Tag Archives: cowok

Gara-gara 5 Centimeter (ikhwan-akhwat mesti baca dech)

Melamar kerja ditolak? Mungkin biasa aja ya… (no comment dech)

Tapi gimana ya perasaannya kalo melamar wanita ditolak? Apalagi, kurang satu pekan pernikahan akan dilangsungkan, tiba2 lamaran dan pernikahan itu dibatalkan. (stress, tidak enak makan, tidak enak kerja, tidak enak tidur, dan akhirnya mungkin tidak mau cari lagi, jangan sampe dechhh)

Sebagai seorang laki-laki, saya merasa iba dan bagaimana jika hal itu menimpa diri saya. Namun Alhamdulillah dulu ketika saya melamar calon istri saya, calon mertua saya langsung menerima.

Ya, saya sangat bersyukur kepada Allah, karena telah dimudahkan jalan bagi saya untuk menikah, dan sekali melamar langsung diterima. (Makasih buat mertuaku…engkau telah menerimaku jadi calon menantumu, dan sekarang dah jadi menantumu).

Seorang temen pernah cerita….

Ada seorang laki-laki melamar seorang wanita. Setelah keduanya menyerahkan biodata masing2, maka si laki-laki merasa cocok dengan si wanita tersebut dan dia siap untuk menikahi wanita tersebut. Tetapi sayangnya, si wanita menolak lamaran tersebut karena si laki-laki lebih pendek darinya 5 centimeter.

Dengan takdir Allah juga, pernikahan itu pun batal.

Tidak lama berselang, si wanita itu pun dilamar lagi oleh seorang laki-laki. Setelah melihat biodatanya masing-masing, si wanita merasa cocok dengan laki-laki tersebut, dan siap menerima lamaran laki-laki tersebut untuk menjadi istrinya. Tapi tidak disangka, laki-laki tersebut menolak si wanita tersebut, gara-gara si wanita tadi lebih pendek darinya 5 centimeter.

Subhanallah….apakah ini yang disebut hukum karma? Wallahu A’lam.

Nikah Tanpa Pacaran? (mungkinkah?)

Nikah tanpa pacaran??? Sebagian pemuda dan pemudi Islam menganggapnya ndak mungkin, karena menurut mereka-mereka nich….pacaran adalah ajang untuk mengenal satu-sama lainnya, mendekatkan hati, menyatukan prinsip, visi, dan misi, walaupun terkadang kebablasan….menyatukan tubuh-tubuh mereka (kalo dh begini, semuany jadi berabe)….hehehe.

Truzzzzzz, mungkinkah kite2 nikah tanpa pacaran? Lihat nich di bawah, pendapat sebagian remaja Islam tentang masalah ini….

Maz Rahmad (Siswa SMK Muhammadiyah 1 Boyolali) :

“Nikah tanpa pacaran hal tersebut lebih baik bagi seorang muslim, apalagi pacaran itu kan salah satu pintu menuju perzinahan, dan dilarang dalam Islam.”

Mbak Sevi (Siswi SMAN 1 Boyolali) :

“Nikah tanpa pacaran………….? Mungkin doooong………! Malahan bagus tuch. Yang benar pacaran itu setelah akad nikah, selain ga’ nambah dosa juga malahan nambah pahala.”

Mbak Fitri (Siswi SMU Swasta Teras, Boyolali) :

“Pacaran tanpa nikah, Mungkinkah???? Nikah tanpa pacaran….??? Ya………mungkin tho’.”

Maz Mulyadi (Pedagang di Boyolali) :

“Menurut aku, Nikah tanpa pacaran itu banyak maslahatnya, tapi pacaran baru nikah pasti banyak madharatnya.”

Maz Tanto (Tukang Bengkel, di Boyolali) :

“Nikah tanpa pacaran Asyiiiik lho…..ko’ bisa, karena pacaran setelah nikah banyak keuntungannya, bercumbunya saja ibadah apalagi mbahnya bercumbu. Poko’e nikah tanpa pacaran endah lhooooo.”

“Jadi, temen2 bloger muslim…yakinlah tanpa pacaran qite2 bisa Nikah. Dan itu lebih indah dan lebih asyik. So…..ndak usah pacaran, dan jangan takut jadi JOMBLO, tuch dah banyak contoh mereka yang SUKA PACARAN, jadinya dapet title MBA (Married By Accident). Setujukah Andaaaaaaaaa???”