yusuf : 40)
    “Ingatlah, menciptakan dan memerintah hanyalah hak Allah. Maha Suci Allah Rabb semesta alam.” (QS. Al A’raf : 54)
    Yang dimaksud dengan al amru adalah al hukmu.
    Allah Azza wa Jalla berfirman :
    “Bahkan milik Allah-lah al amru seluruhnya.” (QS. Ar Ra’d : 31)
    Dan Nabi kita Shallallahu ‘Alaihi Wa Sallam membuat syariat atas dasar perintah Allah bukan karena kemauan beliau sendiri.
    Allah Azza wa Jalla berfirman :
    “Seandainya dia (Muhammad) mengada-adakan sebagian perkataan atas (nama) Kami niscaya benar-benar Kami pegang dia pada tangan kanannya. Kemudian benar-benar Kami potong urat tali jantungnya.” (QS. Al Haqqah : 44-46)

    Allah memberitakan tentang perihal beliau dalam surat Al An’am (ayat ke-60) dan Al Ahqaf (ayat ke-9) :
    “Aku tidak mengikuti kecuali apa yang diwahyukan kepadaku.”
    Allah berfirman kepada beliau :
    Katakanlah : “Aku hanya memperingatkan kalian dengan wahyu.” (QS. Al Anbiya : 45)

    Allah juga berfirman membersihkan Nabi-Nya Shallallahu ‘Alaihi Wa Sallam :
    “Dan tiadalah yang diucapkannya itu (Al Quran) menurut kemauan hawa nafsunya. Ucapannya itu tiada lain hanyalah wahyu yang diwahyukan (kepadanya) yang diajarkan kepadanya oleh (Jibril) yang sangat kuat yang mempunyai akal yang cerdas.” (QS. An Najm : 3-6)

    Allah berfirman kepada Nabi-Nya :
    “Dan Kami turunkan kepadamu Al Quran agar kamu menerangkan kepada umat manusia apa yang telah diturunkan kepada mereka dan supaya mereka memikirkan.” (QS. An Nahl : 44)
    Allah Azza wa Jalla berfirman :
    “Taatilah Allah dan taatilah Rasul-Nya.” (QS. An Nisa’ : 59)

    Dan Dia Azza wa Jalla menjadikan taat kepada Rasul-Nya sebagai bentuk taat kepada-Nya. Allah berfirman :
    “Barangsiapa yang menaati Rasul sesungguhnya ia telah menaati Allah.” (QS. An Nisa’ : 80)

    Bahkan Allah menjadikan seorang Muslim tidak mendapatkan petunjuk sampai dia taat kepada Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi Wa Sallam. Dia berfirman :
    “Jika kalian taat kepadanya maka kalian akan mendapatkan petunjuk.” (QS. An Nur : 54)
    Dan Allah menjelaskan bahwa kerugian yang paling besar yang menimpa seorang hamba pada hari kiamat adalah ketidaktaatannya kepada Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi Wa Sallam :
    Dan (ingatlah) hari (ketika itu) orang yang zalim menggigit dua tangannya seraya berkata : “Aduhai kiranya (dulu) aku mengambil jalan bersama-sama Rasul. Kecelakaan besarlah bagiku, kiranya aku (dulu) tidak menjadikan si fulan itu teman akrab(ku). Sesungguhnya dia telah menyesatkan aku dari Al Quran ketika Al Quran itu telah datang kepadaku.” (QS. Al Furqan : 27-29)

    Adapun di dalam demokrasi yang membikin peraturan adalah makhluk yang bodoh – -setinggi apapun tingkatan ilmunya–. Karena seandainya dia mengetahui sesuatu tentu masih banyak hal lain yang tidak dia ketahui.
    2. Tidak boleh mengadakan pendekatan antara Islam dan demokrasi walau pada sebagian unsurnya saja. Sebab Islam adalah ajaran yang universal dan sempurna bagi segala problem kehidupan.
    Allah Azza wa Jalla berfirman :
    “Maka demi Rabbmu, mereka (pada hakikatnya) tidak beriman hingga mereka menjadikan kamu hakim dalam perkara yang mereka perselisihkan kemudian mereka tidak merasa keberatan dalam hati mereka terhadap putusan yang kamu berikan dan mereka menerima dengan sepenuhnya.” (QS. An Nisa’ : 65)
    Apabila keimanan kita tidak sempurna kecuali dengan menjadikan Rasul kita Shallallahu ‘Alaihi Wa Sallam sebagai hakim maka hal ini menunjukkan bahwa setiap Muslim dituntut untuk menerima kebenaran pada setiap permasalahan.
    Allah Azza wa Jalla telah berfirman :
    “Kemudian jika kamu berlainan pendapat tentang sesuatu maka kembalikanlah ia kepada Allah (Al Quran) dan Rasul (Sunnahnya) jika kamu benar-benar beriman kepada Allah dan hari kemudian.” (QS. An Nisa’ : 59)

    Firman Allah Azza wa Jalla mencakup segala masalah yang terjadi perselisihan di dalamnya. Karena kata tersebut adalah nakirah dalam konteks kalimat syarat. Dan firman Allah Azza wa Jalla :
    “ … jika kamu benar-benar beriman kepada Allah dan hari kemudian.”
    Adalah dalil bahwa barangsiapa tidak mengembalikan perkara dan perselisihannya kepada Kitab Allah dan Sunnah Rasul-Nya Shallallahu ‘Alaihi Wa Sallam maka pengakuan keimanannya adalah dusta.

    3. Seandainya kita mengadakan pendekatan dengan mereka maka kita tidak akan selamat dari azab Allah.
    Allah Azza wa Jalla berfirman :
    “Kemudian Kami jadikan kamu berada di atas suatu syariat (peraturan) dari urusan (agama) itu maka ikutilah syariat itu dan janganlah kamu ikuti hawa nafsu orang- orang yang tidak mengetahui. Sesungguhnya mereka sekali-kali tidak akan dapat menolak dari kamu sedikit pun dari (siksa) Allah.” (QS. Al Jatsiyah : 18-19)

    Mereka tidak bisa menghindarkan kita dari kemurkaan Allah, kehinaan di hadapan- Nya dan azab yang jelek di dunia dan akhirat.
    Apabila kita ditimpa kemurkaan Allah karena taat kepada mereka maka keselamatan dan kebaikan yang sebenarnya adalah dengan mencari keridhaan Rabb kita. Sebab, taat kepada makhluk dalam rangka bermaksiat kepada Allah hanya akan membuahkan kehinaan dan kerendahan.

    Allah Subhanahu wa Ta’ala berfirman :
    “Dan janganlah kamu cenderung kepada orang-orang yang zalim yang menyebabkan kamu disentuh api neraka dan sekali-kali kamu tiada mempunyai seorang penolong pun selain Allah kemudian kamu tidak akan diberi pertolongan.” (QS. Hud : 113)
    Kalau cenderung saja kepada mereka menyebabkan disentuh api neraka lalu bagaimana pendapat Anda dengan orang yang menerima sesuatu dari hukum- hukum mereka?
    4. Apabila kita menaati mereka dalam sebagian perkara dan menolak untuk menaati mereka secara total niscaya mereka tidak akan ridha kepada kita. Mereka tidak akan berhenti melancarkan gangguan-gangguan terhadap kita selamanya sampai kita mau menerima agama mereka secara total dan meninggalkan agama kita secara total pula. Allah berfirman :
    Orang-orang yahudi dan nasrani tidak akan senang kepada kamu hingga kamu mengikuti agama mereka. Katakanlah : “Sesungguhnya petunjuk Allah itulah petunjuk (yang benar).” Dan sesungguhnya jika kamu mengikuti kemauan mereka setelah pengetahuan datang kepadamu maka Allah tidak lagi menjadi pelindung dan penolong bagimu. (QS. Al Baqarah : 120)

    Dan inilah yang menjadikan sebagian kaum Muslimin –terutama para penguasa– menerima aturan-aturan yahudi dan nashara. Mereka berkata : “Kami akan menaati mereka pada sebagian perkara saja.”
    Padahal Allah telah berfirman dalam Kitab-Nya yang mulia :
    Sesungguhnya orang-orang yang kembali ke belakang (kepada kekafiran) sesudah petunjuk itu jelas bagi mereka, setan telah menjadikan mereka mudah (berbuat dosa) dan memanjangkan angan-angan mereka. Yang demikian itu karena sesungguhnya mereka (orang-orang munafik) itu berkata kepada orang-orang yang benci kepada apa yang diturunkan Allah (orang-orang yahudi) : “Kami akan mematuhi kamu dalam beberapa urusan.” Sedang Allah mengetahui rahasia mereka. Bagaimanakah (keadaan mereka) apabila malaikat (maut) mencabut nyawa mereka seraya memukul muka mereka dan punggung mereka? Yang demikian itu adalah karena sesungguhnya mereka mengikuti apa yang menimbulkan kemurkaan Allah dan (karena) mereka membenci (apa yang menimbulkan) keridhaan-Nya, sebab itu Allah menghapus (pahala) amal-amal mereka. (QS. Muhammad : 25-28)
    5. Sebagaimana tidak dibolehkan menerima kekufuran dan kesyirikan demikian pula tidak diizinkan menerima demokrasi. Karena ia adalah kufur, syirik, dan jahat! Bagaimana bisa seorang Muslim melahirkan satu sikap yang kontradiktif?
    Karena inilah Imam Syafi’i rahimahullah berkata :
    “Jika kalian melihat aku menolak hadits Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi Wa Sallam maka persaksikanlah bahwa akalku telah hilang!”
    Orang yang menerima kampanye taqrib (pendekatan) antara Islam dan demokrasi tidaklah memiliki akal yang sehat.
    6. Kita sangat berbeda dengan penganut demokrasi dari kalangan yahudi dan nashara serta agama-agama kafir lainnya. Karena mereka ingkar kepada Allah dan Rasul-Nya Shallallahu ‘Alaihi Wa Sallam. Berbeda dengan kaum Muslimin. Mereka hidup di negeri Islam. Di hadapan mereka ada Al Quran dan As Sunnah serta para ulama dan da’i-da’i ilallah yang ikhlas dan selalu memberi nasihat. Tidak ada alasan bagi mereka untuk berjalan di belakang demokrasi.
    Allah Subhanahu wa Ta’ala berfirman :
    Katakanlah : “Berimanlah kamu kepadanya atau tidak usah beriman (sama saja bagi Allah). Sesungguhnya orang-orang yang diberi pengetahuan sebelumnya apabila Al Quran dibacakan kepada mereka, mereka menyungkur atas muka mereka sambil bersujud.” (QS. Al Isra : 107)

    Allah Azza wa Jalla berfirman :
    “Hai orang-orang yang beriman, jika kamu mengikuti sebahagian dari orang-orang yang diberi Al Kitab niscaya mereka akan mengembalikan kamu menjadi orang kafir sesudah kamu beriman. Bagaimanakah kamu (sampai) menjadi kafir padahal ayat- ayat Allah dibacakan kepada kamu dan Rasul-Nya pun berada di tengah-tengah kamu? Barangsiapa yang berpegang teguh kepada (agama) Allah maka sesungguhnya ia telah diberi petunjuk kepada jalan yang lurus.” (QS. Ali Imran : 100-101)

    Allah Azza wa Jalla berfirman :
    “Hai orang-orang yang beriman, jika kamu menaati orang-orang yang kafir itu niscaya mereka mengembalikan kamu ke belakang (kepada kekafiran) lalu jadilah kamu orang-orang yang rugi. Tetapi (ikutilah Allah), Allahlah Pelindungmu dan Dia- lah sebaik-baik Penolong.” (QS. Ali Imran : 149-150)
    Yang menjadi dalil dari ayat ini adalah :
    “Bahkan Allahlah Pelindungmu dan Dia-lah sebaik-baik Penolong.” (QS. Ali Imran : 150)
    7. Sebaliknya, kita juga harus konsisten di atas Islam sebagaimana mereka juga konsisten di atas kekufuran dan kebatilan.

    Apabila mereka terus-menerus di atas kekufuran dan kebatilan, mengapa kita tidak mau terus-menerus berada di atas kebenaran padahal kebenaran tersebut ada pada kita?
    Allah Azza wa Jalla berfirman :
    “Jika kamu menderita kesakitan maka sesungguhnya merekapun menderita kesakitan (pula) sebagaimana kamu menderitanya sedang kamu mengharap dari Allah apa yang tidak mereka harapkan.” (QS. An Nisa’ : 104)
    Allah bersama kita, menjaga, menolong, membela, melindungi dan memuliakan kita di dunia dan akhirat. Surga adalah balasan bagi orang Mukmin dan neraka adalah balasan bagi orang kafir. Kalau tidak ada yang diperoleh dari Islam kecuali keselamatan dari azab kubur, azab hari kiamat, azab neraka dan masuk ke dalam Surga-Nya apakah akan ridha seorang Muslim dengan “jual beli” yang merugikan? Kita berlindung kepada Allah dari kehinaan.

    Seorang Mukmin apabila seluruh penduduk bumi kufur niscaya tetap tidak akan ragu terhadap kebenaran selamanya apalagi meninggalkannya.
    8. Kita diperintah untuk menyeru seluruh manusia termasuk di dalamnya orang- orang yahudi dan nasrani agar masuk ke dalam agama Islam.
    Allah Azza wa Jalla berfirman :
    Katakanlah : “Hai Ahli Kitab, marilah (berpegang) kepada suatu kalimat (ketetapan) yang tidak ada perselisihan antara kami dan kamu bahwa tidak kita sembah kecuali Allah dan tidak kita persekutukan Dia dengan sesuatupun dan tidak (pula) sebagian kita menjadikan sebagian yang lain sebagai Rabb selain Allah.” Jika mereka berpaling maka katakanlah kepada mereka : “Saksikanlah bahwa kami adalah orang-orang yang berserah diri (kepada Allah).” (QS. Ali Imran : 64)
    Apabila kita dituntut untuk mengajak mereka kepada Islam supaya mereka meninggalkan kesyirikan dan kekufuran, bagaimana bisa diperbolehkan bagi seorang Muslim –baik penguasa ataupun rakyat, pimpinan ataupun bawahan– beralih dari kedudukannya sebagai “pengajak” menjadi “orang yang diajak” dan menerima kejelekan serta kebatilan yang mereka bawa? Ini adalah kekeliruan yang keji dan kesesatan yang nyata.
    9. Apabila kita meyakini keabsahan demokrasi niscaya tidak akan tertanam keimanan kita kepada Allah. Karena tidak sah keimanan kita sampai kita kufur terhadapnya (sistem demokrasi).

    Allah Azza wa Jalla berfirman :
    “Karena itu barangsiapa yang ingkar kepada thaghut dan beriman kepada Allah maka sesungguhnya ia telah berpegang kepada buhul tali yang amat kuat yang tidak akan putus.” (QS. Al Baqarah : 256)
    Allah menjadikan kufur kepada thaghut sebagai syarat sah keimanan.
    Di sini ada persoalan penting yaitu mengapa Allah mendahulukan perintah kufur kepada thaghut?
    Jawabnya :
    Bahwa adanya “syarat” tidak mengharuskan adanya “masyruth” (sesuatu yang disyaratkan) dalam kondisi apapun. Kalau “syarat” tidak ada maka hal itu menunjukkan tidak adanya masyruth. Rabb kita Azza wa Jalla telah menjadikan kufur terhadap thaghut sebagai syarat sahnya iman. Apabila syarat ini hilang maka batallah manfaat keimanan. Syarat di sini adalah sesuatu yang mengharuskan adanya sesuatu yang disyaratkan. Maka keduanya –yakni mengkufuri thaghut dan iman kepada Allah– adalah sesuatu yang mengharuskan dan yang diharuskan.

    Allah Azza wa Jalla berfirman di dalam Kitab-Nya yang mulia :
    Dan sesungguhnya Kami telah mengutus Rasul pada tiap-tiap umat (untuk menyerukan) : “Sembahlah Allah (saja) dan jauhilah thaghut.” (QS. An Nahl : 36)

    Allah Azza wa Jalla berfirman :
    “Apakah kamu tidak memperhatikan orang-orang yang mengaku dirinya telah beriman kepada apa yang diturunkan kepadamu dan kepada apa yang diturunkan sebelum kamu? Mereka hendak berhakim kepada thaghut padahal mereka telah diperintah mengingkari thaghut itu.” (QS. An Nisa’ : 60)
    Tidak diragukan lagi bahwa demokrasi adalah thaghut terbesar. Tukang sihir adalah thaghut. Orang yang menyelisihi hukum Allah yang qath’i (pasti ketentuan hukumnya, ed.) dalam satu atau dua masalah adalah thaghut. Lalu apa pendapat Anda terhadap demokrasi yang pada hakikatnya dianggap oleh para pengikutnya sebagai “sesembahan” ? Demokrasi itulah yang dipandang berhak menetapkan segala peraturan dan melawan hukum-hukum Allah Azza wa Jalla ?
    Andai mengeraskan suara di sisi perkataan Allah dan Rasul-Nya bisa menyebabkan terhapusnya amal shalih dari diri seorang Muslim sebagaimana firman Allah Azza wa Jalla :
    “Janganlah kamu meninggikan suaramu lebih dari suara Nabi dan janganlah kamu berkata kepadanya dengan suara keras sebagaimana kerasnya (suara) sebahagian kamu terhadap sebahagian yang lain supaya tidak hapus (pahala) amalanmu sedangkan kamu tidak menyadari.” (QS. Al Hujurat : 2)

    Maka bagaimana pendapat Anda terhadap orang yang di samping mengeraskan suara juga menolak hukum Allah dan Rasul-Nya? Bagaimana pendapat Anda terhadap orang yang berpaling, melecehkan hukum Allah dan Rasul, bersikap sombong bahkan memusuhi dengan segala harta dan jabatan yang ia miliki? Bukankah orang ini lebih pantas untuk dihapus iman dan amal shalihya?
    10. Anggap saja kaum Muslimin –karena terpesona retorika para propagandis demokrasi– menerima paham dan ajaran demokrasi tersebut. Lantas siapa yang akan menjamin keberadaan dan keberlangsungan paham ini?

    Sebagaimana paham-paham lain yang muncul lebih dulu dari masa ke masa, paham demokrasi pun telah tersebar dan tersiar. Orang menyangka paham ini tidak mungkin digoyahkan. Namun ternyata kerusakannya begitu cepat dan nyata di hadapan manusia sehingga dengan serta merta mereka pun meninggalkan paham tersebut.

    Tidak usah jauh-jauh! Ambil contoh kasus paham sosialisme yang memiliki hakikat kekufuran yang sama dengan demokrasi. Adakah kaum sosialis era ‘60-an dan ‘70- an yang mengira bahwa pada akhirnya paham ini akan hancur lebur dan musnah?

    Dahulu sebagian orang ada yang berkata : “Umat manusia hanya bisa diselamatkan oleh sosialisme!”
    Saksikanlah! Sosialisme kini telah lenyap! Dan orang yang pertama kali mengingkarinya adalah para penggagasnya sendiri!
    Kenapa ajaran tersebut gagal?
    Jawaban yang paling gampang adalah karena sosialisme itu buatan manusia! Demikian pula demokrasi juga buatan manusia yang tidak memiliki hak memerintah sedikitpun. Karena sesungguhnya yang mengatur kehidupan adalah Allah sebagaimana yang Dia kehendaki.

    Allah Azza wa Jalla berfirman :
    “Maha Kuasa berbuat apa yang dikehendaki-Nya.” (QS. Al Buruj : 16)
    Allah Azza wa Jalla berfirman :
    Katakanlah : “Wahai Rabb Yang mempunyai kerajaan, Engkau berikan kerajaan kepada orang yang Engkau kehendaki dan Engkau cabut kerajaan dari orang yang Engkau kehendaki. Engkau muliakan orang yang Engkau kehendaki dan Engkau hinakan orang yang Engkau kehendaki. Di tangan Engkaulah segala kebajikan. Sesungguhnya Engkau Maha Kuasa atas segala sesuatu.” (QS. Ali Imran : 26)

    Bolehkah bagi kita menolak apa yang datang dari Allah untuk menerima pendapat ahli filsafat dan penyembah berhala?
    Bolehkah kita menolak syariat Allah padahal syariat-Nya adalah syariat yang sempurna dan universal dari masa ke masa serta senantiasa relevan untuk setiap waktu dan tempat?

    Sesungguhnya sejak diutusnya Nabi kita Shallallahu ‘Alaihi Wa Sallam lebih dari 1400 tahun yang lalu, syariat ini tidak pernah berkurang satu huruf pun dan akan terus terjaga. Syariat Allah akan kekal dengan izin-Nya sampai hari kiamat!

    Dapatkah dibenarkan kita berjalan beriringan bersama mereka padahal para pemikir mereka mengatakan : “Sesungguhnya tidak ada cara untuk mengatasi krisis ini kecuali dengan berpegang teguh kepada Islam.”

    Doktor Imaduddin Khalil di dalam bukunya, Qalu anil Islam menyebutkan lebih dari dua puluh pemikir barat yang mengatakan : “Tidak ada agama yang mampu mengatasi seluruh problematika manusia di dunia sekarang ini selain Islam. Inilah keistimewaan Islam.” Seluruh perkataan mereka berkisar pada makna ini.
    Di dalam buku tersebut dia juga menyebutkan banyak perkataan yang menjelaskan tentang keagungan Al Quran dan keagungan Nabi Dan kebenaran adalah sebagaimana dipersaksikan oleh musuh.

    Islam adalah kebenaran tidak diragukan lagi, baik musuh-musuh mengakuinya atau tidak. Namun kebenaran tersebut akan semakin kokoh tertanam di relung hati kebanyakan manusia ketika musuh mereka ikut mengakuinya.

    Allah telah berfirman :
    “Kebanyakan orang-orang ahli kitab menghendaki seandainya mereka dapat mengembalikan kalian (wahai orang-orang beriman) kepada kekufuran disebabkan kedengkian yang ada pada diri-diri mereka setelah jelas kebenaran itu bagi mereka.” (QS. Al Baqarah : 109)

    Apakah yang menghalangi mereka untuk beriman?
    Jawabnya adalah :
    Kedengkian yang tersembunyi di dalam jiwa-jiwa mereka. Allah telah memberi keutamaan kepada umat ini dengan risalah yang dibawa oleh Nabi Muhammad dan dengan sesuatu yang tidak diberikan kepada umat yang lain. Karena itulah mereka dengki kepada kita.

    Allah Azza wa Jalla berfirman :
    “Orang-orang kafir dari ahli kitab dan orang-orang musyrik tiada menginginkan diturunkannya sesuatu kebaikan kepadamu dari Rabbmu. Dan Allah menentukan siapa yang dikehendaki-Nya (untuk diberi) rahmat-Nya (kenabian) dan Allah mempunyai karunia yang besar.” (QS. Al Baqarah : 105)
    Dengan sebab kebaikan yang dikhususkan Allah kepada kita maka pecahlah hati orang-orang yahudi dan nashara karena dengki. Kedengkian tersebut mendorong mereka untuk merencanakan makar demi makar kepada kita. Pikiran mereka tidak akan tenang kecuali apabila mereka bernafas dengan sesuatu dari kedengkian ini. Ia adalah penyakit kronis yang muncul ketika semakin besar kenikmatan Allah kepada hamba-hamba-Nya yang dipilih untuk menaati-Nya dan membela agama-Nya.
    Yahudi, nasrani dan lainnya akan terus menggembar-gemborkan demokrasi dan pemilu. Bagi mereka hal itu sudah merupakan suatu keharusan sebagai bagian dari “agama” mereka. Barangsiapa yang menganut kekufuran niscaya dia akan menyebarkannya. Inilah firman Allah tentang para pengusung demokrasi dari kalangan yahudi, nashara dan yang semisal dengan mereka.

    Allah Azza wa Jalla berfirman :
    “Dan janganlah kamu campur adukkan yang haq dengan yang bathil dan janganlah kamu sembunyikan yang haq itu sedang kamu mengetahui.” (QS. Al Baqarah : 42)
    Allah Azza wa Jalla berfirman :
    “Hai ahli kitab, mengapa kamu mencampur adukkan yang haq dengan yang bathil dan menyembunyikan kebenaran padahal kamu mengetahui?” (QS. Ali Imran : 71)

    Allah Azza wa Jalla berfirman :
    Sesungguhnya di antara mereka ada segolongan yang memutar-mutar lidahnya membaca Al Kitab supaya kamu menyangka yang dibacanya itu sebagian dari Al Kitab padahal ia bukan dari Al Kitab dan mereka mengatakan : “Ia (yang dibaca itu datang) dari sisi Allah.” Padahal ia bukan dan sisi Allah. Mereka berkata dusta terhadap Allah sedang mereka mengetahui. (QS. Ali Imran : 78)
    Inilah karakter yahudi! Mereka sangat lihai menelusupkan kerancuan dan keresahan di barisan kaum Muslimin. Lihatlah apa yang terjadi akibat kerancuan-kerancuan ini di tubuh umat Islam sekarang!

    Dengan demikian dapat kita simpulkan bahwa sesungguhnya yahudi dan nasranilah yang merupakan biang kerok dari segala fitnah yang merusak barisan kaum Muslimin. Akan tetapi anehnya, justru ada sebagian kaum Muslimin sendiri yang turut serta menanamkan kerancuan kepada sesamanya. Mereka menjadikan demokrasi dan pemilu sebagai masalah yang harus ditanggapi secara positif atau minimalnya disikapi secara netral.

    Bahwa demokrasi merupakan salah satu dari kemajuan zaman dan bahwa ia mengajak kepada kebebasan, persaudaraan, dan persamaan telah kami jelaskan sedikit dari kata-kata ini pada pasal yang lalu.
    Tidak boleh bagi seorang Muslim untuk menyerupai orang-orang yahudi dan nasrani dalam mencampuradukkan yang haq dengan yang bathil. Tidaklah Allah mencabut kenikmatan syariat dari ahlul kitab kecuali dengan sebab disembunyikannya Al Haq oleh mereka dan dicampur aduk dengan al bathil. Padahal Allah telah menjamin terjaganya agama ini hingga hari kiamat.
    Bagaimana hukum perkataan : “Demokrasi dan pemilu adalah sama dengan syura Islami ?”

    Jawabnya :
    Demi Allah, seandainya kami tidak mengkhawatirkan orang yang bodoh terpengaruh dengan kata-kata seperti ini niscaya kami tidak akan membantahnya.
    Sebelum menjelaskan kesembronoan penyamaan ini, akan saya sebutkan untuk mereka dua hadits yang agung. Yaitu sabda Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi Wa Sallam:
    Barangsiapa mengatakan : “Aku berlepas diri dari Islam.” Apabila dia berdusta maka dia sebagaimana apa yang dia katakan. Apabila dia sungguh-sungguh maka dia tidak akan kembali kepada Islam dengan selamat. (Riwayat An Nasa’i, Ibnu Majah dan Al Hakim dari Buraidah)

    Dan sabda Rasul Shallallahu ‘Alaihi Wa Sallam :
    “Sungguh seorang hamba berbicara dengan suatu perkataan yang jelas menjadikan dia tergelincir ke dalam neraka lebih jauh jaraknya daripada antara timur dan barat.” (Muttafaq ‘alaih dan Abu Hurairah)

    Dalam kedua hadits ini terdapat nasihat bagi orang yang berbicara atas nama Allah tanpa ilmu, petunjuk dan landasan kitab yang terang.

    Yang jelas, demokrasi dan pemilu tidak bertemu dengan musyawarah yang disyariatkan Allah. Tidak pada pokoknya, tidak pula pada cabangnya. Tidak pada keseluruhannya, tidak pula pada sebagiannya. Tidak pada maknanya, tidak pula pada bentuknya. Dalilnya adalah sebagai berikut :

    Pertama,
    Siapakah yang mensyariatkan “demokrasi” ? Jawab, orang-orang kafir.
    Siapakah yang mensyariatkan musyawarah? Jawab, Allah.
    Apakah boleh bagi makhluk untuk membuat syariat? Jawab, tidak boleh.
    Apakah bisa diterima syariat yang dibuatnya? Jawab, tidak bisa.
    Yang mensyariatkan demokrasi adalah makhluk dan yang mensyariatkan musyawarah adalah Allah. Rabb dan Pemilik musyawarah adalah Allah sementara Rabb dan pemilik demokrasi adalah orang-orang kafir dan pengikut hawa nafsu. Apakah kita mempunyai Rabb selain Allah?
    Allah Azza wa Jalla berfirman :
    “Maka patutkah aku mencari hakim selain daripada Allah?” (QS. Al An’am : 114)
    Allah Azza wa Jalla berfirman :
    Katakanlah : “Apakah akan aku jadikan pelindung selain dari Allah yang menjadikan langit dan bumi padahal Dia memberi makan dan tidak diberi makan?” Katakanlah : “Sesungguhnya aku diperintah supaya aku menjadi orang yang pertama sekali menyerahkan diri (kepada Allah) dan jangan sekali-kali kamu masuk golongan orang-orang musyrik.” (QS. Al An’am : 14)
    Allah Azza wa Jalla juga berfirman :
    Katakanlah : “Apakah aku akan mencari Rabb selain Allah padahal Dia adalah Rabb bagi segala sesuatu.” (QS. Al An’am : 164)
    Maka ayat di atas adalah garis demarkasi yang nyata antara demokrasi dan pemilu di satu sisi dengan musyawarah Islami di sisi yang lain.

    Kedua,
    Musyawarah kubra dilakukan berkaitan dengan pengaturan umat. Para pelakunya adalah ahlul halli wal ‘aqdi dari kalangan ulama, orang-orang yang shalih dan ikhlas. Adapun demokrasi, para pelakunya adalah individu-individu yang suka berbuat kufur, jahat, dan orang-orang pandir dari kalangan lelaki maupun perempuan. Dan apabila bersama mereka terdapat Muslimin atau ulama, hal ini tidak lain hanyalah mempermainkan kaum Muslimin.
    Bolehkah disamakan seorang Muslim yang beriman dan shalih yang telah dipilih Allah dengan penjahat yang telah dijauhkan dan dihinakan oleh Allah?

    Allah Azza wa Jalla berfirman :
    “Maka apakah patut Kami menjadikan orang-orang Islam itu sama dengan orang- orang yang berdosa (orang kafir)? Mengapa kamu (berbuat demikian)? Bagaimanakah kamu mengambil keputusan?” (QS. Al Qalam : 25-26)
    Allah Azza wa Jalla berfirman :
    “Apakah orang-orang yang membuat kejahatan itu menyangka bahwa Kami akan menjadikan mereka seperti orang-orang yang beriman dan mengerjakan amal yang shalih yaitu sama antara kehidupan dan kematian mereka? Amat buruklah apa yang mereka sangka itu.” (QS. Al Jatsiyah : 21)

    Allah Azza wa Jalla berfirman :
    “Patutkah Kami menganggap orang-orang yang beriman dan mengerjakan amal yang shalih sama dengan orang-orang yang berbuat kerusakan di muka bumi? Patutkah (pula) Kami menganggap orang-orang yang bertakwa sama dengan orang- orang yang berbuat maksiat?” (QS. Shad : 28)
    Ketiga,
    Ahli musyawarah tidak menghalalkan yang haram dan tidak mengharamkan yang halal. Tidak menganggap benar sesuatu yang batil dan tidak menganggap batil sesuatu yang benar. Berbeda dengan para penganut demokrasi. Mereka menghalalkan yang haram dan mengharamkan yang halal. Menganggap batil sesuatu yang hak dan membela kebatilan.

    Ahli musyawarah akan memusyawarahkan segala sesuatu yang masih samar dari perkara-perkara yang hak dan berupaya merealisasikannya. Mereka sekedar mengikut dan mencontoh, tidak mendatangkan hukum-hukum yang menyelisihi hukum Allah. Adapun pengikut demokrasi, mereka suka membikin perkara-perkara baru, mengerjakan kebatilan, serta suka membuat peraturan dari selain Allah.

    Allah Azza wa Jalla berfirman :
    “Apakah mereka mempunyai sembahan-sembahan selain Allah yang mensyariatkan untuk mereka agama.” (QS. Asy Syura : 21)
    Allah Azza wa Jalla juga berfirman :
    Dan barangsiapa di antara mereka mengatakan : “Sesungguhnya aku adalah Rabb selain daripada Allah.” Maka orang itu Kami beri balasan dengan Jahannam, demikian Kami memberikan pembalasan kepada orang-orang zalim. (QS. Al Anbiya : 29)

    Allah Azza wa Jalla berfirman :
    “Tak ada seorang pelindung pun bagi mereka selain-Nya dan Dia tidak mengambil seorang pun menjadi sekutu-Nya dalam menetapkan keputusan.” (QS. Al Kahfi : 26)
    Keempat,
    Musyawarah tidak dilakukan kecuali pada perkara-perkara yang langka. Adapun pada apa yang telah diputuskan Allah dan Rasul-Nya serta telah jelas hukumnya maka tidak ada musyawarah dalam masalah tersebut. Sedangkan demokrasi senantiasa bertentangan dengan hukum-hukum Allah.

    Allah Azza wa Jalla berfirman :
    “Apakah hukum jahiliyah yang mereka kehendaki dan (hukum) siapakah yang lebih baik daripada (hukum) Allah bagi orang-orang yang yakin?” (QS. Al Maidah : 50)

    Allah Azza wa Jalla berfirman :
    “Barangsiapa yang tidak memutuskan menurut apa yang diturunkan Allah maka mereka itu adalah orang-orang yang kafir.” (QS. Al Maidah : 44)

    Allah Azza wa Jalla berfirman :
    “Barangsiapa yang tidak memutuskan menurut apa yang diturunkan Allah maka mereka itu adalah orang-orang yang dhalim.” (QS. Al Maidah : 45)

    Allah Azza wa Jalla berfirman :
    “Barangsiapa yang tidak memutuskan menurut apa yang diturunkan Allah maka mereka itu adalah orang-orang yang fasik.” (QS. Al Maidah : 47)

    Kelima,
    Musyawarah tidak fardhu dan tidak wajib pada setiap saat. Akan tetapi hukumnya berbeda-beda sesuai dengan waktu dan keadaan. Kadang wajib kadang tidak wajib. Karena inilah maka Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi Wa Sallam melakukan musyawarah untuk bergerak pada sebagian peperangan dan tidak melakukannya pada waktu yang lain. Hal tersebut berbeda menurut perbedaan keadaan.

    Sedangkan demokrasi adalah satu kemestian bagi para pengikutnya. Tidak diperkenankan bagi seorang pun untuk keluar daripadanya. Para penguasa dan pejabat harus selalu melaksanakannya dan menerapkannya pada rakyat mereka. Padahal barangsiapa mewajibkan sesuatu yang tidak diwajibkan oleh Allah berarti dia telah memperbudak manusia.

    Allah Azza wa Jalla berfirman :
    “Maka apakah orang-orang kafir menyangka bahwa mereka (dapat) mengambil hamba-hamba-Ku menjadi penolong selain Aku? Sesungguhnya Kami telah menyediakan neraka Jahannam tempat tinggal bagi orang-orang kafir.” (QS. Al Kahfi : 102)

    Keenam,
    Demokrasi menolak syariat Islam, menganggapnya lemah dan tidak baik padahal syura menetapkan kekuatan Islam dan kelayakannya pada setiap zaman dan tempat.

    Ketujuh,
    Musyawarah ada bersamaan dengan kedatangan Islam. Adapun demokrasi tidaklah datang ke negeri kaum Muslimin kecuali pada dua abad terakhir ini –abad tiga belas dan empat belas hijriyah–. Apakah dengan demikian dapat dikatakan bahwa Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi Wa Sallam adalah seorang yang berdemokrasi? Demikian pula para shahabat dan kaum Muslimin pada umumnya?
    Kedelapan,
    Demokrasi berarti “kekuasaan rakyat dari rakyat untuk rakyat”. Adapun syura berangkat dari musyawarah, di dalamnya tidak ada unsur pembuat hukum yang tidak ada asalnya dalam syariat. Yang ada hanyalah tolong menolong dalam memahami al haq, mengembalikan hal-hal yang masih tercecer kepada yang sudah terkumpul dan mengembalikan perkara-perkara yang baru kepada perkara-perkara yang sudah dikenal.

  88. salah satu tips yang ada di blog saya dijalankan oleh pemilik blog ini… good bro

    Buat posting yang kontroversial.
    Setelah banyak berita yang anda dengar dari media massa maupun dari dunia maya, anda pasti memiliki sudut pandang tentang menilai sesuatu. Nah, bagaimana jika sudut pandang anda berbeda dengan kalangan mayoritas. Tuangkan inspirasi anda yang kontroversial itu saat anda mulai mem-posting, dan lihat hasil testimoninya.

    jangan lupa kunjungi juga blog saya !
    http://muhammadzaidan.wordpress.com/category/tips-nge-blog/page/3/

  89. yati pesek tu bukan artis dangdut tapi pelawak kawakan, udah tua lagi…
    jadi bukan artis goyang dangdutan

  90. yati pesek bukan pemain dangut tapi pelawak kawakan, dah tua lagi…
    jadi bukan artis goyang dangdutan

  91. Masya Allah… Kok banyak jidal di sini?
    Sudah lah, tdk perlu ditanggapi komentar2 sampah yang terus berputar2 itu… Buang-buang waktu aja…

    Saya jadi malas baca komentar2 yg tdk bermutu, @kaferemaja, lebih baik delete aja komentar2 sampah yg berputar2 ga jelas itu, agar pembaca yang lain juga tidak t erganggu karenanya. Jujur, saya muak membacanya…

  92. to @falah : permasalahannya bukan artis atau tidak, boleh ndk kaum muslimin melihat jogetnya seorang wanita yang bukan mahramnya apalg dalam keadaan tabarruj..apa anda ndak pernah dengar pepatah “tua-tua keladi, semakin tua semakin gilaaaaani” ecamkan baik-baik ya😀

  93. Assalaamu’alaikum…

    Ikhwahtifillah… mari buka mata hatinurani yg paling dlm, jgn bicara dg hati besar dan nafsu aja.

    @roel..
    Masalah PKS, ga hanya goyangan artis aja, lihat yg gundulin rambut separo itu?
    Apakah boleh dlm islam?
    Klu ingin dakwah, blg pd simpatisan itu, jgn buat kyk gini, krn mencukur rambut sebagian itu dilarang dlm islam, dan ada dalilnya.
    Dan saya membaca beritanya bkn diblog, tp http://kompas.com

    Beginikah wajah partai dakwah itu?
    Mari intropeksi diri msg2.

    Dan intinya, Demokrasi adl HARAM

    @Rismaka…
    Saya setuju dg komentarnya

    Wassalamu’alaikum

  94. PKS partai kita semua….
    jadi semua orang boleh pilih PKS…..
    dakwah PKS tu secara bertahap…
    sedikit demi sedikit…..tapi pasti

  95. Semoga apa yang di da’wakan oleh mas Aroel tuch benar adanya..

    Kita doakan bersama semoga PKS benar- benar menjadi partai da’wah sebagaimana di katakan oleh mas Aroel.. dan tidak semakin terpuruk ke dalam jurang yang gelap… Amieeeeeennnnnn

    hidup PKS (Perempuan berKerudung Solehah)😀

  96. Amien….
    kita doain aja….
    kita jangan hanya mengkritik atau mempropokasi orang yang sedang berjuang untuk melakukan perubahan aja…
    kita husnudzon aja…

  97. terus berjuang PKS….
    jangan menyerah…
    terus berjihad dijalan alloh…
    kami selalu mendukung mu…
    dan kepada anda simpatisan PKS, jangan dengar propokasi media yang selalu memojokan PKS,
    PKS memang musuhnya para Koruptor…
    berjuang lah…
    memang dalam perjuangan selalu ada rintangan menghadang,,,
    cayo,,PKS

  98. ayo @kafe remaja jangan takut sama pengikut thogut…

  99. PKS………….
    memang Partai Keranjang Sampah ………..
    semua bisa masuk
    dan bisa lakuin cara apa aja ….

  100. @piss
    terima kasih atas pendapatnya..
    jadi pengen ketawa….
    terserah mau bilang apa..
    yang jelas kita tegakan islam ..
    kita tegakan islam di indonesia ini…
    cayo PKS..
    jangan gentar dengan propokasi kau kuffar…

  101. rasanya pengen muntah setiap liat PKS beraksi…

    makin lama makin jauh dari ajaran ISlam..

    klo liat simpatisan PKS kyk gtu… kebayang deh gimana nanti pemimpin indonesia klo di pegang PKS…
    rakyat mencerminkan pemimpin…tul ga?

  102. awal membuka blog ini saya amatlah terkejut. begitu byk hujatan2. apakah celaan hrs dibalas dengan celaan? makian hrs dibalas dengan makian?wahai saudara saudariku yg tidak mau menerima kebenaran yg bersl dari Allah, maka engkau adalah salah satu org yg merugi. Sungguh yg membuat umat islam itu hancur adalah umat islam itu sendiri… mau sampai kapan kalian semua akan berdebat. wahai saudaraku yg memperjuangkan perubahan untuk negara ini, sy dukung akan kebernianmu… tp jujur, keberanian tidaklah cukup. tidaklah gampng merubah negara ini. sebelum engkau mengharapkan perubahan pd negara ini, TANYAKAN PD DIRIMU, SUDAHKAN ENGKAU MERUBAH DIRIMU MENJD LEBIH BAIK DR WKTU KEWAKTU? Sudahkah engkau mengjalankan Sunnah Rasullah.saw secara Kaffah? salah satunya adalah ISBAL DAN BERJENGGOT??? wahai saudaraku, masalah sunnah saja engkau masih meremehkan bagaimana MUNKIN engkau akan dapat mewujudkan perubahan dalam suatu negara ini?
    Wahai saudaraku yg telah mengatahui tentang suatu kebenaran, tidaklah sepatutnya engkau menghujat, ataupun memaki saudara kita yg mereka ASHOBIYAH terhadap apa yg mereka yakini…apakah cacian hrs dibalas cacian? makian harus dibalas dengan makian? dan celaan harus dibalas dengan celaan? tentu TIDAK. Rasulullah saw sj dilempari kotoran dimukanya beliau tidak pernah membalasnya. wahai saudaraku yg telah mendapat kebenaran, seseorg yg tidak mau menerima kebenaran itu adalah saudara kita… saudara semuslim kita. marilah kita rangkul mereka… ketika mereka tidak mau menerima kebenaran apa yg telah kita sampaikan maka hy doa yg dpt dilakukan, krn itu adalah selemah-lemah iman. dan cukuplah berdoa pada Allah swt semoga mereka dibukakan pintu hidayah oleh Allah supaya dpt menerima kebenaran. Amiin….

  103. @admin…
    jangan asal ngomong,,,
    anda tidak tahu bagaimana kader2 PKS..
    dan PKS tidak asal comot merekrut orang sebagai calon pemimpin,,,
    PKS hanya mencalonkan kader2nya…
    kader2 yang sudah dibina keagamaannnya,,,

    menurut saya kalo simpatisan tu tidak mencerminkan kader2 PKS/ atasan2 PKS..
    simpatisan tu hanya orang yang simpati saja terhadap PKS…..

  104. udah roel…
    jangan diladenin,,,
    ntar nglunjak,,,,
    biarin aja….
    suatu saat mereka pasti sadar sendiri…
    suatu saat mereka pasti bakal menyesal…

    biarin aja..
    mereka cuma orang2 yang mau mempropokasi umat islam..
    mereka hanya bisa mencela….
    mereka hanya iri terhadap keberhasilan PKS
    memang semakin lama semakin banyak rintangan yang akan menghadang…
    biarin aja…
    semoga allah memberi hidayah kepada mereka..
    amien….
    terus berjuangan PKS…
    tegakan azas islam di Negeri kita ini…
    harapan itu masih ada……

  105. membaca pembelaan antum kepada pks ana hanya bisa geleng2.ana berikan penjelasan akan tetap mental.di kampus ana juga seperti itu.klu untuk bukti sudah jelas bagaikan siang yang terang benderang di TV,koran,masyarakat dll.klu ana hanya bisa sarankan tuntut ilmu yang syar’i dengan baik dan ingatlah yang antum bela itu hanya sebuah partai.ciri2 ahlus sunnah rujuk pada kebenaran.hanya Allah yang dapat memberikan hidayah.dan semoga Allah memberikan hidayahnya kepada kita.

  106. sudah taklid buta,, ngeyel lagi…
    wallahul musta’an

  107. Aduuuh… kenapa sich udah jelas-jelas salah, tapi masih tetep aja berkelit dan berkilah… ?! Heran jadinya…

    Gini ya mas… mbak.. yang menjadi hujjah itu khan Al-Qur’an dan As-Sunnah… yang menjadi timbangan dalam memahami keduanya khan pemahaman Salaful Ummah.. Seluruh manusia itu khan bisa benar dan bisa salah, kecuali Rasulullah -shallallohu ‘alaihi wa sallam-.. Sampe di sini sepakat khan ??

    Klo ada yang ndak sepakat, yo wis.. jangan terusin bacanya… n lebih baik balik lagi untuk belajar Kitab Al-Ushul Ats-Tsalatsah.. Ok? Lanjut…

    Nah sekarang, coba instrospeksi diri dengan kedua dasar islam tersebut… INGAT!!! Secara Jujur! …

    Apa yang dilakukan oleh partai “Islam” tersebut apakah memiliki dalil atau landasan yang membenarkannya dari Kitab atau Sunnah atau Contoh dari Salaful Ummah ?

    Saya rasa orang yang berakal tau bagaimana cara menyelamatkan dirinya dari kebinasaan.. Jangan bergabung dengan orang-orang yang menjerumuskan dirinya pada kebinasaan..

    Saya rasa cukup yah… jangan cari-cari alasan dan berkelit lagi.. lebih baik belajar ilmu syar’i…

    Semoga Alloh memelihara Anda dan Saya dari kesesatan dan menjauhkan dari kita sifat sombong dalam menerima kebenaran…

  108. @aroel
    istighfar akhi…………
    kembali pada Qur`an n sunnah ja!

    say no to demokrasi

    ok bung!

  109. pembela kebenaran

    mang arul budak HTI mah jangan dilayanan dah.. mun dilayanan sarua gelona…
    yang jelas fitnah itu akan terus ada bagi pembawa kebenaran..
    kepada kafe remaja dan konco-konconya insaflah saudaraku kiamat itu sudah dekat

  110. iya….
    mau gimanapun HTI gakan berubah…
    katanya anti demokrasi..
    tapi saya pernah denger HTI demo…
    hahah

  111. koq pake istilah budak segala sih..U..U..apa bukan budak demokrasi???

  112. @Aroel
    Di halmahera PKS masang caleg non-muslim/pendeta tuh.
    http://www.eramuslim.com/suara-kita/suara-pembaca/tanggapan-surat-pembaca-dua-pendeta-caleg-pks.htm

    Apa ya itu caleg non-muslim ditarbiyah juga+disuruh ikutan liqo juga?
    Ini dakwah Islam model apaan bawa-bawa pendeta segala.
    Rosul bilang “Janganlah kalian menjadikan orang-orang kafir sebagai pemimpin kalian.”
    mau protes? ya protes saja ke Rosul…

  113. pecintaakhirat@yahoo.co.id

    roel…. perolehan suara partai kami semua gimana dari pemilu tahun kemarin naik ato turun….. kalo turun berarti kadernya sadar dan bertaubat insyaallah, kalo yang di lakukakannya selama ini salah, kalo naik berarti menggunakan kedok agama untuk menarik masyarakat.. wallahu’alam

  114. “Aku akan menjamin sebuah rumah di dasar surga bagi orang yang meninggalkan debat meskipun dia berada dalam pihak yang benar. Dan aku menjamin sebuah rumah di tengah surga bagi orang yang meninggalkan dusta meskipun dalam keadaan bercanda. Dan aku akan menjamin sebuah rumah di bagian teratas surga bagi orang yang membaguskan akhlaknya.”
    (HR. Abu Dawud dalam Kitab al-Adab, hadits no 4167. Dihasankan oleh al-Albani dalam as-Shahihah [273] as-Syamilah)

  115. bener itu bung..tp debat apa dulu, bukankah Allah juga memerintahkan kepada kita untuk berdebat dengan orang2 kafir dengan cara yang hikmah?? Jadi debat itu boleh, tp dengan syarat dan dhawabith yang telah dijelaskan oleh para ulama.

  116. seru jg… postingannya. topiknya jg seru. ga ngebela pks, mungkin pks pengen lebih populer biar ga terlalu eksklusif. kalau eksklusif banget, orang kenal tapi ngeliatnya aneh… tapi gimana ya… kyknya pks sekarang terlalu cair… ya melebur sih tapi jangan hancur kan… belakangan ini agak ga simpatik sama pks… karena plinplan. Aku sih khawatir aja, takutnya penurunan suara pks dari target yang ditentukan itu peringatan dari Allah atas cara2 pks yang mungkin ga sesuai dengan syariat… tapi entahlah…

  117. hehe…
    uda lama ni ga posting disini..
    agi sibuk UN eum,,,,
    hehehhe..
    @severus_snape
    itulah PKS
    partai kita semua…
    berazaskan islam….
    rahmatanlilalamin…
    mudah2 saja caleg itu bisa masuk islam ….
    jangan dulu suudon…
    orang kafir aja simpati ma PKS..??
    napa orang islam disini pada jelek2kin?
    pada iri kali ya…
    hahahha…
    @pecintaakhirat@yahoo.co.id
    hahahaha…
    saya cuma bisa ketawa membacanya…
    kaya orang yang gak berpendidikan aja…
    seenaknya aja ngomong…
    hahhahaha…

  118. aroel bilang:
    ————————
    @Pesona PKS…
    PKS partai kita semua…
    siapa aja bleh pilih PKS,,,
    kalo pelacur pemabuk dll, mau plih PKS mengapa tidak?
    itu hak2 mereka….
    justru bisa dengan mereka tertarik, bisa aja dengan mereka tertarik, mereka mau likoan, akhirnya mereka bisa bertaubat….
    pahalaya kan gede…
    beginilah dakwah PKS…
    Allahu akbar……
    ————–
    “Goyang aja dibiarain, gimana mau ngajak tobat?! Liqoan?! Gimana mau ngajak?! lha wong nonton biduan joget aja dibiarin. Apalagi kalo targetnya pemabuk dan PSK yang milih PKS?!!! Mau disuguhin tontonan apa lagi???
    Gimana mau tertarik dengan liqo kalau untuk menarik mereka datang aja dengan nyanyian artis? bukan dengan bacaan qur’an? Jauh panggang dari api…mimpi kali yee…ngomong sembarangan.”
    ———————–
    @kaferemaja: aroel menurunkan kualitas diskusi di blog ini. blog ini jadi keliatan ‘nggak mutu’ diskusinya, sebaiknya diblok aja lah komentarnya. Jangan atas nama kebebasan berpendapat lantas mengorbankan kualitas, malah pesan jadi tidak tersampaikan kalo diskusinya nggak mutu seperti ini. Aroel harus meningkatkan dulu tingkat kecerasan komentarnya baru komentar diloloskan. Malu2in PKS aja tu anak.
    Maaf, malah terkesan, disini mengomentari komentar, malah jadi OOT. Saya pikir tadinya diskusinya mbahas masalah yang di posting. Ternyata malah cuma debat kusir. Silahkan kalau komen saya ini mau di ‘cekal’ kalau dianggap nyampah, saya juga nggak mau nyampah atau bikin suasana panas, nggak ada manfaatnya. Saya sependapat dengan awisawisan di atas…mending nggak usah diskusi kalau cuma untuk menuruti hawa nafsu, ‘saya nggak boleh kalah, karena dia membuat saya marah’. Saya ngasih komen ini karena saya peduli dengan keberadaan blog ini. Moga aja pesan saya ini tersampaikan bagi kaferemaja.

  119. biarin….
    terserah apa kata anda..
    yang penting saya hanya ingin mengungkapkan isi hati saya…
    mau di bilang apa juga gapapa ko…
    terserah………………..
    hahahha

  120. @severus_snape
    itulah PKS
    partai kita semua…
    berazaskan islam….
    rahmatanlilalamin…
    mudah2 saja caleg itu bisa masuk islam ….
    jangan dulu suudon…
    orang kafir aja simpati ma PKS..??
    napa orang islam disini pada jelek2kin?
    pada iri kali ya…
    hahahha…
    @pecintaakhirat@yahoo.co.id
    hahahaha…
    saya cuma bisa ketawa membacanya…
    kaya orang yang gak berpendidikan aja…
    seenaknya aja ngomong…
    hahhahaha…

  121. @aroel
    disini mah belum seberapa PKS dihina-hina.
    coba singgah ke http://www.arrahmah.com
    waduh di situ ladang pembantaiaan PKS. yang lucunya orang yang ngak sefaham di usir, katanya takut yang lain terpengaruh. wakakakakak

  122. kalau menueut saya ya kurang pas kalau mau yang labih asyik mending datengin nasidaria aja🙂 … kan pas tu sama partai islam

  123. oh ya para remaja yang berbahagia…
    masa depan negar a ini ada di tangan kalian sebagai generasi muda kita harus lebih semangat ok ok ok

  124. by : jabon :

    saya masih inginkembali di kafe remaja ini … soalnya saya suka artikel yang di sajikan di sini sangat menarik dan inovati …. salam kenal buat semuanya ya

    jabon

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s