Monthly Archives: Juli 2008

ROKOK ‘Sang Pembunuh’.

SAATNYA MENJATUHKAN THALAQ 3

KEPADA ROKOK

Peringatan Pemerintah :

“Merokok dapat menyebabkan kanker, serangan jantung, impotensi, gangguan kehamilan dan janin”

Kamu pasti tahu kalimat di atas. Kalimat ini sering muncul di setiap iklan rokok ditampilkan di media elektronik ataupun media massa. Secara prinsip marketing, isi kalimat itu sebenarnya bertentangan dengan pesan yang ingin disampaikan oleh produk itu sendiri. Di satu sisi ingin mengiklankan produknya, tapi di sisi lain ada statement bahwa jika kamu mengkonsumsi produk tersebut kamu akan sakit jantung, impotensi, dan lain-lain. Lantas, apakah konsumen tidak jadi membelinya karena tulisan tersebut? Jangan salah. Nilai jual produk ini (=rokok) justru sangat tinggi, khususnya konsumen laki-laki. WHO melansir bahwa konsumsi tembakau di negara berkembang mengalami kenaikan setiap tahunnnya, yaitu 68% pada 1996, menjadi 72% pada 2001. Ini sepertinya terbukti dengan promo ataupun iklan-iklan rokok di Indonesia yang sangat mendominan. Mulai dari iklan TV di jam-jam premier, hingga sponsor di event-event besar. Mungkin bisa jadi Indonesia akan sepi jika tidak ada sponsor dari produk rokok ini. Lihat saja, hampir semua acara-acara entertainment, olah raga, hingga beasiswa, banyak disponsori oleh produk rokok. Maka jangan salah jika rokok memberikan kontribusi signifikan kepada negara, misalnya saja cukai. Pada tahun 2004 cukai rokok sebesar Rp. 27 trilyun (Majalah Tarbawi, 17/03/05). Belum lagi kontribusi terhadap sektor pertanian dan tenaga kerja. Akan tetapi, ternyata Pemerintah juga harus ’rela’ membayar biaya kesehatan 3 kali lipat dari ’keuntungan’ yang didapatkan, akibat dampak yang ditimbulkan. Lantas, pantaskah paru-paru bapak atau janin ibu kita ’ditukar’ dengan ’sesajen’ keuntungan rokok?

Ataukah belum cukup dengan data bahwa 90% kanker paru pada laki-laki disebabkan rokok, dan 70% untuk perempuan? Dan penyakit kanker mulut, kanker bibir, asthma, kanker leher rahim, jantung koroner, darah tinggi, stroke, kanker darah, kanker hati, bronchitis, kematian mendadak pada bayi, bahaya rusaknya kesuburan bagi wanita dan impotensi bagi kaum pria, belum cukup membuat badan sang perokok bergetar? Jika jawabannya adalah : it’s fine, maka bagaimana dengan sang perokok pasif alias orang yang ’dipaksa’ menghisap asap rokok sang perokok?
Sang perokok hanya menghisap 15% asap rokok, sedangkan sisanya, 85%, oleh perokok pasif. Atau seperti yang dituturkan dokter spesialis paru yang juga Ketua III Lembaga Menanggulangi Masalah Merokok (LM3), Tjandra Yoga Aditama, asap rokok yang terpaksa dihisap perokok pasif kandungan bahan kimianya lebih tinggi dibandingkan dengan asap rokok utama. Hal ini dikarenakan tembakau terbakar pada temperatur lebih rendah ketika rokok sedang dihisap, dan membuat pembakaran menjadi kurang lengkap dan mengeluarkan banyak bahan kimia. Bahkan beliau menyebutkan bahwa pengaruh asap rokok pada perokok pasif itu tiga kali lebih buruk daripada debu batu bara.

Jika Peringatan Pemerintah di atas adalah kata-kata yang tak berarti, dan ancaman penyakit akibat rokok adalah angin lalu, lantas dianggap apa manusia-manusia ’tak berdosa’ yang terpaksa menghisap asap rokok itu?

Kampanye anti rokok sudah banyak digencarkan baik oleh pemerintah maupun non-pemerintah (LSM). Peraturan Daerah tentang larangan merokok di tempat umum juga sering kita dengar. Akan tetapi, ’keputusan besar’ itu tetap berada di tangan pengguna. Masih sayangkah ia kepada paru-parunya yang semakin memburuk padahal itu diberi Tuhan secara gratis? Masih relakah ia ’membunuh’ teman-teman di sekelilingnya dengan ’senapan’ asapnya? Masih inginkah ia terus ditemani oleh ’sang kekasihnya’, rokok, hingga akhir hayatnya? Sekali lagi, jawabannya hanya ada pada hati nurani sang pengguna. Dan hati nurani takkan pernah dusta.

Iklan

Irshad Panji = Musdah Mulia

Irshad Manji

Pendekar Lesbian Dari Gua Hantu

My name is Irshad. I’m a faithful muslim. I speak out against violance and human rights abuses in the name of God. Courage is not the absence of fear. Courage is the recognition that some things are more important than fear.

Bila kita membuka website http://www.irshadmanji.com, maka kalimat-kalimat di atas akan kita temukan dibanner website itu. Kata-kata yang tegas dan terang benderang itu terus menerus diulang, menggedor kesadaran dan keberanian kita untuk ikut berjuang seperti dia tanpa ada rasa ketakutan dalam melawan kekerasan dan pelanggaran hak asasi manusia atas nama Tuhan dan agama.

Bagi kalangan kita di Indonesia nama Irshad Manji mungkin dianggap berjenis kelamin laki-laki. Yang benar Manji berjenis kelamin perempuan yang mengancam posisi laki-laki dengan gebrakan pemikiran dan tindakannya.

Hal ini diakui oleh Dr. Khaleel Mohammed, seorang Imam yang belajar Ilmu Syari’ah di Muhamad bin Saud University Riyadh dan sekarang menjadi Professor Islam di San Diego State University. Dia mengatakan dalam pengantar buku Irshad Manji: The Trouble with Islam Today: A Muslim’s Call for Reform in Her Faith bahwa semestinya dia membenci Irshad Manji. Karena Manji telah mengancam posisi dia sebagai Imam lewat pemikiran-pemikiran yang kritis tentang Islam. Bila umat Islam menerima pemikiran Manji maka peran dia sebagai Imam yang mempunyai peran penting dalam menggawangi dan merumuskan ajaran Islam, akan selesai dan tidak berguna lagi. Selain itu, kata Mohammed, Manji juga mengancam posisinya sebagai laki-laki karena Manji terang-terangan mengakui kalau dirinya adalah seorang lesbian, yang menurutnya, status itu jelas-jelas dilaknat Allah.

Namun Mohammed buru-buru menyadari kalau ia tak sepatutnya membenci Manji. Lewat proses kegelisahan yang cukup panjang akhirnya Mohammed mengakui kalau apa yang dilakukan Manji selama ini lewat gebrakan pemikirannya yang selalu mengajak umat Islam untuk bersikap terbuka, toleransi, mengkritik kalangan Islam radikal, dan menentang penindasan, termasuk penindasan-penindasan yang dirasionalisasikan oleh para imam, sheikh, mullah, professor dan siapapun dengan berani berijtihad, adalah benar adanya.

Meski Mohammed menegaskan bahwa dia sendiri tak sepenuhnya setuju dengan pemikiran Manji, namun karena ajaran Islam itu sangat menghargai kebebasan berpikir maka usaha dan pemikiran Manji harus dipahami sebagai salah satu bentuk ijtihad dirinya yang meski dipuji dan dihargai. Apalagi tindakan Manji selama ini karena didasarkan pada ayat Alquran yang mengatakan: ” Wahai orang-orang yang beriman! jadilah kamu penegak keadilan, menjadi saksi Allah, walaupun terhadap dirimu sendiri atau terhadap ibu bapa dan kaum kerabatmu…”(Quran, 4:135)

Pengalaman Masa Kecil Manji

Manji dilahirkan di Uganda pada 1968 dari pasangan Muslim yang keturunan Arab-Mesir dan India. Antara tahun 1971 dan 1973, keluarganya merupakan salah satu dari ribuan muslim Uganda yang hijrah ke Barat karena tekanan dikatator militer saat itu, Jenderal Idi Amin Dada. Saat itu Jenderal Idi Amin hanya membolehkan masyarakat kulit hitam saja yang menempati negeri ini. Untungnya, Ayah Manji dan adik-adiknya termasuk keluarga yang mempunyai status yang cukup tinggi karena memegang bisnis perdagangan sebuah merk kendaraan yang prestisius. Tahun 1972, dengan bantuan pemerintah British, keluarga Manji diboyong ke Vancouver British Columbia, tepatnya di daerah Richmond, sebuah daerah middle class di wilayah Vancouver. Manji saat itu berusia 4 tahun.

Sejak kecil Manji sudah terbiasa dengan pertanyaan-pertanyaan yang kritis dan selalu memrotes sesuatu yang membuat dia tidak bisa menerimanya, baik di lingkungan keluarga atau agamanya. Seperti yang ia ceritakan dalam bukunya The Trouble with Islam Today, bagaimana dia memrotes tindakan ayahnya yang memukul pembantunya yang bernama Tomasi, yang berkulit hitam. Ayahnya memperlakukan pembantunya seperti budak. Tindakan itu tidak bisa dia terima tapi dia dan ibunya tak bisa berbuat apa-apa. Ayahnya punya pemahaman bahwa dia bisa melakukan apapun terhadap budaknya itu. Begitu juga terhadap dia, ibu, dan saudaranya. Ibunya pernah dipukul ayahnya dan ia melarang Manji untuk membela dan mengobati luka-luka ibunya. Ayahnya juga mengancam Manji kalau Manji melaporkan perbuatannya itu ke polisi. Manji sendiri pernah dipukul ayahnya sewaktu ibunya tidak di rumah sehingga dia kemudian lari dan bersembunyi di atas atap rumahnya. Di atas atap itu, dia membayangkan bisa hidup secara bebas dan jauh dalam mengeksplorasi semua tindakan, pemikiran dan cita-citanya.

Manji menggambarkan ayahnya sebagai tipe laki-laki yang sangat keras, galak, berkuasa dan menganggap dirinya sebagai kepala keluarga yang setiap ucapan dan tindakannya harus dibenarkan. Tipe lelaki seperti ini adalah prototype lelaki yang dipahami dalam pemahaman Islam mainstrem bahwa ayah (laki-laki) adalah segala-galanya, tidak bisa dilawan dan harus dituruti terus. Istilah Manji ketika merumuskan sosok ayahnya itu, ”tak pernah aku mendapatkan dan menemukan nilai cinta & kebahagiaan darinya.”

Dua tahun setelah beradaptasi hidup di Barat, ayahnya menemukan sebuah penitipan anak-anak (semacam chid care) gratis yang dikelola oleh Gereja Baptis Rose of Sharon. Setiap hari Minggu ia dititipkan ayahnya karena ia tidak suka dan tidak bisa melayani anak-anak sementara ibunya saat itu bekerja sebagai agen Avon (salah satu produk kosmetika perempuan) yang menjajakan produknya dari rumah ke rumah. Di gereja itu, Manji mendapatkan lingkungan yang cocok dengan dirinya. Pertanyaan-pertanyaan dia yang dianggap nakal dan subversif selalu dijawab oleh para pelayan di gereja itu dengan sabar tanpa pernah dimarahi atau dilarang. Misalnya pertanyaan: Yesus datang darimana, kapan Yesus hidup, siapa yang dinikahinya dan lain-lain. Semakin banyak ia bertanya, semakin senang orang-orang gereja itu menjawabnya. Sampai-sampai karena keaktifannya bertanya ia dianugerahi sebagai Most Promising Christian of the Year. Ia mendapat edisi buku bergambar yang berjudul 101 Bible Stories. Manji mengakui kalau ia sangat beruntung dengan periode hidup ini karena ia tidak mengenal terlebih dahulu Alquran sebagai satu-satunya buku yang merupakan sumber kekayaan hidupnya.

Setelah ia mendapatkan anugerah itu, ayahnya langsung mengeluarkan Manji dari gereja itu. Ia kemudian dimasukkan ke sekolah umum, Burnett Junior High, dan juga sekolah agama, madrasah. Tadinya Manji membayangkan kalau lingkungan madrasah akan sama seperti gereja. Tapi ternyata berbeda sama sekali. Pertanyaan dan kegelisahan yang keluar darinya soal agama yang selalu dia tanyakan ke gurunya, Mr. Khaki, selalu dianggap berbahaya dan subversif. Ia bertanya soal isu-isu keperempuanan misalnya soal jilbab, soal kenapa perempuan yang tidak bisa menjadi imam dan pemimpin, pemisahan laki-laki & perempuan, soal kebencian Islam terhadap Yahudi dan lain-lain. Mr Khaki selalu menjawab kalau ajarannya memang sudah begitu dan meminta Manji membaca Alquran terus menerus. Karena rasa ingin tahunya yang sangat besar, Manji membaca Alquran dengan terjemahan Inggris dan kemudian ia mengajak Mr. Khaki untuk berdiskusi lagi. Eh, Manji malah dikeluarkan dari madrasah karena terlalu banyak bertanya. Hal ini berbeda ketika ia berada di lingkungan gereja yang ia jalani sebelumnya.

Pengalamannya di madrasah itu sangat berkesan pada Manji dalam memahami ajaran Islam. Tentu saja maksudnya kesan jelek yang mendalam. Akhirnya untuk dua puluh tahun kemudian Manji mendalami sendiri Islam di perpustakaan-perpustakaan dan melalui tutor Bahasa Arab.

Pada dasarnya Manji bukanlah berlatar belakang studi Islam. Ia menyelesaikan pendidikan sarjananya di Universitas British Columbia dalam bidang Sejarah Ide. Di tahun 1990, dia mendapatkan penghargaan Governor General’s Silver Medal untuk lulusan bidang kemanusiaan. Kemudian bekerja di Parlemen Kanada menjadi asisten legislatif, sekretaris media di Pemerintah Ontario dan menjadi penulis naskah pidato untuk pemimpin New Democratic Party. Di usia 24 tahun, ia menjadi editor nasional untuk Ottawa Cittizen, dan menjadi anggota termuda sebagai editor di Canadian daily. Ia juga menjadi host dan produser untuk beberapa acara televisi dan memenangkan Gemini, penghargaan bergengsi televisi di Canada. Tahun 2002, ia menjadi penulis di Hart House Universitas Toronto, dari sinilah Manji mulai menulis buku The Trouble with Islam Today yang membuatnya kontrovesial.

Sekarang bukunya sudah diterjemahkan ke dalam 30 bahasa seluruh Dunia. Tahun ini akan terbit dalam bahasa Indonesia. Sekarang Manji menetap di New York dan sedang memimpin sebuah program yang bernama Courage Moral Project, sebuah program yang dikhususkan untuk anak-anak muda seluruh dunia.

Menjadi Feminis Muslim yang Lesbian

Secara terbuka Manji mengakui kalau dia adalah seorang feminis yang lesbian. Tentu saja dia menyadari kalau pilihannya itu beresiko terhadap pemahaman dan keyakinan keislamannya. Karena dalam pemahaman mayoritas umat Islam, agama yang dianutnya, dan agama lain pun, tak menerima bahkan mengutuk pilihan orientasi seksualnya. Ia mengakui ada pergulatan dalam dirinya apakah tetap menjadi muslim karena pilihan orientasi seksualitasnya itu atau keluar dari Islam. Bagi dia, sangatlah tidak adil untuk membenturkan dua pilihan hidupnya: menjadi lesbian membuat dia merasa bahagia dan indah, di sisi lain Islam adalah agama yang ia pilih dan jalani secara sadar, bukan sekedar karena Islam adalah agama keturunan yang ia anut dari kecil dan dari orang tuanya. Islam membuat ia merasa bahagia ketika menjalaninya karena ia menemukan banyak sumber kehidupan yang ia dapatkan dalam Islam. Ia katakan bahwa kebanyakan umat Islam atau orang beragama memeluk agamanya karena turun temurun, given, bukan pilihannya sendiri.

IHHHHHHHHHHHHHHH……SEREEEEEEEEEEEEEEEEEEEEEMMMMMMMMMMMMMM DEEECHHHHHHHHHHHHH

AYAT-AYAT CINTA DALAM SOROTAN

Catatan dari seorang Mahasiswa Indonesia di Universitas Al-Azhar-Kairo :

Besok tanggal 27 november – 7 desember 2007 kota Kairo akan diramaikan dengan “Festival Film Internasional” yang memang tiap tahun rutin dilaksanakan di Kairo ini, acara semacam ini akan selalu meriah di Kairo, karena memang Kairo itu ibarat HOLLYWOODnya Timur Tengah, film-film arab yang beredar di negeri arab kebanyakan film-film produksi Mesir, hehehehe….malah kalau bisa dibilang film mesirlah yang paling berani dalam soal “erotisme” dan “adegan-adegan hot” dalam sebuah film, saya sendiri tidak tahu kenapa hal itu terjadi, padahal disini gudangnya ulama-ulama islam, dari sinilah pergerakan islam bermula, dan dari sinilah barometer perkembangan negara-negara Arab.


Tapi semua telah melebur dalam masyarakat mesir, entah siapa yang akan menegur, film-film yang menurut saya pribadi sudah bisa dikategorikan film “hot” dengan bebas diputar di TV mesir, ini pertanda apa yah hmmmm. Wejangan para ulama-ulama besar seakan cuma angin lalu, tetap saja tiap waktu muncul film baru yang cerita dan adegannya kayaknya tidak sesuai banget sebagai ummat islam, adegan erotis dan buka-bukaan tetap saja menjadi pemuas pemirsa TV di Arab. Keberanian para artis Mesir dalam adegan-adegan film-film Mesir telah menjadikan Mesir sebagai HOLLYWOODnya Arab, kalau orang-orang sering menyebut Lebanon adalah gudangnya para penyanyi-penyanyi yang berani tampil hot dan sensual, maka Mesir adalah gudangnya para artis yang lebih berani lagi tampil erotis dengan tari perutnya, ini bukan rahasia lagi, bisa dikatakan 80% film-film Mesir menampilkan adegan-adegan erotis dalam setiap filmnya yang memang alur ceritanya tentang “hubungan”, baik itu suami istri ataupun “hubungan” pacaran.
Baca lebih lanjut

Ciri-ciri wanita yang diidamkan setiap pria, ah yang bener aja!

Berwajah cantik dan berbody seksi tidak cukup untuk membuat pria tergila-gila. Walau awalnya bahagia, lama-lama pria juga akan bosan punya kekasih cantik dan seksi namun tak bisa diajak bicara. Wanita semacam ini hanya pantas untuk dikagumi.

Namun tak akan duduk di urutan pertama wanita yang akan diincar untuk menjadi pasangan hidup. Dibawah ini adalah 10 ciri-ciri wanita impian pria untuk menjadi pasangan hidupnya.

*10.Mandiri*
Tak ada seorang pria pun yang ingin menjadi baby sitter untuk pacarnya. Pria lebih suka wanita yang mandiri bahkan bisa bekerja dan memenuhi kebutuhan hidupnya dengan usahanya sendiri. Ia justru akan meminjamkan bahunya ketika sang pria membutuhkan. Namun walau semandiri apapun, pria juga selalu ingin merasa dibutuhkan.

*9.Cerdas*
Seorang wanita yang cerdas punya berbagai cara agar membuat pria tidak merasa bosan ketika berada di dekatnya. Ia akan selalu memberikan kejutan kecil yang mungkin tak pernah Anda duga. Seorang wanita yang cerdas tentunya juga memiliki wawasan yang luas di luar masalah kecantikan dan model baju terbaru. Para pria tentunya akan sangat senang jika memiliki lawan bicara yang bisa merespon dengan baik topik yang dibicarakan.

*8.Satu Hati soal Seks*

Seks bisa menjadi masalah yang paling penting dewasa ini. Ketidakcocokan masalah seks bisa jadi problem yang mengganjal dalam hubungan Anda. Seorang pacar yang hebat sedikitnya mengerti selera seksual kekasihnya. Tidak harus secara keseluruhan dan menuruti semua hasrat sang kekasih. Tapi setidaknya  mengerti, berkomunikasi secara terbuka dan bisa mengimbangi serta  mengendalikan ke hal yang positif.

*7.Cantik*
Mungkin ini adalah hal yang biasa, tapi juga penting. Layaknya istri, pacar yang hebat juga pastinya ingin selalu terlihat cantik di mata kekasihnya.

Bukan hanya untuk Anda setidaknya untuk dirinya sendiri. Ia selalu berusaha untuk tampil sebaik mungkin. Ingat, cantik bukan berarti ia harus berdandan bak model dunia. Yang penting bersih, serasi dan sesuai dengan kondisi.

*6.Menghormati Pasangannya*

Ini hal yang penting. Pria senang punya pacar yang menghormati dan menghargainya sebagai lelaki. Intinya, dia adalah wanita yang selalu mendengarkan Anda walaupun ia tak selalu setuju dengan pendapat dan pemikiran Anda. Dan tentunya ia juga tak pernah lelah berada disisi Anda

ketika saling membutuhkan. Pacar yang baik tak akan melecehkan atau membuat Anda malu di depan teman-teman ataupun keluarga dan selalu membicarakan masalah pribadi hanya untuk kalian berdua saja.

*5.Menghargai Kepribadian Kekasihnya*

Secara tak sadar kadang sifat pria berubah sesuai dengan keinginan kekasihnya. Sifat-sifat dan kebiasaan ala lelaki menjadi berkurang atau hilang sama sekali karena perintah sang pacar. Nah, kekasih semacam ini biasanya akan dihindari pria. Walau cinta mati pada kekasihnya, seorang lelaki tetap merasa perlu waktu untuk berkumpul dengan teman-teman lelakinya.

*4.Bisa Mengontrol Emosi*

Pada dasarnya semua wanita cenderung menjadi tukang ngomel. Pacar yang baik tahu kapan waktunya untuk menahan amarah dan kapan waktu yang tepat untuk mengeluarkannya. Beberapa perilaku pria kerap membuat wanita terganggu, hal ini lah yang kerap menyebabkan perselisihan. Pada kesalahan-kesalahan kecil usahakan untuk bicarakan secara baik-baik, tak perlu tensi tinggi. Pria akan lebih mudah mendengarkan wanita dalam nada yang lembut.

*3.Akrab Dengan Teman dan Keluarganya*

Pacar yang hebat tak sekadar mau membantu ibu Anda di dapur, mendengarkan cerita ayah Anda dan hang out bersama teman-teman Anda. Ia melakukan hal tersebut bukan hanya untuk menyenangkan kekasihnya, tapi benar-benar menikmati kegiatan tersebut dan melakukannya dengan sepenuh hati. Pacar yang baik sangat menghargai orang-orang yang dianggap penting oleh kekasihnya.

*2.Mencintai Sepenuh Hati*

Jika Anda menemukan wanita yang mencintai Anda dengan sungguh-sungguh, apa adanya dan tanpa rekayasa sebaiknya jangan sia-siakan dia. Wanita yang tidak berusaha mengubah kekasihnya sangat sulit untuk ditemukan. Tentu saja setiap orang punya kebiasaan yang menjengkelkan tapi, jika ia mencintai Anda sepenuh hati, ia pasti akan berusaha memakluminya. Cara lain untuk mengetahui ia sangat mencintai Anda adalah coba perhatikan cara ia memandangdan memperlakukan Anda. Jika Anda tak merasakan getaran-getaran cintasebaiknya jangan dipaksakan. Jika ia mencintai Anda, sedikit hal sepele bisajadi penting untuknya.

*1.Menjadikan Anda Pria yang Lebih Baik*

Pada dasarnya setiap pria yang memiliki kekasih atau istri yang hebat akan berkata pasangannya lah yang membuatnya ingin menjadi orang yang lebih baik. Tak perlu kata-kata atau tindakan untuk membuat si pria merasa demikian. Hal tersebut terjadi begitu saja tanpa disadari.

Tambah satu lagi : agamanya yang kuat, sholehah…pinterrrrr dan kayaaaaaa…..

Gay dan Lesbian

Gay dan Lesbian adalah penyakit yang mengerikan, dan telah banyak menularkan virus, maka berhati-hatilah kita dan waspadalah!

Tips Para Istri Agar Suami Betah di Rumah

Oleh : Abu Muhammad Jibriel Abdul Rahman

Wanita Shalihah (isteri shalihah) merupakan sebaik-baik dan semulia-mulia gelar yang diberikan kepada wanita kekasih Allah. Titel atau gelar itu bukan sekadar nama dan kebanggaan, tetapi dia adalah buah dari satu perjuangan panjang dalam kehidupan seorang wanita. Masyarakat Muslim diingatkan, supaya waspada terhadap khadra’uddiman, yaitu wanita cantik yang tumbuh dewasa di tempat yang buruk.

BANYAK wanita mendambakan titel itu, tetapi sangat sedikit yang sampai kepada tujuan yang dirindukan. Sebab, perjalanan panjang yang harus ditempuh oleh seorang wanita meng-haruskannya melalui jalan yang terjal, berkelok, ber-batu, naik bukit dan turun gunung, penuh onak dan duri. Kenanglah sejenak perjalanan hidup para pemimpin wanita ahli sur-ga, yaitu sebaik-baik wa-nita sebagaimana sabda Rasulullah Saw berikut ini.

“Sebaik-baik wanita ialah Maryam binti Imran dan sebaik-baik wanita ialah Khadijah binti Khuwailid.” (HR. Bukhari Muslim).  Dari Abu Musa ra. berkata: Rasulullah Saw bersabda: “Lelaki yang sempurna ba-nyak, tetapi tidak demikian halnya bagi wanita kecuali Asiah istri Fir’aun dan Mar-yam binti Imran. Dan sesung-guhnya keutamaan Aisyah atas wanita lainnya seperti ke-utamaan tsarid (lauk yang berminyak) atas makanan lainnya.” (HR. Bukhari).  Nabi Saw bersabda: “Fati-mah adalah pemimpin wa-nita ahli surga”. (HR. Bukhari).

Kesemua wanita yang disebut di dalam hadits-hadits di atas, yang diberi gelar sebagai sebaik-baik wanita ahli surga (Mar-yam, Asiah, Khadijah, Aisyah dan Fatimah) ada-lah wanita-wanita yang perjalanan hidupnya pe-nuh dengan ujian dan tan-tangan. Mereka ditimpa banyak musibah dan bala bencana, baik dalam urusan keluarga, masya-rakat dan musuh-musuh Allah dan Rasul-Nya. Na-mun mereka tidak ber-geming dari keimanan dan ketaatan kepada Allah Swt.
Apakah ciri dan karakter yang dimiliki da-lam menjalankan ke-hidupan sehari-hari, se-hingga dengan tegar ber-tahan dari segala amuk duniawi, dan mendapat-kan gelar mulia se-bagai wanita/istri shalihah? Se-cara umum dijelaskan di dalam al-Qur’an, Allah Swt berfirman:

“Kaum laki-laki itu adalah pemimpin bagi kaum wanita, oleh karena Allah telah melebihkan sebahagian mereka (laki-laki) atas sebahagian yang lain (wa-nita), dan karena mereka (laki-laki) telah menafkahkan sebagian dari harta mereka. Sebab itu maka wanita yang saleh, ialah yang taat kepada Allah lagi memelihara diri[ ketika suaminya tidak ada, oleh karena Allah telah memelihara (mereka).” (Qs. An Nisaa’ 4: 34).

Inilah ayat yang me-nerangkan secara terpe-rinci tentang ihwal kaum wanita dalam ke-hidupan rumah tangga yang berada di bawah ke-pemimpinan kaum pria. Disebutkan bahwa ada dua jenis wa-nita: yang shalihah dan yang tidak shalihah. Lalu ciri shalihah antara lain adalah taat, yaitu taat ke-pada Allah Swt, kepada Rasul Nya dan taat kepada suami. Selain itu dia betah tinggal di rumah, bersikap ma’ruf kepada suami dan menjaga kehormatan diri di saat suaminya tidak ada di rumah. Baca lebih lanjut

Pelacuran atas Nama Islam


Nikah Mut’ah dan Pelacuran

Apakah nikah mut’ah sama dengan pelacuran? Barangkali banyak yang marah membaca judul di atas. Namun sebelum marah, hendaknya membaca dulu selengkapnya.


Kita bisa mengatakan motorku sama dengan motormu ketika kedua motor kita setype, kita bisa mengatakan rumahmu sama dengan rumahku ketika rumah kita sama-sama dicat dengan warna yang sama. Kita bisa mengatakan Hpku sama dengan Hpmu ketika HP kita setype. Antara HP kita dan HP teman kita ada faktor kesamaan sehingga bisa kita katakan sama. Sama artinya adalah ketika ada sesuatu yang ada pada dua hal yang kita perbandingkan. Semakin banyak kesamaan yang ada, semakin bisa kita katakan bahwa dua hal itu sama.


Walaupun banyak faktor kesamaan yang ada, kadang ada juga perbedaan-perbedaan yang bisa jadi penting dan bisa jadi tidak penting. Misalnya seluruh manusia adalah sama, artinya sama-sama manusia walaupun ada perbedaan yang kadang banyak, misalnya perbedaan suku, warna, ras, bahasa, perilaku, sifat dan watak, namun semua tetap disebut manusia. Sama-sama manusia walaupun beda. Namun dalam kacamata Islam, ada kriteria tertentu yang membedakan manusia, yang mana Islam mengklasifikasikan manusia melalui kriteria-kriteria itu. Kriteria itu adalah iman, artinya dalam segala kesamaan yang ada di antara seluruh manusia, ada perbedaan inti di antara mereka, yaitu iman. Meskipun ada ribuan persamaan di antara manusia, ketika ada perbedaan iman disitu manusia berbeda. Orang beriman berbeda dengan orang kafir, meskipun keduanya memiliki banyak persamaan, walaupun keduanya –misalnya- saudara kembar. Allah membedakan antara keduanya dengan iman. Dalam kasus ini -dan juga banyak kasus- satu perbedaan dapat menghapus semua kesamaan yang ada.
Baca lebih lanjut